Denny Januar Ali

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Denny Januar Ali
DJA Wiki.png
Informasi pribadi
Lahir4 Januari 59 (umur 1963)
Palembang, Sumatra Selatan
ProfesiKonsultan Politik, Penulis, Pengusaha
Dikenal karenaPendiri Lingkaran Survei Indonesia. Penggagas Puisi Esai

Denny Januar Ali, dikenal sebagai Denny JA (lahir 4 Januari 1963 di Palembang, Sumatera Selatan) adalah seorang penulis Indonesia.

Denny JA dinobatkan oleh majalah TIME pada tahun 2015 sebagai salah satu dari 30 orang paling berpengaruh di Internet. Pengakuan ini terkait cuitanya mendukung calon presiden Joko Widodo dalam pemilihan presiden Indonesia 2014 di Twitter yang di-retweet lebih dari 1 juta kali.[1]

Pada tahun 2014, ia dianugerahi oleh Twitter inc sebagai The World No 2 Golden Tweet 2014, dan No 1 di Indonesia.[2] Pada tahun yang sama, ia terpilih sebagai salah satu dari 33 tokoh sastra paling berpengaruh dalam sejarah Indonesia oleh tim delapan (tim penyair, kritikus, dan akademisi terkemuka)[3]. Denny JA juga dikenal menulis puisi esai melalui bukunya Atas Nama Cinta. Kini sudah terbit lebih dari 100 buku puisi di Indonesia dan Asia Tenggara berdasarkan genre baru puisi esai.[4]

Untuk merayakan hari kemerdekaan Indonesia, pada tanggal 16 Agustus 2018, ia dan lembaganya Lingkaran Survei Indonesia mengadakan pendidikan politik terbesar dan mendapatkan Guinness World Records.[5]  Sedangkan untuk penghargaan dalam karya sastra penulisan, ia mendapatkan penghargaan Sastra Kemanusiaan dan Diplomasi ASEAN 2020 dari Badan Bahasa dan Sastra Sabah, Malaysia.[6]

Latar Belakang[sunting | sunting sumber]

Denny JA dikenal suka membaca dan mempunyai bakat kepemimpinan sejak kecil. Sejak masa Sekolah Menengah Atas (SMA), Denny JA menggemari buku Michael H. Hart: The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History (1978). Kepeloporan aneka tokoh sejarah itu mengilhaminya membuat aneka tradisi baru, sepanjang melibatkan namanya. Denny JA mulai mengawali karier akademiknya sebagai Direktur Eksekutif Universitas Jayabaya Jakarta pada tahun (2000-2003). Ia juga dipercaya menjadi host untuk program politik di Metro TV[7] dan Radio Delta FM pada tahun (2002-2004).[8] Selain itu pernah sebagai kolumnis di sembilan surat kabar nasional (1986-2005).[9]

Denny JA mendirikan Lembaga Survei Indonesia (LSI, 2003) Lingkaran Survei Indonesia (LSI, 2005), Asosiasi Riset Opini Publik (AROPI, 2007), serta Asosiasi Konsultan Politik Indonesia (AKPI, 2009).[10] Melalui empat organisasi ini, Denny JA membuat tradisi baru survei opini publik dan konsultan politik Indonesia.[11][12]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

  1. Srata Satu Universitas Indonesia jurusan Hukum Tahun 1989
  2. Master of Public Administration (MPA ) Universitas Universitas Pittsburgh Amerika Serikat Amerika Serikat tahun 1994
  3. Gelar Ph.D bidang Comparative Politics and Business dari Ohio University Amerika Serikat tahun 2001

Karier[sunting | sunting sumber]

  1. Direktur Eksekutif Universitas Jayabaya Jakarta pada tahun (2000-2003).
  2. Host untuk program politik di Metro TV dan Radio Delta FM pada tahun (2002-2004).
  3. Kolumnis di sembilan surat kabar nasional (1986-2005).
  4. Direktur Eksekutif Lingkaran Survei Indonesia (LSI) (2005 - sekarang ).
  5. Ketua Umum AROPI (Asosiasi Riset Opini Publik Indonesia) periode 2007 – 2010, dan 2010- 2013.
  6. Anggota WAPOR (World Association for Public Opinion Research) ( 2007 - sekarang )
  7. Ketua Umum AKPI (Asosiasi Konsultan Politik Indonesia) (2009 - sekarang)

Civil Society[sunting | sunting sumber]

  1. Yayasan Denny JA dalam Gerakan Indonesia Tanpa Diskriminasi.[13]
  2. Ketua Umum Asosiasi Penulis Indonesia Satupena 2021-2026.[14]
  3. Pendiri dan Ketua Asosiasi Konsultan Politik Indonesia 2009 - kini.
  4. Pendiri dan Ketua Asosiasi Riset Opini Publik (AROPI) tahun 2008-2018.[15]

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Denny JA berkeluarga dan memiliki dua anak laki-laki.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

  • Lifetime Achievement Award 2021 dari Asosiasi Penulis Indonesia Satupena atas dedikasi dan inovasinya dalam dunia penulisan selama 40 tahun. [16]
  • Penghargaan Sastra Kemanusiaan dan Diplomasi ASEAN 2020 dari Badan Bahasa dan Sastra Sabah, Malaysia. [17]
  • Guinness World Records 2018 atas Pendidikan Politik Terbesar. [18]
  • Pada bulan Juli 2015, bukunya yang berjudul Fang Yin's Handkerchief (edisi Inggris dan Jerman) menjadi buku puisi terlaris nomor 1 di Amazon.com.
  • Pada tahun 2015, dinobatkan sebagai salah satu dari 30 orang paling berpengaruh di Internet vesi majalah TIME, bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama, Perdana Menteri India Narendra Modi, dan sejumlah selebritas dunia seperti Beyonce, Shakira, Justin Bieber, dan Kim Kardashian.[19]
  • Penghargaan Golden Tweet Dunia 2014 dari Twitter Inc[20][21]
  • Penghargaan atas prestasi dan kepeloporan riset ilmu sosial Indonesia dari Universitas Kristen Indonesia (UKI) 2011[22]
  • Newsmaker of The Election Award 2009 Penghargaan dari Persatuan Wartawan Indonesia: PWI Jaya, 2009[23]
  • Civil Society Award 2009 Penghargaan dari Majalah Forum Keadilan: Forum Keadilan, 2009[24][25]
  • Life Achievmnet Award 2008 Penghargaan dari Majalah Biographi Politik, 2008[26]
  • Penghargaan dari Masyarakat Ilmu Pemerintahaan Indonesia: MIPI, 2007[27]
  • PKS Award An Award from Partai Keadilan Sejahtera for His Contribution on New Traditional for Nastional Politics, Through Public Opinion Polling: PKS, 2007[28]
  • MO Award An Award form Mens Obsession (MO) Magazine for His Contibution on New Traditional for National Politics, Through Public Opinion Polling, 2006[29]
  • Political Entrepreneur An Award from Rakyat Merdeka for His Contribution on New Traditional for National Politics, Through Hundred Researches in Vast Provincial Election District, Which Resulted in Surveys and Political Consultancies Become a Central Element in Provincial and District Election (Pilkada) from Aceh to Papua:, 2006
  • 25 Indonesian Records (MURI) dalam bidang akademik, opini publik, konsultan politik, sosial media dan sastra.[30]
  • Meraih Democracy Award dari Rakyat Merdeka Online pada tahun 2013, atas aktivitasnya ikut membangun demokrasi di Indonesia.[31]
  • Dinobatkan sebagai salah satu dari 33 tokoh sastra paling berpengaruh di Indonesia oleh Tim 8 (2014) [32]
  • Rekor MURI sebagai konsultan politik pertama yang ikut memenangkan tiga kali pemilu presiden berturut-turut.


Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "These Are The 30 Most Influential People on the Internet". Time (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-25. 
  2. ^ "Tech in Asia - Connecting Asia's startup ecosystem". www.techinasia.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-25. 
  3. ^ "33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh di Indonesia". investor.id. Diakses tanggal 2021-08-25. 
  4. ^ Sadewo, Joko (2022-03-22). "Denny JA Paparkan 10 Tahun Capaian Puisi Esai". Republika. Diakses tanggal 2022-05-05. 
  5. ^ "Largest politics lesson". Guinness World Records (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-25. 
  6. ^ "Sekretariat Nasional ASEAN – Indonesia". setnas-asean.id. Diakses tanggal 2021-08-25. 
  7. ^ Kumpulan Talkshow Denny J.A di Metro TV "Parliament Watch Penerbit: Pusataka Sinar Harapan, 2006" ISBN 979-416-883-1
  8. ^ Kumpulan Talkshow Denny JA di Delta FM "Jejak Pemilu" Penerbit LKIS 2006
  9. ^ Kumpulan Kolom Denny JA di Rakyat Merdeka & Sindo "Para Politisi dan Lagunya" Penerbit LKIS, ISBN: 979-25-5233-2
  10. ^ [1] merdeka.com
  11. ^ Majalah Tempo Edisi 30 Juli-5 Agustus 2012
  12. ^ Buku Fransiskus Surdiasis, Ulin Ni'am Yusron, Rusdi Mathari, "Enam Ikon Pembawa Tradisi Baru Jakarta: Sinar Harapan, hlm 91-126
  13. ^ [2] beritasatu
  14. ^ Nusantara, Solusi Sistem. "Denny JA Sah Jabat Ketum Komunitas Satupena | Milenial". www.gatra.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-26. 
  15. ^ "Denny JA Pimpin Asosiasi Riset Opini Publik Se-Indonesia". detiknews. Diakses tanggal 2021-08-26. 
  16. ^ BeritaSatu.com. "Denny JA Raih Lifetime Achievement Award dari Satupena". beritasatu.com. Diakses tanggal 2021-08-25. 
  17. ^ "Sekretariat Nasional ASEAN – Indonesia". setnas-asean.id. Diakses tanggal 2021-08-25. 
  18. ^ "Largest politics lesson". Guinness World Records (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-08-25. 
  19. ^ http://time.com/3732203/the-30-most-influential-people-on-the-internet/
  20. ^ [3][pranala nonaktif permanen] Rakyat Merdeka
  21. ^ [4] Vivanews
  22. ^ [5] antaranews
  23. ^ [6] detik.com
  24. ^ [7][pranala nonaktif permanen] Rakyat Merdeka
  25. ^ [8] antaranews
  26. ^ Majalah Biographi Politik, 2008
  27. ^ [9][pranala nonaktif permanen] Pelita
  28. ^ [10] PKS Award, 2007
  29. ^ Majalah Mens Obsession, 2006
  30. ^ [11][pranala nonaktif permanen] Rekor Muri
  31. ^ [12] Rakyat Merdeka Award
  32. ^ "33 Tokoh Sastra Paling Berpengaruh di Indonesia". investor.id. Diakses tanggal 2021-08-25. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]