Adnan Menderes

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Ali Adnan Ertekin Menderes
Perdana Menteri Turki
Masa jabatan
22 Mei 1950 – 27 Mei 1960
Presiden Mahmut Celal Bayar
Didahului oleh Semsettin Gunaltay
Digantikan oleh Cemal Gürsel
Informasi pribadi
Lahir 1899
Aydın, Kesultanan Usmaniyah
Meninggal 17 September 1961 (umur 62)
İmralı, Turki
Partai politik Republikan Liberal
Rakyat Republik (CHP)
Demokrat (DP)
Suami/istri Berrin Menderes
Alma mater Fakultas Hukum Universitas Ankara
Agama Muslim

Ali Adnan Ertekin Menderes (lahir di Aydin tahun 1899 – meninggal di Imrali, 17 September 1961 pada umur 62 tahun) merupakan seorang negarawan liberal Turki dan pimpinan pertama yang dipilih secara demokratis dalam sejarah Turki. Ia menjabat sebagai Perdana Menteri Turki antara tahun 19501960. Ia merupakan salah satu pendiri Partai Demokrat pada tahun 1946, partai oposisi resmi ke-4 di Turki. Ia digantung menyusul kudeta tahun 1960 bersama dengan 2 anggota kabinet lain, Fatin Rüştü Zorlu dan Hasan Polatkan. Ia merupakan pemimpin politik terakhir di Turki yang digantung setelah kudeta militer dan merupakan salah satu dari 3 pimpinan politik Turki yang dibangunkan mausoleum untuk menghormatinya (lainnya adalah Mustafa Kemal Ataturk dan Turgut Ozal).

Kehidupan awal[sunting | sunting sumber]

Adnan lahir di Aydin dari keluarga yang sejahtera. Beliau berkuliah di Izmir pada tahun 1916 saat mengikuti pendidikan militer. Melawan tentara yang bersekutu antara tahun 1920-1923, setelah Perang Dunia I. Masuk Partai Rakyat Republik selekas perang dan menjadi wakil daerah bagi Aydin tahun 1931. Di masa-masa ini, beliau baru lulus dari Sekolah Hukum di Ankara.[1] Di masa-masa selanjutnya, beliau membuat Partai Demokrasi tahun 1946 bersama Celal Bayar. Menjadi wakil rakyat di Provinsi Kutahya. Pada tahun 1950-an, partainya mengikuti pemilihan umum dan menang.[1] Kemenangannya ini ditunjang oleh program kampanye yang ditawarkan Adnan. Yakni:[2]

  • adzan dikembalikan menjadi bahasa Arab, setelah sebelumnya diubah Kemal Atatürk menjadi bahasa Turki.[3]
  • Ibadah haji diperbolehkan.
  • Dibolehkan melakukan pengajaran agama Islam di sekolah-sekolah.
  • Menghapus UU yang melarang muslimah untuk berhijab.

Hasilnya mencengangkan! Partai Attatürk turun 32 kursi di parlemen Turki, sedang partainya -Partai Demokrasi- naik menjadi 318 kursi.[2]

Kepemimpinan[sunting | sunting sumber]

Adnan dilantik sebagai perdana menteri dengan presiden Celal Bayar pada tahun 1950 dan dilantik bertepatan pada bulan Ramadhan. Menjadi Perdana Menteri selama 10 tahun sampai kudeta milier yang dilakukan oleh jenderal-jenderalnya yang jahat pada tahun 1960 dengan mati syahid di tali tiang gantungan.[2][4] Sami Kohen, seorang wartawan berkata bahwa karena kebijakannya yang begitu dekat dengan Islam dan kaku dengan Israel juga keputusannya merubah adzan dari Bahasa Turki menjadi Bahasa Arab,[3] juga membolehkan orang Turki untuk naik haji menyebabkan dia dihukum mati. Dia membolehkan pengajaran bahasa Arab dan membangun 10.000 mesjid dan 22 ma'had Islam di Anatolia, dalam rangka akselerasi program para khatib, dai, dan guru-guru ngaji al-Qur'an di Turki. Dia juga yang menganjurkan dalam penerbitan buku-buku, majalah, dan selebaran yang bertopik Islami. Lebih dari itu, dia mengaktifkan kembali masjid-masjid yang sebelum zamannya dipakai sebagai gudang menjadi tempat ibadah. Pada masa kepemimpinannya, dia membuka 25 madrasah penghapal Qur'an.[2]

Dalam kepemimpinannya, tercatat pula dia berhasil membawa Turki sebagai anggota penuh ke NATO. Walaupun diketahui kepemimpinannya berjalan baik, masih ada korupsi yang melekat di tubuh pemerintahannya. Ini dijadikan dalih oleh para jenderalnya yang jahat untuk memprovokasi masyarakat untuk menggulingkan Adnan.[4] Selain itu, dia dikenal menggunakan sistem keuangan liberal dalam masa jabatannya. Pada tahun 1959, dia mengalami kecelakaan pesawat bersama pejabat-pejabat Turki lainnya. Walaupun begitu, ajaibnya dia selamat. Karenanya dia menjadi amat populer di tahun itu; tapi di waktu yang sama, dia membredel pers, menyensor surat kabar, dan memenjarakan jurnalis agar kekuasaannya bisa bertahan; karena itu, dia tak begitu disukai oleh intelek. Pada 27 Mei 1960, dia dikudeta Cemal Gürsel dengan tuduhan mengubah konstitusi negara. Dia digantung di Pulau Imrali, Laut Marmara, pada 17 November 1961 bersama dua menterinya.[1]

Peninggalan[sunting | sunting sumber]

29 tahun setelah kematiannya, parlemen Turki menjelaskan apa-apa yang terjadi antara mereka dan Adnan juga memaafkan dia. Di Istambul, dibuat satu mausoleum untuk mengenang dirinya. Di Aydin, ada satu universitas yang memakai nama dirinya dan di Ýzmir ada satu bandara yang memakai nama dirinya, yakni Bandara Adnan Menderes, untuk mengenang pribadi Adnan.[1]

Kisah perjuangannya dalam membangun Islam di Turki -yang sebelum dia masih jadi negara sekuler (yang sesat, menyesatkan, berniat busuk) bikinan Atatürk- dikenal memerlukan perjuangan yang amat sulit. Rupanya, pemikiran Adnan menjadi inspirasi bagi Necmettin Erbakkan perdana menteri Turki tahun 1996. Dengan lantang, dia berseru bahwa dia adalah seorang "Islamis". Pemikirannya ini membuat dia digulingkan di tahun selanjutnya.[3] Namun demikian, Recep Tayyip Erdogan -perdana menteri Turki yang sekarang ini- telah berhasil menggelorakan Islam di Turki secara perlahan. Jilbab di sana telah boleh dikenakan pegawai, mendukung kemerdekaan Ahlussunnah Suriah dari genggaman rezim Syiah Nushairiyah yang sesat sampai mendukung Muhammad Mursi presiden Mesir.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d Sansal, Burak. "Adnan Menderes". All About Turkey. Diakses tanggal 22 Juni 2015. 
  2. ^ a b c d Buhairi, Mamduh Farhan. "Adnan Menderes: Perdana Menteri yang Berakhir di Tiang Gantungan". Qiblati 9 (3): 34 – 35. ISSN 1907-0039. Check |issn= value (bantuan). 
  3. ^ a b c d Hadi, Nurfitri (13 Oktober 2013). "Sekularisasi Turki". KisahMuslim.com. Diakses tanggal 22 Juni 2015. 
  4. ^ a b Jones, Barry (2013). Dictionary of World Biography hal.572. Canberra:ANU E Press. ISBN 978-1922144683
Didahului oleh:
Mehmet Şemsettin Günaltay
Perdana Menteri Turki
1950-1960
Diteruskan oleh:
Cemal Gursel
Didahului oleh:
Celal Bayar
Ketua Partai Demokrat
1950-1960
Diteruskan oleh:
Süleyman Demirel (Partai Keadilan)
Necmettin Erbakan (Partai Pembebasan)
Didahului oleh:
Mehmet Fuad Köprülü
Menteri Luar Negeri
1955
Diteruskan oleh:
Fatin Rustu Zorlu