Daftar negara bagian di Malaysia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Negara Bagian dan Wilayah Persekutuan Malaysia

Secara administratif Malaysia terbagi menjadi 13 negara bagian dan 3 Wilayah Persekutuan.

Semenanjung Malaysia atau Malaysia Barat[sunting | sunting sumber]

No Negara Bagian Ibu Kota Sultan Menteri Besar
1 Johor Johor Bahru Ibrahim Ismail Mohamed Khaled Nordin
2 Kedah Alor Setar Abdul Halim Muadzam Shah Mukhriz Mahathir
3 Kelantan Kota Bahru Muhammad V Ahmad Yakob
4 Melaka Kota Melaka Mohd Khalil Yaakob Idris Haron
5 Negeri Sembilan Seremban Muhriz Munawir Mohammad Hassan
6 Pahang Kuantan Ahmad Shah Adnan Yaakob
7 Perak Ipoh Azlan Muhibbuddin Shah Zambry Abdul Kadir
8 Perlis Kangar Syed Sirajuddin Putra Jamalulail Azlan Man
9 Pulau Pinang George Town Abdul Rahman Abbas Lim Guan Eng
10 Selangor Shah Alam Sharafuddin Idris Shah Al-Haj Abdul Khalid Ibrahim
11 Terengganu Kuala Terengganu Mizan Zainal Abidin Ahmad Said
* Wilayah Persekutuan Putrajaya,
Kuala Lumpur
Abdul Halim Muadzam Shah (Sultan Malaysia) Najib Tun Razak (Pemerintah Malaysia)
Raja Nong Chik Raja Zainal Abidin (Menteri Wilayah Persekutuan dan Kesejahteraan Bandar)

Malaysia Timur di Borneo[sunting | sunting sumber]

No Negara Bagian Ibu Kota Yang di-Pertua Negeri Ketua Menteri
12 Sabah Kota Kinabalu Juhar Mahiruddin Musa Aman
13 Sarawak Kuching Abang Muhammad Salahuddin Abdul Taib Mahmud
* Wilayah Persekutuan Labuan Victoria Abdul Halim Muadzam Shah (Sultan Malaysia) Najib Tun Razak (Pemerintah Malaysia)
Raja Nong Chik Raja Zainal Abidin (Menteri Wilayah Persekutuan dan Kesejahteraan Bandar)

Penguasa[sunting | sunting sumber]

Sembilan negara bagian Malaysia memiliki penguasa tituler (dikenal sebagai Sultan, Raja atau Yang di-Pertuan Besar) dan Ketua Menteri eksekutif atau Menteri Besar. Penguasa Johor, Kedah, Kelantan, Pahang, Perak, Selangor dan Terengganu dikenal sebagai Sultan. Penguasa Negeri Sembilan memiliki jabatan Yang Dipertuan Besar. Perlis ialah satu-satunya negara bagian Malaysia di mana penguasanya bergelar Raja. Mantan koloni emas Inggris di Penang, Melaka, Sabah dan Sarawak memiliki gelar Gubernur (dikenal sebagai Yang DiPertua Negeri) dan Ketua Menteri eksekutif.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

  • Singapura adalah negara Malaysia dari pembentukan Malaysia pada 16 September 1963 hingga saat Singapura berpisah dari Malaysia pada 9 Agustus 1965.
  • Brunei telah diundang untuk bergabung dengan federasi namun memutuskan untuk tidak pada menit terakhir karena beberapa alasan, seperti status Sultan di Malaysia, pembagian royalti untuk minyak, dan tekanan dari kelompok oposisi yang berjumlah ke Brunei Revolt.