Kabupaten Siak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Siak
Lambang Kabupaten Siak.png
Lambang Kabupaten Siak
Moto: Siak Kota Istana


Lokasi Riau Kabupaten Siak.svg
Peta lokasi Kabupaten Siak
Koordinat:
Provinsi Riau
Ibu kota Siak Sri Indapura
Pemerintahan
 - Bupati Drs. H. Syamsuar, M.Si.
 - DAU Rp. 272.530.626.000.-(2013)[1]
Luas 8.556,09 km2
Populasi
 - Total 377.200 jiwa (SP2010)
 - Kepadatan 44,09 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0764
Pembagian administratif
 - Kecamatan 14
 - Kelurahan 57
 - Situs web http://www.siakkab.go.id

Kabupaten Siak adalah sebuah kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebelumnya kawasan ini merupakan bagian dari Kesultanan Siak Sri Inderapura. Di awal kemerdekaan Indonesia, Sultan Syarif Kasim II, merupakan Sultan Siak terakhir menyatakan kerajaannya bergabung dengan negara Republik Indonesia. Kemudian wilayah ini menjadi wilayah Kewedanan Siak di bawah Kabupaten Bengkalis yang kemudian berubah status menjadi Kecamatan Siak. Pada tahun 1999 berdasarkan UU No. 53 Tahun 1999, meningkat statusnya menjadi Kabupaten Siak dengan ibukotanya Siak Sri Indrapura.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Secara geografis Kabupaten Siak terletak pada koordinat 10 16’ 30” — 00 20’ 49” Lintang Utara dan 100 54’ 21” 102° 10’ 59” Bujur Timur. Secara fisik geografls memiliki kawasan pesisir pantai yang berhampiran dengan sejumlah negara tetangga dan masuk kedalam daerah segitiga pettumbuhan (growth triangle) Indonesia - Malaysia - Singapura.

Bentang alam Kabupaten Siak sebagian besar terdiri dari dataran rendah di bagian Timur dan sebagian dataran tinggi di sebelah barat. Pada umumnya struktur tanah terdiri dan tanah podsolik merah kuning dan batuan dan alluvial serta tanah organosol dan gley humus dalam bentuk rawa-rawa atau tanah basah. Lahan semacam ini subur untuk pengembangan pertanian, perkebunan dan perikanan. Daerah mi beriklim tropis dengan suhu udara antara 25° -- 32° Celsius, dengan kelembaban dan curah hujan cukup tinggi.

Selain dikenal dengan Sungai Siak yang membelah wilayah Kabupaten Siak, daerah ini juga terdapat banyak tasik atau danau yang tersebar di beberapa wilayah kecamatan. Sungai Siak sendiri terkenal sebagai sungai terdalam di tanah air, sehingga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama sebagai sarana transportasi dan perhubungan. Namun potensi banjir diperkirakan juga terdapat pada daerah sepanjang Sungai Siak, karena morfologinya relatif datar.

Selain Sungai Siak, daerah ini juga dialiri sungai-sungai lain, yaitu: Sungai Mandau, Sungai Gasib, Sungai Apit, Sungai Tengah, Sungai Rawa, Sungai Buantan, Sungai Limau, dan Sungai Bayam. Sedangkan danau-danau yang tersebar di daerah ini adalah: Danau Ketialau, Danau Air Hitam, Danau Besi, Danau Tembatu Sonsang, Danau Pulau Besar, Danau Zamrud, Danau Pulau Bawah, Danau Pulau Atas dan Tasik Rawa.

Berdasarkan perhitungan sikius hidrologi, 15% surplus air dan curah hujan rata-rata bulanan menjadi aliran permukaan, maka memungkinkan terjadinya banjir musiman pada bulan-bulan basah. Dan analisis data curah hujan diketahui bahwa bulan basah berlangsung pada bulan Oktober hingga Desember, sedangkan bulan kering pada bulan Juni hingga Agustus. Distribusi curah hujan semakin meninggi ke arah Pegunungan Bukit Barisan di bagian barat wilayah Provinsi Riau.

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Tahun 2000 2005 2006 2007 2008 2010
Jumlah penduduk Green Arrow Up.svg 238.786 Green Arrow Up.svg 309.845 Green Arrow Up.svg 314.310 Green Arrow Up.svg 318.585 Green Arrow Up.svg 322.417 Green Arrow Up.svg 37.200
Sejarah kependudukan Kabupaten Siak
Sumber:[2]

Pada tahun 2000 penduduk Kabupaten Siak tercatat 238.786 ribu jiwa. Dalam waktu 5 tahun kemudian penduduk Kabupaten Siak menjadi 309.845 jiwa. Dari tahun 2010-2005 penduduk Kabupaten Siak menaik drastis sekitar 71.059 jiwa. Dan Hasil SP2010 penduduk Kabupaten Siak berkembang 377.200 jiwa. Dapat diketahui jika laju pertumbuhan penduduk Kabupaten Siak dari tahun 2000-2010 sekitar 4,29 persen/tahun.

Penyebaran penduduk berdasarkan wilayah Kecamatan pada tahun 2010 adalah sebagai berikut :

Kecamatan Bunga Raya 20.900
Kecamatan Dayun 26.600
Kecamatan Kandis 58.700
Kecamatan Kerinci Kanan 22.900
Kecamatan Koto Gasip 18.600
Kecamatan Siak 21.400
Kecamatan Sabak Auh 9.900
Kecamatan Tualang 104.000
Kecamatan Minas 25.800
Kecamatan Sungai Apit 25.000
Kecamatan Pusako 5.100
Kecamatan Lubuk Dalam 17.000
Kecamatan Sungai Mandau 7.200
Kecamatan Mempura 14.100

Batas wilayah administrasi[sunting | sunting sumber]

Utara Kabupaten Bengkalis
Selatan Kabupaten Pelalawan
Barat Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru
Timur Kabupaten Kepulauan Meranti

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013". 2013-02-04. Diakses 2013-02-15. 
  2. ^ siakkkab.bps.go.id Sensus Penduduk 2010 Kabupaten Siak. Diakses pada 1 Juni 2010.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]