Deep Impact (film)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Deep Impact
Deep Impact poster.jpg
Sutradara
Produser
Penulis
PemeranElijah Wood
Leelee Sobieski
Morgan Freeman
Robert Duvall
Téa Leoni
James Cromwell
Penata musikJames Horner
SinematograferDietrich Lohmann
PenyuntingPaul Cichocki
David Rosenbloom
Distributor- AS -
Paramount Pictures
- non-AS -
DreamWorks
Tanggal rilis
8 Mei, 1998
Durasi121 menit
Negara
Bahasa
Anggaran$75 juta
IMDbInformasi di IMDb

Deep Impact merupakan sebuah film yang dirilis pada tahun 1998 dirilis oleh Paramount Pictures dan DreamWorks. Film ini disutradarai oleh Mimi Leder dan pemain utamanya ialah Elijah Wood, Téa Leoni, Morgan Freeman, Leelee Sobieski, Vanessa Redgrave dan Robert Duvall. Film ini menceritakan tentang perjuangan umat manusia mehentikan komet besar yang akan menghantam planet bumi.

Alur Cerita[sunting | sunting sumber]

Di bulan Mei tahun 1998, sekelompok Astronomi sekolah menengah sedang melakukan pratek lapangan di daerah Richmond, Virginia. Para siswa melihat dan meneliti bintang-bintang dengan teleskop di malam hari. Salah satu siswa bernama Leo Biederman (Elijah Wood) diminta gurunya untuk menyebutkan tiga jenis bintang yang sedang bersinar dilangit. Leo bisa menyebutkan dua jenis bintang itu, tetapi ada satu bintang yang dia tidak tahu jenisnya, dan dia sempat beradu mulut dengan sahabatnya Sarah Hotchner (Leelee Sobieski). Gurunya yang melihat lewat teleskop, merasa itu hanya sebuah satelit yang kebetuluan lewat. Untuk mengetahui lebih lanjut, Leo mengambil gambar tiga bintang tersebut lalu mengirimnya ke observatorium untuk diperiksa lebih lanjut.

Di observatorium, seorang ilmuwan bernama Dr. Marcus Wolf (Charles Martin Smith) telah menerima gambar bintang tersebut untuk diperiksa lewat komputer. Setelah diperiksa lebih lanjut, Dr. Wolf sangat terkejut karena salah satu bintang itu ternyata adalah komet besar yang meluncur dengan kecepatan tinggi dan mengarah ke bumi. Dengan segera Dr. Wolf memindahkan data itu ke dalam disket dengan nama "Leo Biderman". Karena jaringan komunikasi mengalami gangguan, akhirnya dia pergi untuk menyerahkan disket itu ke pihak yang lebih tinggi. Di perjalanan, dia berusaha berkali-kali menelfon pihak tapi tidak diangkat juga. Karena kurang fokus, sebuah truk di depannya masuk ke lajur nya, hingga menabrak mobilnya dia. Mobilnya terjatuh di jurang dan meledak terbakar, hingga dia tewas dan disket itu juga terbakar.

Setahun kemudian tahun 1999 di kantor berita MSNBC di Washington D.C., para wartawan dan reporter sedang mengadakan rapat membahas isu yang beredar tentang alasannya menteri keuangan Alan Rittenhouse mengundurkan diri, mulai dari merawat sang istri hingga perselingkuhan dengan sekretaris. Seorang narasumber bernama Jenny Lerner (Tea Leoni) yang merupakan mantan sekretaris Alan membenarkan hal tersebut. Menurut keterangan yang dia dapat, Alan berselingkuh dengan seseorang bernama "Ele". Seusai rapat, Jenny bertemu dengan ibunya bernama Robin Lerner (Vanessa Redgrave). Ibunya memberitahu bahwa ayahnya Jenny yaitu Jason Lerner (Maximilian Schell) telah bercerai dengannya dan menikah lagi dengan perempuan bernama Chloe, lalu dia melupakan ibunya begitu saja. Selanjutnya Jenny melanjutkan penelusurannya hingga bertemu dengan Alan untuk meminta klarisifikasi atas informasi tersebut. Alan yang terlihat tidak senang menegaskan bahwa dia tidak peduli dengan adanya berita tersebut karena dia hanya ingin merawat istrinya. Dia juga yakin Jenny memiliki rasa kemanusiaan sehingga tidak akan memberitakan apa yang kepastiannya tidak benar. Sayangnya Jenny tidak menuruti kata-kata Alan, dan berteori bahwa presiden juga terlibat dalam hal ini.

Di perjalanan, mobil Jenny dihadang oleh beberapa mobil Agen FBI dan kemudian Jenny dibawa oleh mereka ke sebuah bangunan. Setibanya disana tepatnya di sebuah dapur, Jenny dipertemukan dengan Presiden Amerika Serikat bernama Tom Beck (Morgan Freeman). Presiden Beck menanyakan apa yang Jenny ketahui tentang E.L.E, dan memperingatkan Jenny untuk membatasi publikasi buat beritanya karena itu adalah rahasia. Merasa penasaran dengan berita penunduran diri Alan dan hubungannya dengan E.L.E, Jenny pun mencari tahu tentang E.L.E. tersebut. Dan ternyata E.L.E. tersebut adalah singkatan dari "Extinction Level Event" yang maksudnya Presiden Beck telah menetahui tentang komet yang dapat menghancurkan makhluk hidup. Presiden Beck tidak sengaja memberitahu dari awal karena takut menakuti masyarakat. Namun dikarenakan penyelidikan Jenny yang hampir terbongkar, akhirnya Presiden Beck mengumumkan hal tersebut lebih awal melalui konferensi pers dihadapan para menteri dan wartawan termasuk Jenny yang menjadi tamu VIP. Tak lama setelah itu Jenny bertemu dengan ayahnya dan istri barunya. Jenny sangat kecewa dengan ayahnya karena sebelumnya dia, ibunya, dan ayahnya hidup sendiri untuk mencari jalan buat kembali hidup bersama.

Dua hari kemudian di gedung putih, Presiden Beck mulai mengumumkan soal komet tersebut melalui konferensi pers. Komet tersebut ukurannya lebih besar dari kota New York atau lebih besar dari gunung everest, komet tersebut berada dijalur bumi dan akan menabrak bumi dalam jangka waktu satu tahun yang akan datang. Mendengar berita itu, seluruh karyawan kantor MSNBC menjadi kacau. Mereka saling mehubungi orang-orang luar, dan mencari info sana-sini mengenai komet tersebut. Kembali ke gedung putih, Presiden Beck juga menjelaskan bahwa selama delapan bulan terakhir Amerika Serikat dan Rusia telah bekerjasama membangun pesawat luar angkasa terbesar yang pernah dibuat bernama "Messiah". Pesawat itu akan digunakan oleh tim luar angkasa NASA beranggota lima orang dari Amerika Serikat dan satu orang dari Rusia. Terdiri dari Komandan tim bernama Oren Monash (Ron Eldard); Andrea "Andy" Baker (Mary McCormack) sebagai pilot; Petugas medis Dr. Gus Partenza (Jon Favreau); Spesialis nuklir Colonel Mikhail Tulchinsky (Aleksandr Baluyev) dari Rusia; Navigator Mark Simon (Blair Underwood); dan Kapten pilot yang sudah berpengalaman dalam penerbangan antariksa yaitu kapten Spurgeon "Fish" Tunner (Robert Duvall). Mereka ditugaskan untuk mehancurkan komet dengan bom nuklir yang ditanamkan di dalam komet. Presiden memberi nama komet tersebut "Wolf-Biederman" karena mereka berdua yang menemukan komet tersebut. Sayangnya Dr. Wolf sudah tiada, sedangkan Leo Biederman masih hidup. Sejak saat itu Leo menjadi terkenal disekolahnya dan di lingkungan rumahnya karena dia yang pertama kali menemukan komet tersebut. Di hari yang lain, kelompok Messiah mengadakan pesta dengan keluarga dan orang terdekat mereka sebelum melaksanakan misi. Tidak lupa juga mereka santai sejenak disebuah bar.

Dua bulan menjelang komet menabrak bumi, hari pertama misi Messiah dimulai. Keenam astronot meluncur ke pangkalan Messiah yang ada di orbit bumi dengan menggunakan roket. Messiah sendiri didukung oleh sistem propesin nuklir ekspemeriental yang dibuat untuk tujuan berbeda dan bernama Orion. Setibanya disana, keenam astronot segera menaiki pesawat Messiah yang membawa bom nuklir dan segera menuju ke komet. Misi tersebut disiarkan lansung di televisi dan disaksikan oleh masyarakat di seluruh dunia. Beberapa hari kemudian di kantor MSNBC, para wartawan diperintahkan menyiarkan keadaan tim Messiah di ruang angkasa, dan Jenny ditugaskan menjadi reporter di meja berita. Di luar angkasa, tim Messiah telah menemukan komet tersebut. Dengan cepat Messiah melepaskan sistem Orion dan menuju ke daratan komet tersebut.. Di perjalanan, Messiah kehilangan kontak dengan Houston yang ada di bumi akibat dari bongkahan komet saat mereka mau mendarat, sehingga Houston pusat komunikasi Messiah dan yang lainnya tidak dapat menyaksikan proses pengeboran. Setelah berhasil mendarat dengan selamat, Gus, Mark, Oren, dan Mikhail segera keluar pesawat untuk melakukan pengeboran dengan menggunakan empat bor bernama "Mole" yang sudah terpasang bom nuklir. Bom tersebut akan ditaruh dikedalaman 100 meter, dan mereka harus melakukannya dalam waktu 7 jam sebelum matahari menyinari komet tersebut. Jika waktu sudah habis, suhu di komet akan meningkat sangat tinggi dan akan mengeluarkan semburan gas dari dalam komet. Ketika waktu tersisa satu setengah jam, satu Mole tersangkut di kedalaman 75 meter. Oren yang melihatnya segera masuk ke dalam lubang itu untuk memperbaiki Mole tersebut. Untuk mempersingkat waktu, Fish dan Andy segera membawa pesawat ke lokasi pengeboran. Di dalam lubang, mole tersebut menembus ke lorong gua bawah tanah dan tersangkut disana. Oren terus berusaha memperbaikinya hingga akhirnya mole tersebut kembali berfungsi mengebor hingga ke kedalaman lebih dari 100 meter. Ketika Oren kembali naik ke permukaan, waktu pengeboran sudah habis. Sinar matahari datang dengan cepat menerangi komet dan muncul ledakan gas dari dalam komet. Gus, Mark, dan Mikhail yang melihatnya segera memasang perisai uv untuk melindungi muka mereka dari sinar matahari. Ketika Oren berhasil kembali ke permukaan, Oren terpental karena gas dan mengalami luka bakar di mukannya karena tidak memasang perisai uv. Untungnya Oren yang memakai tali pengaman berhasil ditarik oleh rekannya. Ketika mereka berjalan kembali ke pesawat, Gus terkena ledakan gas, membuat dirinya terpental jauh ke luar angkasa. Dengan sangat cepat, Mark, Oren, dan Mikhail berhasil kembali masuk ke pesawat, dan mereka segera pergi dari komet itu. Di dalam pesawat Mikhail ingin Fish mencari Gus, tapi Fish menolak dengan alasan bahan bakar tidak cukup dan mereka bisa tiada jika mencari Gus. Fish segera memberitahu Houston bahwa Gus telah hilang karena ledakan gas, Oren mengalami luka bakar dimukanya, sedangkan Mark hanya mengalami luka ringan di lengan kanannya. Dengan hilangnya Gus dan Oren mengalami parah, Fish kini menjadi kapten yang harus bertanggung jawab dan menjaga keselamatan para kru nya pada misi ini. Ketika Messiah sudah menyatu kembali dengan Orion dan sudah menjauh dari komet, Fish dan Mikhail segera meledakkan bom nuklir yang tadi ditanam di dalam komet tersebut. Ledakan bom itu mengenai Messiah, membuat alat komunikasi jarak jauh nya menjadi lumpuh dan harus diperbaiki dalam jangka waktu yang lama. Tidak hanya itu saja, ledakan bom juga tidak sepenuhnya menghancurkan komet, tapi membuat komet terpecah menjadi dua bagian, bagian kecil dan bagian besar. Kedua bagian komet itu tetap melaju ke bumi.

Di gedung putih, Presiden Beck yang telah mendapatkan info tersebut segera menyampaikan ke masyarakat melalui pidato lewat televisi. Presiden menyampaikan bahwa ledakan bom membuat komet terpecah menjadi dua bagian dan masih menuju ke bumi. Sejak mendeteksi komet setahun yang lalu, semua telah menyiapkan yang terbaik dan juga yang terburuk. Ada 2 hal yang disiapkan untuk menghadapi kegagalan Messiah. Pertama pemandu rudal strategis AS sedang bersiap untuk berkoordinasi dengan pihak Rusia menggunakan rudal terbesar yang disebut "Titan", dan rudal itu digunakan untuk mencegat komet. Jika berhasil, ledakannya akan membelokan jalur komet tanpa membahayakan atmosfer bumi. Sayang nya rudal tersebut tidak bisa digunakan sampai jarak komet benar-benar dekat dengan bumi. Kedua jika gempuran rudal gagal, pemerintah telah mengambil kebijakan untuk memberi langkah peringatan memastikan kelansungan hidup manusia, dan menjamin masih ada yang tersisa untuk memulai kehidupan baru setelah hantaman komet. Pemerintah telah membangun bunker besar di lembah kapur Missouri, dan saat ini pembangunan telah memasuki tahap akhir. Bunker ini berperan sebagai pelindung yang akan mengapung satu juta manusia, tumbuhan, dan juga hewan-hewan selama dua tahun sampai debu-debu mengendap dan udara kembali menjadi bersih. Beberapa minggu kedepan 800 ribu orang yang dipilih secara acak oleh komputer akan dijemput oleh bus atau kereta untuk bergabung dengan 200 ribu ilmuan, dokter, insinyur, guru, tentara, dan seniman yang telah terpilih untuk menempati bunker tersebut. Hal serupa juga dilakukan di beberapa negara. Mulai saat itu juga negara berstatus darurat. Segala macam prosedur tentang pengundian akan dikirimkan melalui fax lewat kantor berita agar segera disiarkan.

Di kantor berita, Jenny yang masih ditugaskan menyampaikan berita tentang prosedur pengundian, menjadi ketakutan dan gemetar. Disisi lain di rumah Leo, keluarga Leo yang sedang berkumpul bersama keluarga Sarah mendapat telfon yang menatakan bahwa keluarga Leo terpilih menempati bunker. Keluarga Sarah yang mendengarnya segera kembali ke rumahnya untuk memastikan bahwa mereka juga akan mendapatkan telfon. Sementara di Messiah, setelah ledakan berakhir dan semuanya kembali normal, saat ini tim Messiah sedang dalam perjalanan menuju bumi. Seluruh sistem pesawat masih berfungsi dengan baik kecuali alat komunikasi jarak jauh dan kamera di ruang kargo. Bahkan sistem pesawat masih berfungsi dengan baik yang memungkinkan mereka untuk berusaha kembali meledakkan komet. Karena seluruh kru dalam keputusasaan, Komandan Oren (yang matanya di perban) memutuskan agar mereka kembali ke bumi.

Empat minggu menjelang hantaman komet, Jenny dan Ibunya Robin berbicara tentang kehidupan mereka belakangan ini. Meskipun Robin tidak terpilih, tapi dia merasa bangga karena beberapa barang antiknya telah masuk ke dalam bunker, bahkan dia akan semakin sengan jika Jenny terpilih masuk bunker. Sementara di rumah Sarah, Ayah Sarah memberitahu Leo bahwa keluarga Sarah tidak terpilih. Leo yang mendengarnya pun mengambil tindakan untuk berbicara dengan departemen pertahanan. Hasilnya dia bisa mengajak keluarga Sarah ke bunker asalkan mereka sudah menikah. Leo pun segera melamar Sarah, dan Sarah menerimanya karena Leo sudah melakukan hal yang luar biasa padanya. Tidak lama kemudian mereka berdua akhirnya menikah.

Dua minggu kemudian di Messiah, seluruh kru sedang tidur kecuali Fish yang masih mencari cara mehancurkan komet tersebut. Tidak lama kemudian Oren kembali sadar dan pulih dari lukanya. Fish yang melihatnya kemudian menghibur Oren. Di rumah Leo, keluarga Leo dijemput oleh bus yang akan mengantarkan mereka ke bunker. Sarah bisa ikut karena dia sudah menikah dengan Leo dan sudah mempunyai surat nikah yang sah, tapi sayangnya orang tua dan adik Sarah tidak bisa ikut karena nama mereka tidak ada didaftar. Sarah yang tidak bisa meninggalkan keluarganya mau nggak mau dia tidak ikut sama Leo dan keluarganya ke bunker. Sebelum pergi, Leo dan keluarganya berjanji akan mengurus kekeliruan ini setelah mereka tiba di Missouri. Disisi lain Jenny mendapat telfon dari petugas yang memberitahu bahwa Robin telah tewas karena bunuh diri. Setelah mengurus semuanya, barulah ayah Jenny muncul dan mengaku bahwa dirinya kesepian setelah ditinggal Chloe, karena itu dia ingin Jenny mengemaninya. Jenny menolaknya karena dia ingin ayahnya merasakan apa yang dia dan ibunya rasakan.

Keesokan harinya di Missouri, keluarga Leo dan masyarakat yang terpilih telah tiba di bunker. Ketika mau masuk, Leo bilang ke orang tuanya bahwa dirinya tidak dapat meninggalkan Sarah. Dia memutuskan untuk kembali mejemput Sarah karena sekarang Leo adalah suaminya Sarah. Awalnya ibunya melarang, tapi karena ayahnya melihat Leo sudah menjadi seorang suami dan sudah dewasa, akhirnya ayah dan ibunya mengizinkan Leo pergi menjemput Sarah, sedangkan mereka dan adiknya Leo tetap masuk kedalam bunker. Sementara di kantor MSNBC, Jason ayah Jenny akhirnya mengerti tentang perasaan Jenny yang kesepian teramat dalam. Oleh karena itu Jason datang kesana dan menunjukan foto Jenny waktu masih kecil yang diambil oleh ibunya. Itu adalah sebuah kenangan terindah ketika keluarga mereka masih bersama. Walaupun Jenny sudah melupakannya, tapi setidanya foto-foto itu bisa mengubah anggapan Jenny. Hanya itu yang bisa diberikan oleh Jason, setelah itu dia memutuskan untuk pergi meninggalkan kota. Sedangkan Jenny kembali ke meja berita untuk menyampaikan berita.

Empat belas jam menjelang hantaman, Jenny menyampaikan bahwa jarak komet sudah cukup dekat dengan bumi, sehingga semua rudal titan telah diluncurkan. Namun sayangnya upaya tersebut kembali gagal, ledakan dari rudal titan tidak dapat membelokan arah komet, sehingga komet tetap mengarah ke bumi. Presiden Beck yang mendengar informasi itu segera menyampaikan lewat pidato bahwa komet akan segera mehantam bumi. Timnya telah memprediksi lokasi jatuhnya komet. Yang pertama yaitu pecahan kecil komet akan jatuh di lautan atlantik kurang lebih 12 jam lagi, dan dampak yang ditimbulkan adalah adanya gelombang pasang tsunami yang sangat tinggi yang dapat menyapu daratan sejauh 900 hingga 1000 km. Tiga jam kemudian, pecahan komet yang lebih besar akan jatuh di bagian barat Kanada dan dampaknya adalah hancur setara dengan kepunahan manusia. Setelah benturan, cahaya matahari akan tertutup, dan kegelapan akan berlansung selama 2 tahun. Seluruh tumbuhan akan mati dalam 4 minggu, dan binatang hanya bertahan selama beberapa bulan saja.

Empat jam menjelang hantaman di Messiah, Fish telah menemukan lubang sebesar 0,8 km dengan kedaleman 30 km pada pecahan besar komet. Mereka tidak bisa melakukan sesuatu pada pecahan yang kecil. Tapi Fish yakin dengan menggunakan sisa bom nuklir yang berjumlah 4, dia dan timnya bisa mehancurkan pecahan besar komet demi memberi kesempatan hidup umat manusia. Rencana mereka bisa saja berjalan, tapi masalahnya mereka harus mencari cara bagaimana membagi bahan bakar yang tersisa untuk satu tujuan yaitu kembali ke bumi. Komandan Oren menjawab semuanya bahwa tidak ada jalan untuk kembali. Lalu Andy menjawab bahwa sisi baiknya jika rencana mereka berjalan dengan lancar, maka mereka semua akan menjadi pahlawan, dan nama mereka akan di jadikan sebagai nama jalan dan sekolah-sekolah tinggi. Di pangkalan Houston, Houston akhirnya bisa kembali berkomunikasi dengan Messiah setelah sekian lama tidak dapat berkomunikasi. Fish memberitahu rekannya Mitch di Houston bahwa dia dan timnya punya rencana yang tidak bisa dia jelaskan, dia ingin Mitch membuat kode pengaktifan nuklir. Mitch tidak ragu-ragu menyerahkan kode tersebut karena dia sudah tahu apa yang di rencanakan Fish, yaitu membawa Messiah kedalam komet dan meledakkan komet itu dari dalam.

Di bumi tepatnya di kantor MSNBC, beberapa karyawan akan diundi untuk menaiki helikopter dan akan dibawa ke lokasi dataran tinggi atau bukit sesuai dengan anjuran presiden sekaligus mengantarkan Jenny ke Missouri karena namanya terpilih menempati bunker yang ada disana. Sayang sekali teman Jenny yaitu Beth dan putrinya tidak terpilih. Jenny yang melihatnya mengantarkan Beth dan putrinya ke rooftop tempat helikopter mendarat. Setibanya disana, Jenny menyerahkan tempat duduknya ke Beth dan putrinya. Dia memutuskan tidak ikut dan mau menemui ayahnya. Akhirnya Beth bersama putrinya dan karyawan lain segera terbang dengan helikopter ke dataran tinggi. Jenny yang melihat foto masa kecilnya, segera menemui ayahnya yang berada dirumah masa kecilnya yang ada di tepi pantai. Sementara itu Leo akhirnya tiba di rumah Sarah, tapi Sarah dan keluarganya sudah pergi. Dengan cepat Leo menaiki sepeda motornya dan pergi mencari Sarah. Di jalan menuju daerah Virginia, jalanan terlihat macet parah karena banyak kendaraan yang menuju dataran tinggi dan bukit. Motor Leo terus melaju mencari Sarah dan keluarganya. Akhirnya Leo berhasil bertemu dengan Sarah dan keluarganya. Orang tuanya Sarah ingin Leo membawa Sarah dan adiknya ke dataran tinggi karena melihat kemacetan yang sangat parah. Awalnya Sarah tidak mau, tapi karena Sarah sudah punya suami yang dapat menjaga dirinya dan juga adiknya, akhirnya Sarah dan adiknya mau pergi sama Leo ke dataran tinggi. Sedangkan orang tuanya tetap berusaha melaju dengan mobil mereka. Disisi lain, Jenny akhirnya tiba di rumah masa kecilnya dan bertemu dengan ayahnya. Jenny mengaku bahwa sebenarnya dia meningat kenangan terindah bersama orang tuanya. Jenny dan ayahnya kemudian berpelukan dan tetap disana karena kematian mungkin saja akan membuat keluarga mereka bersatu kembali di kehidupan selanjutnya.

Empat jam telah berlalu, kini pecahan kecil komet tiba di atmosfer bumi dan menghantam di lautan atlantik. Hantaman itu menyebabkan ledakan yang dahsyat disertai gelombang tsunami yang sangat tinggi, hingga menyapu sejumlah kota yang ada di Amerika Serikat. Jenny dan ayahnya tetap disana hingga nyawa mereka tiada. Sementara itu Leo, Sarah, adiknya, dan orang-orang lain terus berlari menuju dataran tinggi. Walaupun motornya Leo berhenti, tapi dia sama Sarah dan adiknya terus berlari ke dataran tinggi. Menjelang hantaman pecahan besar komet, Messiah kini menuju kearah komet itu. Didalam mereka sudah mengaktifkan bom nuklir yang akan meledak dalam 4 menit 45 detik. Sebelum menuju komet, tim Messiah terlebih dahulu mengucapkan salam perpisahan pada keluarga dan orang terdekat mereka lewat videocall di Houston. Mark mengucapkan salam perpisahan pada kekasihnya Wendy dan berjanji agar dia rajin ke gereja; Andy mengucapkan salam perpisahan pada suami dan putrinya yang masih kecil, dia ingin suaminya menjaga putrinya; Mikhail tidak dapat mengucapkan salam perpisahan karena keluarganya berada di Rusia; Fish juga sama, kedua anaknya yang merupakan anggota militer tidak dapat menemuinya karena sedang bertugas mengamankan masyarakat, tapi dia akan pulang menemui istrinya di kehidupan selanjutnya. Disaat itu juga istri dan anaknya Oren datang tepat pada waktunya, sehingga dia masih bisa mengucapkan salam perpisahan kepada istri dan anaknya yang masih bayi. Setelah mengucapkan salam perpisahan, Messiah melaju masuk ke dalam lubang komet itu. Seketika pula 4 nuklir di Messiah berhasil meledak dan mehancurkan komet menjadi pecahan kecil seukuran mobil yang mudah terbakar di atmosfer bumi. Leo, Sarah, adiknya, dan orang-orang yang telah sampai di puncak dataran tinggi, terlihat senang saat melihat komet itu berhasil hancur.

Beberapa hari kemudian di reruntuhan gedung putih, Presiden Beck menyampaikan pidatonya bahwa pengorbanan yang dilakukan Messiah, dapat menyelamatkan bumi dari kehancuran oleh pecahan besar komet. Namun kehancuran dari pecahan kecil komet menyebabkan gelombang tsunami menyapu daerah Ohio, hutan-hutan, pendesaan, dan gedung-gedung yang ada di kota seperti New York dan Washingon D.C.. Gelombang tsunami juga menyapu beberapa daerah di Eropa dan Afrika, hingga banyak masyarakat yang hilang dan tewas. Tapi air laut akan segera surut, kota-kota yang hancur akan di bangun kembali, dan pahlawan yang gugur akan dikenang. Presinden Beck ingin semuanya bersyukur karena manusia telah diberikan tempat kehidupan yang baik yaitu planet bumi, dan sekarang mereka harus kembali membangun kota-kota yang hancur agar mereka bisa hidup kembali seperti semula.

TAMAT.

Pemeran Film[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]