Bawang Merah Bawang Putih (sinetron 2004)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
250px
Pembuat MD Entertainment
Pengarang Deddy Armand
Krishna Dwinata Armand (Sampai Episode 85)
Dono Indarto (Episode 86-selesai)
Sutradara Gul Khan (Episode 1-23)
Mukta Dhond (Episode 24-selesai)
M Zein Azhari (Episode 1-75)
Agustinus (Episode 75-selesai)
Pemeran Revalina Sayuthi Temat
Dimaz Andrean
Nia Ramadhani
Nena Rosier
Helsi Herlinda
Rifky
Dude Herlino
Ochi Anggriani
Penggubah lagu tema Andi Rianto
Lagu pembuka Merah Putih Warnamu
Lagu penutup Merah Putih Warnamu
Penggubah Herbanu PW
Negara  Indonesia
Bahasa Indonesia
Jumlah episode 108 Episode
Produksi
Produser eksekutif HM Solihin
K Chainani
Produser Dhamoo Punjabi, Manoj Punjabi
Lokasi Jakarta
Penyunting David Yuliawan (sampai Episode 55)
Yessy Yustraini W (Episode 55-selesai)
Kamera Jun Mahir
Durasi 60 menit (19.00-20.00 WIB)
Distributor MNC Media
Indosiar Visual Mandiri
Rilis
Jaringan penyiar  Indonesia RCTI (2004-2006)
Indosiar (2007)
Format visual 4:3
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdana Selasa, 4 Mei 2004
Tanggal rilis Selasa, 4 Mei 2004 – Selasa, 6 Juni 2006
Kronologi
Dilanjutkan oleh Bukan Salah Bunda Mengandung
Pranala luar
[www.mdentertainment.co Situs web]

Bawang Merah Bawang Putih adalah sinetron yang ditayangkan di RCTI diproduksi MD Entertainment

Pemeran[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Cerita ini terjadi di masa kini namun mengambil pesan moral cerita rakyat yang terkenal, Bawang Merah-Bawang Putih. Tentang dua siswi SMA yang sama, dan bertetangga: Alya (Bawang Putih) dan Siska (Bawang Merah). Alya putri keluarga Indra dan Yasmin yang kaya. Sebaliknya Siska hidup sederhana bersama ibunya, Rika, yang menjanda. Kekayaan keluarga Alya membuat Rika dan Siska iri dan membenci mereka. Kebaikan keluarga Alya tak bisa mengurangi kebencian mereka. Konflik dipertajam dengan kehadiran Ferdi, siswa baru di sekolah, yang suka kepada Alya.

Supaya impian menjadi orang kaya tercapai, Rika tega meracuni Yasmin. Dengan lihainya ia merangkai sebuah plot hingga bisa menikah dengan Indra dan masuk ke rumah menguasai seluruh kekayaan. Dalam semalam, nasib Alya berubah 180 derajat dari hidup senang menjadi sengsara penuh derita akibat siksaan Rika. Alya ternyata anak yang tegar. Siksaan sehebat apa pun, tidak menjadikannya dendam. Malah kejahatan Rika-Siska dibalasnya dengan perbuatan baik. Rika akhirnya menerima akibat atas dosanya dan Alya hidup bahagia.

Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tahun Award Kategori Nominasi Hasil
2005 Panasonic Awards 2005 Sinetron terfavorit Bawang Merah Bawang Putih (sinetron 2004) Menang
Penghargaan dan prestasi
Didahului oleh:
Kisah Sedih di Hari Minggu
Panasonic Gobel Awards
Sinetron terfavorit

2005
Diteruskan oleh:
Hikmah

referensi[sunting | sunting sumber]