Rycko Amelza Dahniel

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Dr. H.
Rycko Amelza Dahniel
Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat
Petahana
Mulai menjabat
19 Februari 2013
Didahului oleh Brigjen Pol Hengkie Kaluara
Informasi pribadi
Lahir 14 Agustus 1966 (umur 47)
Bendera Indonesia Bogor, Jawa Barat, Indonesia
Alma mater Akpol 1988
Pekerjaan Polisi
Agama Islam
Dinas militer
Pengabdian bagi  Indonesia
Dinas/cabang Kepolisian Republik Indonesia
Masa dinas 1988–sekarang
Pangkat Brigadir Jenderal Polisi
Unit Reserse
Penghargaan Adhi Makayasa 1988

Brigjen. Pol. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. (lahir di Bogor, Jawa Barat, 14 Agustus 1966; umur 47 tahun) adalah tokoh Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Saat ini ia menjabat sebagai Wakil Kepala Polda (Wakapolda) Jawa Barat yang aktif sejak 19 Februari 2013.[1]

Riwayat[sunting | sunting sumber]

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Rycko yang lahir di Bogor 14 Agustus 1966 itu menyelesaikan pendidikan SDN (1979), SMPN (1982) dan SMAN (1985) di kota kecil Cibinong, Bogor. Kemudian melanjutkan pendidikan di Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dan menjadi lulusan terbaik dengan predikat Adhi Makayasa, lalu kemudian dilantik oleh Presiden Soeharto di Istana Merdeka pada tanggal 23 Juli 1988.

Rycko juga merupakan lulusan Magister (S2) Ilmu Administrasi di Universitas Indonesia pada tahun 2001 dan Doktoral (S3) pada Kajian Ilmu Kepolisian Universitas Indonesia pada tahun 2008 dengan predikat Cum Laude.

Karier[sunting | sunting sumber]

Penugasan pertama ia jalani di Polres Metro Jakarta Pusat sebagai Kepala Unit Kejahatan dengan Kekerasan, selanjutnya ditugaskan sebagai instruktur di Akademi Kepolisian Semarang. Tahun 1993 ia mengikuti pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) dan lulus dengan predikat terbaik, selanjutnya kembali bertugas di Polres Metro Jakarta Pusat, lalu Kasat Reserse Polres Jakarta Selatan, dan kemudian sebagai Wakasat Ekonomi Polda Metro Jaya. Tahun 2002 ia mengikuti pendidikan Sespimpol dan lulus dengan predikat terbaik untuk penulisan Naskah Strategis.

Rycko tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting diantaranya Kapolres Jakarta Utara.[2] Setelah itu, ia dipromosikan jadi ajudan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.[3]. Ia kemudian menjabat Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK, lembaga yang menginduk pada Lemdikpol, dan terakhir sebagai Wakapolda Jabar.

Penangkapan Dr. Azhari[sunting | sunting sumber]

Rycko Amelza Dahniel termasuk perwira polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa saat tergabung dalam tim Badan Reserse Kriminal Polri (Bareskrim Polri) yang melumpuhkan teroris Dr. Azahari dan kelompoknya di kota Batu, Malang, Jawa Timur, pada 9 November 2005.[4]

Jabatan[sunting | sunting sumber]

  • Kanit I Dit II/Eksus Bareskrim Polri
  • Kapolres Metro Jakut Polda Metro Jaya
  • Ajudan Presiden RI (2009-2012)
  • Kepala Lembaga Kerjasama Pendidikan Dit PPITK PTIK (2012-2013)
  • Wakapolda Jabar (2013-sekarang)

Rujukan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Wakapolda Jabar: dua terduga teroris ditangkap ANTARA News, 8 Mei 2013. Diakses 17 Agustus 2013.
  2. ^ Jadi Ajudan SBY, Mutasi Rycko Adalah Promosi Kompas.com, 9 Agustus 2009. Diakses 17 Agustus 2013.
  3. ^ Siapa Kapolri-Wakapolri Baru Di Era Mantan Ajudan RI 1 Dan RI 2
  4. ^ 189 Polisi Naik Pangkat Luar Biasa Balipost.co.id, 8 Desember 2005. Diakses 17 Agustus 2013.