Sola scriptura

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Alkitab terjemahan dari Martin Luther tahun 1534
Bagian dari seri tentang
Lutheranisme
Luthseal.gif
Meterai Luther
Permulaan

Kekristenan
Reformasi Protestan
Katolik Roma

Tokoh

Martin Luther
Philipp Melanchthon
Frederick yang Bijak
Martin Chemnitz
Johann Sebastian Bach
Henry Melchior Muhlenberg
Lars Levi Læstadius
C.F.W. Walther

Kitab Konkordia

Konfesi Augsburg
Apologi Konfesi Augsburg
Ayat-ayat Smalkald
Traktat tentang Kuasa dan
Keutamaan Paus

Katekismus Besar Luther
Katekismus Kecil Luther
Rumusan Konkordia
95 dalil

Teologi dan Sakramen

Kesatuan sakramental
Hukum dan Injil
Sola scriptura
Sola gratia
Sola fide
Ekaristi
Baptisan Kudus

Liturgi dan Ibadat

Kebaktian
Kalender para Kudus Lutheran
Lutheran Service Book
Evangelical Lutheran Worship
Lutheran Service Book

Denominasi

Federasi Lutheran se-Dunia
Dewan Lutheran Internasional
Konferensi Injili Konfesional
Laestadianisme
Daftar denominasi Lutheran

Sola Scriptura adalah sebuah paham yang dianut oleh gereja-gereja reformasi dalam iman Kristen terkait dalam memperlakukan kitab sucinya, yaitu Alkitab.[1] Gereja-gereja reformasi, yang dipelopori oleh Martin Luther, Yohanes Calvin, dan Ulrich Zwingli mempunyai keinginan untuk kembali pada Alkitab.[1] Hal ini karena praktik Gereja Katolik yang menurut mereka sudah menyimpang jauh dari ajaran Alkitab.Perlakuan itu menjadi pedoman dalam menjalani hidup keagamaan selalu kembali pada teks-teks dalam Alkitab. Oleh karena itu Luther mengupayakan Alkitab diterjemahkan dalam bahasa lokal, misalnya Luther menerjemahkan Alkitab ke bahasa Jerman, dan Yohanes Calvin menerjemahkan dalam bahasa Perancis.[1] Jika gereja sebelumnya memberikan otoritas utamanya kepada Paus, para reformator memberikan otoritas tertinggi pada Alkitab.[1] Iman dan tindakan orang percaya (kepada Yesus) selalu didasarkan pada Alkitab.[1]

Epistemologi[sunting | sunting sumber]

Kata Sola scriptura berasal dari bahasa Latin, sola artinya sendiri dan scriptura artinya Alkitab, jadi arti harafiahnya hanya alkitab.[2] Memang artinya demikian, namun konteks sola scriptura berkaitan erat dengan doktrin dalam sebuah gereja, maksudnya adalah otoritas Alkitab dalam hidup beragama menjadi yang utama.[2] Segala sesuatu yang di luar Alkitab menjadi kurang dihargai, apalagi jika hal itu bertentangan dengan teks Alkitab sendiri.[2]

Penolakan terhadap sola scriptura[sunting | sunting sumber]

Ajaran Sola Scriptura tidak begitu saja disetujui oleh banyak teolog.[3] Salah satu hal yang membuat para ahli tidak setuju adalah dikesampingkannya sumber-sumber teologi yang lain.[3] Salah satu yang cukup penting selain Alkitab adalah tradisi, sebab menurut para teolog, berteologi haruslah menjawab pertanyaan masyarakat pada waktu tertentu, dan hal itu tidak bisa mengesampingkan tradisi.[3]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d e (Indonesia) Alister E. Mcgrath., Sejarah Pemikiran Reformasi, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2006
  2. ^ a b c Steven Lawson., Holman Old Testament Commentary: Psalms 76-150, Tennese: Broadman & Holdman Publisher, 2006
  3. ^ a b c (Inggris) Kevin J. Vanhoozer., The drama of doctrine: a canonical-linguistic approach to Christian theology USA: Westminster John Knox Press, 2005

Lihat pula[sunting | sunting sumber]