Banjarangkan, Klungkung
Kecamatan Banjarangkan (bahasa Bali: ᬓᭂᬘᬫᬢᬦ᭄ ᬩᬜ᭄ᬚᬭᬗ᭄ᬓᬦ᭄) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, Indonesia.[1] Luasnya adalah 45,73 km².
Banjarangkan
ᬩᬜ᭄ᬚᬭᬗ᭄ᬓᬦ᭄ | |||||
|---|---|---|---|---|---|
Peta lokasi Kecamatan Banjarangkan | |||||
| Negara | |||||
| Provinsi | Bali | ||||
| Kabupaten | Klungkung | ||||
| Pemerintahan | |||||
| • Camat | I Dewa Komang Aswin, AP, M.M.[2] | ||||
| Populasi | |||||
| • Total | 37,113 jiwa (2.010)[3] jiwa | ||||
| Kode pos | 80752 | ||||
| Kode Kemendagri | 51.05.02 | ||||
| Kode BPS | 5105020 | ||||
| Luas | 45,73 km²[4] | ||||
| Kepadatan | 811 jiwa/km² (2010)[3] | ||||
| Desa/kelurahan | 13 desa | ||||
| |||||
Kecamatan Banjarangkan terdiri dari 13 desa dinas, dan 31 desa adat/pakraman secara adat, serta didukung dengan beberapa sarana seperti: 10 pasar umum, 7 koperasi yang sudah berbadan hukum, 3 buah KUD dan 3 buah bank serta dilengkapi 31 buah LPD yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memajukan perekonomian desa.
Luas wilayah Kecamatan Banjarangkan menurut penggunaannya, sebagian besar lahan digunakan untuk lahan sawah yaitu sebesar 43,90%, sedangkan 28,21% untuk tegalan, 13,95% untuk perkebunan dan sisanya adalah tanah pekarangan, kuburan dan lainnya, dengan penduduk berjumlah 36.273 jiwa pada April 2004.[4]
Geografi
[sunting | sunting sumber]Batas Wilayah
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Banjarangkan merupakan kecamatan yang terletak di ujung Barat Kabupaten Klungkung, dengan batas-batas sebagai berikut:
| Utara | Kabupaten Bangli |
| Timur | Kabupaten Karangasem, Tukad Jinah, dan Kecamatan Klungkung |
| Selatan | Selat Badung |
| Barat | Tukad Melangit, dan Kabupaten Gianyar |
Pemerintahan
[sunting | sunting sumber]Pembagian administratif
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Banjarangkan terdiri dari 13 desa, antara lain:
Pembagian adat
[sunting | sunting sumber]Kecamatan Banjarangkan terdiri dari 31 desa adat/pakraman, antara lain:[5]
- Desa Adat/Pakraman Aan
- Desa Adat/Pakraman Anjingan[a]
- Desa Adat/Pakraman Bakas
- Desa Adat/Pakraman Banda[b]
- Desa Adat/Pakraman Banjarangkan
- Desa Adat/Pakraman Bungbungan
- Desa Adat/Pakraman Getakan
- Desa Adat/Pakraman Griya Budha[c]
- Desa Adat/Pakraman Jungut[d]
- Desa Adat/Pakraman Koripan Tengah[e]
- Desa Adat/Pakraman Lepang[b]
- Desa Adat/Pakraman Negari
- Desa Adat/Pakraman Nyalian
- Desa Adat/Pakraman Nyanglan
- Desa Adat/Pakraman Pau[f]
- Desa Adat/Pakraman Pemenang[g]
- Desa Adat/Pakraman Penarukan[d]
- Desa Adat/Pakraman Penasan[f]
- Desa Adat/Pakraman Sarimertha[h]
- Desa Adat/Pakraman Sema Agung[c]
- Desa Adat/Pakraman Sengkiding[i]
- Desa Adat/Pakraman Sidayu Nyuhaya[b]
- Desa Adat/Pakraman Sidayu Tojan[b]
- Desa Adat/Pakraman Takmung
- Desa Adat/Pakraman Tegalwangi[g]
- Desa Adat/Pakraman Tihingan
- Desa Adat/Pakraman Timuhun
- Desa Adat/Pakraman Tohpati
- Desa Adat/Pakraman Tusan
- Desa Adat/Pakraman Uma Anyar[g]
- Desa Adat/Pakraman Umesalakan[b]
Demografi
[sunting | sunting sumber]Menurut hasil proyeksi Podes penduduk akhir tahun 2014 wilayah ini ditempati oleh 38.390 jiwa, dengan penyebaran yang tidak merata. Jika ditinjau dari kepadatan penduduknya, Kecamatan Banjarangkan mempunyai kepadatan penduduk 839 per km2. Diperhatikan dari jenis kelaminnya, secara keseluruhan penduduk wanita di daerah ini sudah seimbang dari penduduk laki-lakinya yaitu dengan sex ratio 99,43% dengan kata lain setiap 100 penduduk wanita ada sekitar 99,43 penduduk laki-laki.
Pendidikan dan Sosial Budaya
[sunting | sunting sumber]Sarana pendidikan yang ada di Kecamatan Banjarangkan terdiri dari: 22 buah TK, 32 buah SD, 4 buah SMP Negeri dan 1 buah SMP swasta, serta 1 buah SMU Negeri dan dua buah SMK Swasta.
Kesehatan
[sunting | sunting sumber]Sarana kesehatan yang ada 16 buah terdiri dari puskesmas induk 2 buah dan puskesmas pembantu 14 buah.
Peradilan
[sunting | sunting sumber]Pelanggaran/tindak kejahatan yang terjadi di wilayah ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya, pada tahun 2013 terdapat 32 kasus, sedangkan pada tahun 2014 terdapat 15 kasus yang dilaporkan kepolsek setempat.
Agama
[sunting | sunting sumber]Sesuai dengan falsafah negara, pelayanan kehidupan beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa senantiasa dikembangkan dan ditingkatkan untuk membina kehidupan masyarakat dan sekaligus mengatasi berbagai masalah sosial budaya yang mungkin dapat menghambat kemajuan bangsa. Bila dilihat dari jumlah pemeluk agama,di wilayah ini mayoritas beragama Hindu.
Lihat pula
[sunting | sunting sumber]Catatan
[sunting | sunting sumber]- ↑ Berada di wilayah Desa (Dinas) Getakan.
- 1 2 3 4 5 Berada di wilayah Desa (Dinas) Takmung.
- 1 2 Berada di wilayah Desa (Dinas) Tusan.
- 1 2 Berada di wilayah Desa (Dinas) Bungbungan.
- ↑ Berada di wilayah Desa (Dinas) Banjarangkan.
- 1 2 Berada di wilayah Desa (Dinas) Tihingan.
- 1 2 3 Berada di wilayah Desa (Dinas) Nyalian.
- ↑ Berada di wilayah Desa (Dinas) Negari.
- ↑ Berada di wilayah Desa (Dinas) Aan.
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 3 Oktober 2019.
- ↑ "Situs Resmi Kecamatan Banjarangkan". Diarsipkan dari asli tanggal 2019-09-06. Diakses tanggal 2017-10-05.
- 1 2 "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 132. Diakses tanggal 14 Juni 2019.
- 1 2 "Kecamatan Banjarangkan dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. 2017. Diakses tanggal 16-12-2018.
- ↑ "Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Adat Provinsi Bali". JIDHAT. Diakses tanggal 18 Juli 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- (Indonesia) BPS Kabupaten Klungkung
- (Indonesia) Prodeskel Binapemdes Kemendagri Diarsipkan 2022-04-01 di Wayback Machine.
