Business Insider

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
BusinessInsider.com
Business Insider Logo.png
Jenis situs
Surat kabar daring
BahasaIngggris
PemilikAxel Springer SE
PenciptaKevin P. Ryan
PenyuntingHenry Blodget
Situs webBusinessInsider.com
Peringkat Alexa 269 (Januari 2016)[1]
KomersialYa
DiluncurkanFebruari 2009; 10 tahun lalu (2009-02) dinNew York
StatusAktif

Business Insider adalah situs web berita bisnis, selebriti, dan teknologi Amerika Serikat yang diluncurkan bulan Februari 2009 dan berkantor pusat di New York City. Situs ini dirintis oleh mantan CEO DoubleClick, Kevin P. Ryan. Business Insider juga mengelola Silicon Alley Insider (diluncurkan 16 Mei 2007) dan Clusterstock (diluncurkan 20 Maret 2008).[2] Situs ini menyediakan dan menganalisis berita bisnis serta mengumpulkan berita-berita utama dari situs lain. Pada tahun 2011, situs ini memperjakan 50 karyawan dan meraup laba untuk pertama kalinya pada kuartal keempat 2010.[3] Pada Juni 2012, situs ini dikunjungi oleh 5,4 juta orang.[4][butuh pemutakhiran]

Business Insider juga mengadakan sejumlah konferensi industri seperti IGNITION yang mendalami model bisnis media digital.[5] Bulan Januari 2015, Business Insider meluncurkan BI Intelligence,[6] layanan riset berlangganan yang menyediakan data dan analisis sektor perangkat bergerak, pembayaran, perdagangan elektronik, sosial, dan media digital. Setiap tahun, situs ini menerbitkan rangkuman editorial seperti "Digital 100: The World's Most Valuable Private Tech Companies".[7]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Businessinsider.com Site Info". Alexa Internet. Diakses tanggal 2016-01-27. 
  2. ^ "Welcome To Business Insider". Diakses tanggal April 5, 2013. 
  3. ^ "Business Insider Turns A$2,127 Profit On $4.8 Million in Revenue". TechCrunch. March 7, 2011. 
  4. ^ Hagey, Keach (July 29, 2012). "Henry Blodget's Second Act". The Wall Street Journal. Diakses tanggal 2015-11-09. 
  5. ^ "IGNITION 2012". Business Insider. 
  6. ^ "BI Intelligence". Business Insider. 
  7. ^ "Digital 100: The World's Most Valuable Private Tech Companies". Business Insuder. November 2012. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]