Genjer

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Genjer
Limnocharis flava Edit the value on Wikidata
Limnocharis flava HabitusFlower BotGardBln0906.jpg
Edit the value on Wikidata
Taksonomi
DivisiTracheophyta
UpadivisiSpermatophytina
KladAngiospermae
Kladmonocots
OrdoAlismatales
FamiliAlismataceae
GenusLimnocharis
SpesiesLimnocharis flava Edit the value on Wikidata
Buchenau, 1869
Tata nama
BasionimAlisma flavum (en) Terjemahkan Edit the value on Wikidata

Genjer,[1] kelayan[2] atau eceng[3] (Limnocharis flava) adalah sejenis tumbuhan rawa yang banyak dijumpai di sawah atau perairan dangkal. Biasanya ditemukan bersama-sama dengan eceng gondok. Dalam bahasa internasional dikenal sebagai limnocharis, sawah-flower rush, sawah-lettuce, velvetleaf, yellow bur-head, atau cebolla de chucho. Nama "paku rawan" agak menyesatkan karena genjer sama sekali bukan anggota tumbuhan paku.

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Terna tahunan yang dapat mencapai tinggi setengah meter ini mudah ditemukan di perairan dangkal seperti sawah atau rawa; rimpang tebal dan tegak, terbenam dalam lumpur; daun tegak atau miring, tidak mengapung (berbeda dari eceng gondok), tangkainya panjang dan berlubang, helainya bervariasi bentuknya; mahkota bunga berwarna kuning dengan diameter 1.5cm, kelopak bunga hijau.

Tumbuhan ini dapat menjadi gulma sawah yang serius jika tidak ditangani segera. Pemanfaatannya dapat membantu mengendalikan populasinya. Walaupun biasanya tidak intensif dibudidayakan, perbanyakan dapat dilakukan secara vegetatif walaupun bijinya pun dapat ditanam. Tumbuhan ini berbunga sepanjang tahun.

Perannya sebagai makanan rakyat miskin digambarkan dalam lagu populer berbahasa Osing yang diciptakan oleh seniman asal Banyuwangi, Muhammad Arief, pada tahun 1940-an, Genjer-genjer.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata genjer pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-10-9. 
  2. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata kelayan pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-10-9. 
  3. ^ (Indonesia) Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Republik Indonesia "Arti kata eceng pada Kamus Besar Bahasa Indonesia dalam jaringan". Diakses tanggal 2019-10-9. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]