Xanthosoma sagittifolium

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
?Xanthosoma sagittifolium
Xanthosoma sagittifolium.jpg
Klasifikasi ilmiah
Kerajaan: Plantae
(tidak termasuk) Monocots
Ordo: Alismatales
Famili: Araceae
Upafamili: Aroideae
Bangsa: Caladieae
Genus: Xanthosoma
Spesies: X. sagittifolium
Nama binomial
Xanthosoma sagittifolium
(L.) Schott
Sinonim
  • [1][2]
  • Alocasia talihan Elmer ex Merr.
  • Arum sagittifolium L.
  • Arum xanthorrhizon Jacq.
  • Caladium edule G.Mey.
  • Caladium mafaffa Engl.
  • Caladium sagittifolium (L.) Vent.
  • Caladium utile Engl.
  • Caladium xanthorrhizon (Jacq.)
  • Xanthosoma appendiculatum Schott
  • Xanthosoma atrovirens K.Koch & C.D.Bouché
  • Xanthosoma blandum Schott
  • Xanthosoma edule (G.Mey.) Schott
  • Xanthosoma ianthinum K.Koch & C.D.Bouché
  • Xanthosoma jacquinii Schott
  • Xanthosoma mafaffa Schott
  • Xanthosoma nigrum Stellfeld
  • Xanthosoma peregrinum Griseb.
  • Xanthosoma poeppigii var. mafaffa (Schott) J.F.Macbr.
  • Xanthosoma roseum Schott
  • Xanthosoma utile K.Koch & C.D.Bouché
  • Xanthosoma violaceum Schott
  • Xanthosoma xantharrhizon (Jacq.) K.Koch

Xanthosoma sagittifolium adalah spesies tumbuhan berbunga tropis dari genus Xanthosoma yang menghasilkan umbi berpati yang dapat dimakan.

Manfaat[sunting | sunting sumber]

Di Bolivia, tanaman ini disebut dengan walusa, di Kolombia disebut dengan bore, di Kosta Rika tiquizque atau macal, di Meksiko mafafa, di Nikaragua quequisque, dan di Panama otoy. Di Brazil, daunnya dijual dengan nama taioba. Umbinya disebut nampi atau malanga, juga digunakan dalam kuliner di berbagai negara. Tanaman ini sering ditanam secara tumpang sar di wilayah reforestas untuk mengendalikan gulma dan menyediakan teduhan bagi pohon yang sedang dalam masa awal pertumbuhan.

Di masakan Puerto Riko, tanaman ini disebut dengan malanga atau yautía. Pada pasteles-nya Puerto Riko, yautia digerus bersama dengan pisang hijau menjadi adonan untuk dioleskan ke daging babi atau ham, dan dierbus di dalam daun pisang.

Di Karibia Spanyol, tanaman ini dan umbinya disebut yautia, dan biasanya dijadikan masakan rebusan, sup, atau cukup direbus biasa seperti kentang. Tanaman ini digunakan dalam masakan setempat, pasteles, alcapurrias, sancocho, dan mondongo. Republik Dominika memiliki versi lain dari makanan ini yang juga mengandung daging sapi cincang atau suwiran daging ayam. Pada alcapurrias, umbi tanaman ini juga digerus dengan pisang hijau dan dijadikan gorengan kroket yang mengandung daging sapi cincang atau campuran ham cincang dan daging babi. Sancocho adalah sup dan mondongo adalah masakan rebusan (stew). Yautia juga dikonsumsi sebagai purée.

Di Suriname dan Belanda, tanaman ini disebut dengan tayer. Parutan umbinya dipanggang dengan ayam, jus buah, daging asin, dan rempah-rempah untuk dijadikan masakan populer Suriname yaitu pom. Dapat dimakan bersama dengan nasi atau roti, dan makanan ini umum disajikan dalam acara kumpul keluarga atau aktivitas lain.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]