Al-Mubarrad

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Muhammad bin Yazid bin Abdu al-Akbar
Bismillahirahmanirahim
Al-Mubarrad

Muhammad bin Yazid bin Abdu al-Akbar
Al-Mubarrad
أبو العباس محمد بن يزيد بن عبد الأكبر
Nama dan Gelar
Semua Gelar
Gelar Al-Mubarrad
Nama
Kun-yah Abu al-'Abbas
Nama Muhammad bin Yazid bin Abdu al-Akbar
Nama (arabic) أبو العباس محمد بن يزيد بن عبد الأكبر
Nisbah Al-Mubarrad
Kelahirannya
Tanggal lahir (H) 10
Tanggal lahir (M) 25
Bulan lahir (H) Zulhijah
Bulan lahir (M) Maret
Tahun lahir (H) 210
Tahun lahir (M) 826
Tempat lahir Basra
Agama Islam
Bantuan kotak info


Abu al-'Abbas Muhammad bin Yazid bin Abdu al-Akbar (Arab: أبو العباس محمد بن يزيد بن عبد الأكبر‎) atau lebih dikenal dengan Al-Mubarrad (lahir di Basra pada 10 Zulhijah 210 H/25 Maret 826 wafat di Bagdad pada tahun 286 H/Oktober 898) adalah seorang ulama besar dibidang nahwu, bahasa Arab, syair, balaghah dan kritik pada zamannya. Ia hidup pada masa kekhalifahan Abbasiyah abad ke-3 Hijriah dan abad ke-9 Masehi. Ia merupakan murid dari Shalih al-Jarmi. Abu 'Utsman Bakr bin Muhammad bin 'Utsman al-Mazini memberikan gelar Al-Mubarrad kepadanya karena ia adalah orang yang paling pandai dalam ilmu nahwu setelah Sibawaih.

Murid-muridnya[sunting | sunting sumber]

Ia memiliki banyak murid, antara lain:

  • Az-Zujaj, murid yang paling dekat dan merupakan murid pertamanya di Bagdad
  • Ash-Shuli
  • Nifthawaih
  • Abu 'Ali ath-Thumari
  • Ibnu as-Siraj
  • Al-Akhfasy al-Ashghar
  • Abu 'Ali Isma'il ash-Shaffar
  • Abu Thayyib al-Wasya`Ab
  • Ibnu al-Mu'tazz
  • Abu al-Husain bin al-Jazar
  • Ibnu Darastawaih
  • Abu Ja'far an-Nuhhas
  • Abu Bakar al-Khara`ithi
  • Abu Sahl al-Qaththan
  • Ahmad bin Marwan ad-Dainuri

Karya tulis[sunting | sunting sumber]

Karya tulis yang telah dicetak:

  1. Al-Kamil fi al-Lughah wa al-Adab
  2. Al-Fadhil
  3. Al-Muqtadhab
  4. Syarh Lamiyah al-'Arab
  5. Ma Ittafaqa Lafzhuwu wa Ikhtalafa Ma'nahu min al-Qur'an al-Majid
  6. Al-Mudzakkar wa al-Mu`annats

Karya tulis yang masih berbentuk manuskrip:

  1. At-Ta'azi wa al-Mura`i
  2. Ar-Raudhah

Karya tulisnya yang hilang:

  1. Al-Ikhtiyar
  2. Al-Isytiqaq
  3. Asy-Syafi
  4. Al-Fitan wa al-Mihan
  5. Al-I'tinab
  6. Syarh Ma Aghfalahu Sibawaih

Referensi[sunting | sunting sumber]