Etilena glikol

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Etilena glikol
Wireframe model of ethylene glycol
Ethylene-glycol-3D-vdW.png
Ball and stick model of ethylene glycol
Sample of ethylene glycol
Nama
Nama IUPAC
1,2-etanadiol
Nama lain
Glikol

Etilen alkohol
Hypodicarbonous acid

Monoetilen glikol
Penanda
3D model (JSmol)
3DMet {{{value}}}
Singkatan MEG
Referensi Beilstein 505945
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
DrugBank
ECHA InfoCard 100.003.159
Nomor EC 203-473-3
Referensi Gmelin 943
KEGG
MeSH Ethylene+glycol
Nomor RTECS KW2975000
UNII
Sifat
C2H6O2
Massa molar 62,07 g·mol−1
Penampilan cairan bening
Densitas 1.1132 g/cm³
Titik lebur −129 °C (−200 °F; 144 K)
Titik didih 1.973 °C (3.583 °F; 2.246 K)
Miscible
Kelarutan larut pada hampir semua pelarut organik
Viskositas 1.61 × 10−2 N*s / m2[1]
Bahaya
Bahaya utama Berbahaya pada hewan dan anak kecil.
Klasifikasi EU {{{value}}}
Frasa-R R22 R36
Frasa-S S26 S36 S37 S39 S45 S53
Titik nyala 111 °C (231.8 °F) (closed cup)
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada temperatur dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verify (what is YaYN ?)
Sangkalan dan referensi

Etilen glikol (Nama IUPAC: 1,2-etanadiol) adalah senyawa organik yang digunakan sebagai bahan mentah dalam pembuatan fiber poliester, indutri fabrik, serta polietilena tereftalat (PET) yang digunakan pada botol plastik. Ada sebagian kecil yang juga digunakan sebagai pendingin. Senyawa ini tak berwarna dan tak berbau. Etilen glikol sedikit berbahaya, tetapi kasus keracunan akibat senyawa ini belum pernah terjadi.

Sifat racun[sunting | sunting sumber]

Etilen glikol cukup beracun dengan LDLO = 786 mg/kg untuk manusia.[2] Bahaya utama terletak pada rasa senyawa ini yang manis. Karena itu, anak-anak dan hewan sering tak sengaja mengonsumsinya melebihi dosis maksimal yang diperbolehkan. Ketika terhirup, etilen glikol teroksidasi menjadi asam glikolat dan kemudian menjadi asam oksalat, yang bersifat racun. Etilen glikol dan produk sampingnya yang beracun akan menyerang sistem saraf pusat, jantung dan ginjal serta dapat bersifat fatal jika tidak segera ditangani.[3]

Produk antibeku yang digunakan pada kendaraan mengandung propilen glikol sebagai pengganti etilen glikol karena lebih aman, disebabkan rasanya yang tidak enak.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Elert, Glenn. "Viscosity". The Physics Hypertextbook. Diakses tanggal 2007-10-02. 
  2. ^ Safety Officer in Physical Chemistry (November 23, 2009). "Safety (MSDS) data for ethylene glycol". Oxford University. Diakses tanggal December 30, 2009. 
  3. ^ Ethylene glycol. National Institute for Occupational Safety and Health. Emergency Response Database. August 22, 2008. Retrieved December 31, 2008.
  4. ^ Pieter Klapwijk (January 27, 2010). "Ethylene Glycol Poisoning". The Rested Dog Inn. Diakses tanggal October 11, 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]