Asgardia (negara)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
SemboyanOne Humanity, One Unity
StatusCurrent
Pemerintahan
• Kepala kebangsaan
Igor Ashurbeyli
Pendirian
• Deklarasi penamaan
12 Oktober 2016
Keanggotaan~271,000[1]
Situs web resmi
http://asgardia.space/

Asgardia, secara resmi disebut Space Kingdom of Asgardia, adalah proposal pendirian negara yang diumumkan pada tanggal 12 Oktober 2016 oleh Igor Ashurbeyli, pendiri Aerospace International Research Center dan Ketua Komite Luar Angkasa UNESCO. Negara yang diusulkan tersebut dimaksudkan untuk membuka akses ke luar angkasa, bebas dari kendali negara-negara yang ada, untuk diakusi sebagai sebuah negara berdaulat.

Riwayat[sunting | sunting sumber]

Berkas:Igor Raufovich Ashurbeyli.png
Igor Ashurbeyli, Head of Nation of the Space Kingdom of Asgardia

Diumumkan pada tanggal 12 Oktober 2016,[2][3][4] tujuan akhir dari proyek itu adalah untuk menciptakan negara baru yang memungkinkan akses ke luar angkasa, bebas dari kendali negara-negara yang ada. Kerangka hukum ruang angkasa saat ini, Outer Space Treaty mengharuskan pemerintah untuk memberi wewenang dan mengawasi semua kegiatan di luar angkasa, termasuk kegiatan entitas non-pemerintah seperti organisasi komersial dan nirlaba; dengan mencoba menciptakan sebuah negara, orang-orang di balik Asgardia berharap untuk menghindari pembatasan ketat yang dikeluarkan sistem saat ini.[2][5] "Asgardia" dipilih sebagai referensi ke salah satu dari sembilan dunia mitologi Norse yang dihuni oleh para Dewa.[5][6]

Orang-orang yang diundang untuk mendaftar sebagai warga negara dengan tujuan Asgardia kemudian melamar ke Amerika Serikat untuk pengakuan sebagai negara bangsa.[6][7] Kurang dari dua hari, ada lebih dari 100,000 lamaran;[4][8] dalam tiga pekan mencapai 500,000.[8] Setelah persyaratan verifikasi diperkenalkan, pendaftar berkurang, dan pada Juni 2017 mencapai angka 210,000.[8][9] Tidak ada niat untuk benar-benar memindahkan warga ini ke luar angkasa.[6][7] Asgardia bermaksud untuk mengajukan keanggotaan PBB pada tahun 2018.[8][9]

Disokong oleh beberapa ahli luar angkasa internasional,[3] proyek ini diinisiasi oleh ilmuwan dan pengusaha Russia, Igor Ashurbeyli, pendiri Aerospace International Research Center dan Ketua Komite Luar Angkasa UNESCO.[5][6] Sebagai bagian dari proses pengajuan, para warga diminta untuk mengonfirmasikan sebagai "kepala bangsa";[10] Ashurbeyli berharap bisa pindah ke sistem demokrasi selama 2017.[8] Secara resmi, proyek ini dinamakan "Space Kingdom of Asgardia".[11]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]