Gombengsari, Kalipuro, Banyuwangi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Gombengsari
Kelurahan
Kantorlurahgombengsarikalipurobanyuwangi.JPG
Kantor Lurah Gombengsari
Locator-kelurahan-gombengsari.png
Peta lokasi Kelurahan Gombengsari
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Timur
Kabupaten Banyuwangi
Kecamatan Kalipuro
Luas 11,90 km2
Jumlah penduduk 7103 jiwa
Kepadatan 596 jiwa/km2

Gombengsari adalah kelurahan di kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Indonesia.

Pembagian wilayah[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Gombengsari terdiri dari 6 Lingkungan, 11 Rukun Warga (RW) dan 42 Rukun Tetangga (RT)

  • Lingkungan Gedor
  • Lingkungan Gombeng
  • Lingkungan Kacangan Asri
  • Lingkungan Kaliklatak
  • Lingkungan Lerek
  • Lingkungan Suko

Bentang Alam dan Budaya[sunting | sunting sumber]

Kelurahan ini terletak di barat Kelurahan Banyuwangi. Karena berstatus kelurahan di luar Kecamatan Kota, maka Kelurahan Gombengsari dianggap sebagai wilayah penyangga Kota Banyuwangi. Kelurahan ini adalah wilayah binaan dari PT Pelabuhan Indonesia III, karena banyak kerajinan anyaman dan kerajinan lain yang dihasilkan dari wilayah ini. Wilayahnya terdiri dari pemukiman warga, lahan pertanian dan perkebunan. Pemukiman warga dapat ditemui di Lingkungan Gombeng dan Lingkungan Suko. Pemukiman warga di Lingkungan Gombeng terdiri dari rumah-rumah yang berhimpitan dan terkonsentrasi di pinggir jalan desa. Sedangkan di Lingkungan Suko, pemukiman warga seperti umumnya perumahan di perkebunan yang terpisah-pisah. Lahan perkebunan warga banyak ditanami kopi, sedangkan lahan pertaniannya ditanami padi dan kelapa. Jalanan desa ini pada tahun 2015 sudah cukup baik. Terdapat persimpangan tiga dengan tugu yang dibangun Kementerian Sosial di tengah-tengah persimpangan. Persimpangan ini mengarah ke Lingkungan Suko dan satunya lagi mengarah ke Perkebunan Kaliklatak. Kantor Lurah Gombengsari terletak di pojok persimpangan tersebut, tepatnya di jalan yang mengarah ke Perkebunan Kaliklatak. Lingkungan Suko sendiri memiliki wana wisata yang kerap digunakan sebagai tempat kemah.

Penduduk dan Sosial Budaya[sunting | sunting sumber]

Mayoritas penduduk kelurahan ini adalah Suku Osing dan berbahasa Osing, meskipun terdapat suku lain seperti Jawa dan Madura. Sebagian besar penduduknya beragama Islam meskipun terdapat penganut agama lainnya. Dan pekerjaan warga kelurahan ini adalah petani, pengusaha, pengrajin, dan penglaju ke Kota Banyuwangi maupun Kawasan Industri Ketapang.

Berdasarkan data tahun 2015, kelurahan yang luas wilayahnya sebesar 12, 29% dari luas keseluruhan kecamatan ini, berpenduduk sejumlah 7.103 jiwa, yang terdiri dari 3.452 laki-laki dan 3.651 perempuan. Artinya kelurahan ini memiliki rasio jenis kelamin sebesar 94.57. Jumlah penduduk ini terdiri dari komposisi 1.541 jiwa usia 0-14 tahun, 1.578 jiwa 15-29 tahun, 1.711 jiwa 30-44 tahun, 1.501 jiwa 45-59 tahun dan 782 jiwa 60 tahun ke atas.

Pekerjaan warga di bidang pertanian sebanyak 967 jiwa, perkebunan sebanyak 1.051 jiwa, kehutanan (303 jiwa), perikanan dan peternakan (1.383 jiwa), pertambangan (14 jiwa), industri (186 jiwa), perdagangan (154 jiwa) dan sektor jasa sebanyak 90 jiwa.

Akses[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Gombengsari dapat dicapai dengan terlebih dulu menuju ke Kelurahan Kalipuro. Dari Kota Banyuwangi menuju ke Jalan Raden Wijaya hingga tiba di Persimpangan Brak, masuk ke Jalan Jayabaya melewati Kantor Camat, TPH Kalipuro dan Pasar Kalipuro. Kemudian, sebelum Kantor Lurah Kalipuro terdapat persimpangan jalan menuju ke Kaliklatak, jika mengikuti jalan tersebut akan tiba di wilayah Kelurahan Gombengsari

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Kelurahan ini memiliki 5 SD Negeri, 2 MI Swasta, 1 SMP Swasta, 1 MTs Swasta, 1 SMA Swasta.

  • SD Negeri 1 Gombengsari
  • SD Negeri 2 Gombengsari
  • SD Negeri 3 Gombengsari
  • SD Negeri 4 Gombengsari
  • SD Negeri 5 Gombengsari
  • MI Authorussalaf
  • MI Batu Huqu
  • SMP Kosgoro
  • MTs NU Gombengsari
  • SMA NU Gombengsari.

Data mengenai jumlah murid, guru dan sekolah masing-masing jenjang, baik negeri maupun swasta (2015) adalah sebagai berikut :

Jenjang Jumlah Gedung Jumlah Murid Jumlah Guru Rasio Murid dan Guru Rasio Murid dan Gedung
SD 5 498 47 1:10,6 1:99,6
MI 2 214 19 1:11,3 1:107
SMP 1 47 12 1:3,9 1:47
MTs 1 227 15 1:15,1 1:227
SMA 1 194 17 1:11,4 1:194

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Gombengsari memiliki 1 Puskesmas, 1 Pustu dan 17 Posyandu. Terdiri dari tenaga 2 mantri. Tenaga non medis yang ada terdiri dari 6 dukun bayi dan 16 tukang pijat.

Jumlah pasangan usia subur sebesar 2.257 pasangan dan 1.593 pasangan yang mengikuti program KB dengan rincian sebagai berikut

Jenis KB Jumlah Pengguna
(Pasangan)
2014 2015
IUD 61 -
MOW 21 -
MOP 2 -
Kondom 29 -
Implan 211 -
Suntikan 658 -
Pil 611 -

Pertanian dan peternakan[sunting | sunting sumber]

Komoditas padi di Kelurahan Gombengsari memiliki luas lahan panen sebesar 161 ha dan produksi sejumlah 829 ton. Sedangkan komoditas lainnya adalah sebagai berikut.

Komoditas Luas Lahan
(ha)
Produksi
(ton)
2014 2015
Jagung 597 2.802 -
Kacang Tanah 26,9 99,6 -
Ubi Kayu 33,9 544,3 -

Sedangkan populasi ternak di Kelurahan Gombengsari adalah sebagai berikut :

Komoditas Jumlah
2014 2015
Sapi Perah 7 -
Sapi Potong 1400 -
Kuda 11 -
Kambing 337 -
Domba 71 -
Ayam Kampung 1.236 -
Itik 135 -

Tempat Ibadah[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Gombengsari memiliki 14 Masjid, 31 Musala, dan 1 Gereja Protestan.

Industri dan perdagangan[sunting | sunting sumber]

Kelurahan Gombengsari memiliki industri berupa makanan dan minuman (41 buah), perkayuan dan furnitur (14 buah), dan tambang non-logam (8 buah). Memiliki 64 toko, 7 warung obat, dan 17 warung. Kelurahan Gombengsari tidak memiliki sarana akomodasi seperti hotel, penginapan dan rumah makan/restoran/kafe.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Galeri[sunting | sunting sumber]