Burggrafschaft Nürnberg

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Burggrafschaft Nürnberg

Burggrafschaft Nürnberg
1105–1440
Bendera Nürnberg, Burggrafschaft
Bendera pada masa Raabs
{{{coat_alt}}}
Lambang pada masa Hohenzollern
StatusVasal
Ibu kotaNürnberg
PemerintahanKepangeranan
Era SejarahAbad Pertengahan
• Pertama kali disebutkan

1050
• Burggrafschaft diberikan kepada Wangsa Raabs
1105
• Pemerintahan kota diserahkan

1173/74
• Garis keturunan Raabs punah;
Diserahkan kepada Hohenzollern
1191
• Großer Freiheitsbrief
diberikan kepada kota ini

1219
• Memperoleh status kepangeranan

1363
• Burggrafschaft dijual ke kota, kecuali Blutgericht

1427 1440
• Dibagi-bagi menjadi Ansbach & Bayreuth

1440
Didahului oleh
Digantikan oleh
Or, a lion rampant sable, langued and armed gules, overall a ribband argent Kepangeranan-Keuskupan Bamberg
Kota Kekaisaran Nürnberg Dimidiated per pale: Or, a double-headed eagle displayed sable and bendy azure and gules
Brandenburg-Ansbach Or a lion rampant sable, queue fourchée, crowned gules
Brandenburg-Bayreuth Quartered, first and third: Party per cross argent and sable; second and fourth: Or, a lion rampant sable, armed langued and crowned gules, bordured gyronny argent and gules; overall a Reuthaken sinister sable and a Reuthaken argent
Sekarang bagian dari Jerman

Burggrafschaft Nürnberg adalah sebuah negara bagian di Kekaisaran Romawi Suci yang berdiri dari awal abad ke-12 hingga akhir abad ke-15. Wilayah yang berstatus burggrafschaft ini berpusat di kota Nürnberg, tetapi burggrafsschaft ini belakangan kehilangan kendali atas kota tersebut pada tahun 1219 karena kota tersebut merdeka. Pada akhirnya, burggrafschaft ini dibagi-bagi menjadi Brandenburg-Ansbach dan Brandenburg-Bayreuth.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Nürnberg kemungkinan didirikan pada abad ke-11 dan nama Nürnberg sendiri untuk pertama kalinya disebutkan dalam sejarah pada tahun 1050. Nürnberg pada saat itu merupakan sebuah kastil kekaisaran yang terletak di antara Frank Timur dengan Markgrafschaft Nordgau.[1] Kota ini berkembang pesat dari tahun 1050 hingga 1571 karena terletak di jalur dagang yang penting. Raja Konrad III mendirikan burggrafschaft ini dan pemerintahan pertama atas wilayah-wilayah kekaisaran di sekitarnya. Burggraf pertama berasal dari Wangsa Raabs, tetapi wangsa ini tidak lagi memiliki penerus laki-laki sekitar tahun 1190, sehingga burggrafschaft ini diwariskan kepada menantu penguasa terakhir dari Wangsa Hohenzollern. Namun, kekuasaan para burggraf menyusut dari akhir abad ke-12 hingga periode interregnum (1254–73), karena kaisar-kaisar Staufen menyerahkan wewenang-wewenang non-militer kepada gubernur kastil, sementara pemerintahan kota dan kekuasaan atas istana kota praja diserahkan kepada seorang wali kota kekaisaran (bahasa Jerman: Reichsschultheiß) dari tahun 1173/74.[1][2] Gubernur kastil ini tidak hanya memerintah wilayah kekaisaran di sekeliling Nürnberg, tetapi juga memungut pajak dan merupakan pengadilian yudisial tertinggi untuk urusan perburuan liar dan kehutanan; ia juga diangkat sebagai pelindung gereja dan biara, termasuk Keuskupan Bamberg. Keistimewaan gubernur militer ini pada akhirnya diserahkan kepada pemerintahan kota Nürnberg pada akhir abad ke-14 dan awal abad ke-15. Ketegangan antara burggraf dengan gubernur kastil juga sempat meletus dan mengakibatkan permusuhan yang sangat mempengaruhi sejarah kota.[2]

Nürnberg sering kali dijuluki sebagai "ibu kota tidak resmi" Kekaisaran Romawi Suci karena Reichstag Kekaisaran Romawi Suci bertemu di Kastil Nürnberg.

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b (Jerman) Nürnberg, Reichsstadt: Politische und soziale Entwicklung (Political and Social Development of the Imperial City of Nuremberg), Historisches Lexikon Bayerns
  2. ^ a b PD-icon.svg Herbermann, Charles, ed. (1913). "Nuremberg". Catholic Encyclopedia. New York: Robert Appleton Company. 

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Sigmund Benker, Andreas Kraus (ed.): Geschichte Frankens bis zum Ausgang des 18. Jahrhunderts (bahasa Inggris: History of Franconia to the end of the 18th century). 3rd edition. Beck, Munich 1997. ISBN 3-406-39451-5
  • Max Spindler, Gertrude Diepolder: Bayerischer Geschichtsatlas (bahasa Inggris: Bavarian Historical Atlas. Bayerischer Schulbuch-Verlag, Munich 1969
  • Gerhard Taddey: Lexikon der deutschen Geschichte (bahasa Inggris: Encyclopedia of German history). 3rd edition. Kröner, Stuttgart 1998. ISBN 3-520-81303-3
  • Markus Twellenkamp: Die Burggrafen von Nürnberg und das deutsche Königtum (1273–1417) (bahasa Inggris: The Burgraves of Nuremberg and the German monarchy (1273–1417)). Korn und Berg, Nuremberg 1994. ISBN 3-87432-129-0 (Originally a PhD thesis, University of Bonn, 1993)