Bakas, Banjarangkan, Klungkung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Bakas
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenKlungkung
KecamatanBanjarangkan
Kodepos
80752
Kode Kemendagri51.05.02.2005 Edit the value on Wikidata
Luas2,82 km²[1]
Jumlah penduduk2.491 jiwa (2015)[1]
1.754 jiwa (2010)[2]
Kepadatan610 jiwa/km² (2010)
Jumlah RW1 Desa Adat, 3 Banjar Dinas[1]
Jumlah KK548 KK[1]

Bakas adalah sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Indonesia.[3]

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Batas desa adalah sebagai berikut:

Utara Desa Nyalian
Timur Desa Getakan
Selatan Desa Tusan
Barat Desa Guliang

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Desa Bakas yang letaknya kurang lebih 3 km dari kota kecamatan Banjarangkan arah utara, pada zaman kerajaan pernah dipakai sebagai daerah pertahanan Kerajaan Klungkung untuk menangkis musuh yang datang dari daerah Bangli. Disamping itu, Bakas pernah sebagai daerah rebutan, dan pernah dikuasai kerajaan Gianyar. Namun tidak berselang terlalu lama akhirnya kembali dikuasai oleh kerajaan Klungkung dan hingga saat ini menjadi wilayah Kabupaten Klungkung. Sampai saat ini sejarah kelahiran Bakas belum dapat ditemukan dalam babad maupun data sejarah lain. Berdasarkan informasi maupun keterangan yang dikumpulkan tersebut Desa Bakas merupakan Desa tua yang dibangun sejak lama, bersama–sama sekelompok masyarakat yang dulunya diberi nama "Bhala Akas" yang berarti wahyu atau sabda dari Sang Hyang Tohlangkir atau Mahadewa yang bersemayam di Gunung Agung.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

  • Bakas Elephant Tour
  • Bakas Levi Rafting

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk desa Bakas sampai dengan tahun 2015 terdiri dari 1.224 laki-laki dan 1.267 perempuan dengan sex ratio 96 dengan 548 Kepala Keluarga.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e "Kecamatan Banjarangkan dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diakses tanggal 19 Mei 2020. 
  2. ^ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 1379. Diakses tanggal 14 Juni 2019. 
  3. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]