Kabupaten Pelalawan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Kabupaten Pelalawan
Pelalawan logo.png
Lambang Kabupaten Pelalawan
Moto: Tuah negeri seiya sekata


Lokasi Riau Kabupaten Pelalawan.svg
Peta lokasi Kabupaten Pelalawan
Koordinat: 00°46'24" LU - 00°24'34" LS dan 101°30'37" BT - 103°21'36" BT
Provinsi Riau
Dasar hukum UU RI Nomor 53 Tahun 1999
Tanggal 12 Oktober 1999
Ibu kota Pangkalan Kerinci
Pemerintahan
 - Bupati H. M. Harris
 - Wakil Bupati Drs. H. Marwan Ibrahim
 - APBD Rp 1.312.050.996.193,00 (realisasi 2012)[1]
 - DAU Rp. 491.287.503.000.-(2013)[2]
Luas 13.924,94 km2 [3]
Populasi
 - Total 356.945 jiwa (2012)[4]
 - Kepadatan 25,63 jiwa/km2
Demografi
 - Kode area telepon 0761
Pembagian administratif
 - Kecamatan 12
 - Kelurahan 110
 - Situs web http://www.pelalawankab.go.id/

Kabupaten Pelalawan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Riau, Indonesia, dengan ibu kota Pangkalan Kerinci. Kabupaten ini merupakan hasil pemekaran dari Kabupaten Kampar.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Pelalawan dengan luas 13.924,94 km², dibelah oleh aliran Sungai Kampar, serta pada kawasan ini menjadi pertemuan dari Sungai Kampar Kanan dan Sungai Kampar Kiri. Kabupaten Pelalawan memilik beberapa pulau yang relatif besar yaitu: Pulau Mendol, Pulau Serapung dan Pulau Muda serta pulau-pulau yang tergolong kecil seperti: Pulau Tugau, Pulau Labuh, Pulau Baru Pulau Ketam, dan Pulau Untut.

Struktur wilayah merupakan daratan rendah dan bukit-bukit, dataran rendah membentang ke arah timur dengan luas wilayah mencapai 93 % dari total keseluruhan. Secara fisik sebagian wilayah ini merupakan daerah konservasi dengan karakteristik tanah pada bagian tertentu bersifat asam dan merupakan tanah organik, air tanahnya payau, kelembaban dan temperatur udara agak tinggi.

Utara Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti
Selatan Kabupaten Kuantan Singingi dan Pasir Penyu, Indragiri Hulu
Barat Kabupaten Kuantan Singingi, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru
Timur Kabupaten Karimun dan Kabupaten Indragiri Hilir

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Kabupaten Pelalawan merupakan pemekaran Kabupaten Kampar, yang dibentuk berdasarkan Undang-Undang RI Nomor 53 Tahun 1999. Pada awalnya terdiri atas 4 wilayah kecamatan, yakni: Langgam, Pangkalan Kuras, Bunut, dan Kuala Kampar. Kemudian setelah terbit Surat Dirjen PUOD No.138/1775/PUOD tanggal 21 Juni 1999 tentang pembentukan 9 (sembilan) Kecamatan Pembantu di Provinsi Riau, maka Kabupaten Pelalawan dimekarkan menjadi 9 (sembilan) kecamatan, yang terdiri atas 4 kecamatan induk dan 5 kecamatan pembantu, tetapi berdasarkan SK Gubernur Provinsi Riau No. 136/TP/1443, Kabupaten Pelalawan dimekarkan kembali menjadi 10 (sepuluh) kecamatan. Namun, setelah terbitnya Peraturan Daerah Kabupaten Pelalawan Nomor 06 Tahun 2005, maka Kabupaten Pelalawan terdiri atas 12 kecamatan.

Daftar Kecamatan[sunting | sunting sumber]

  1. Kecamatan Bunut, dengan ibu kota Pangkalan Bunut = 13.742 jiwa.
  2. Kecamatan Langgam, dengan ibu kota Langgam = 26.423 jiwa.
  3. Kecamatan Pangkalan Kerinci, dengan ibu kota Pangkalan Kerinci = 90.306 jiwa.
  4. Kecamatan Pangkalan Kuras, dengan ibu kota Sorek Satu = 52.920 jiwa.
  5. Kecamatan Pangkalan Lesung, dengan ibu kota Pangkalan Lesung = 29.035 jiwa.
  6. Kecamatan Ukui, dengan ibukota, dengan ibu kota Ukui Satu = 36.849 jiwa.
  7. Kecamatan Kuala Kampar, dengan ibu kota Teluk Dalam = 17.797 jiwa.
  8. Kecamatan Kerumutan, dengan ibu kota Kerumutan = 20.350 jiwa.
  9. Kecamatan Teluk Meranti, dengan ibu kota Teluk Meranti = 14.834 jiwa.
  10. Kecamatan Pelalawan, dengan ibu kota Pelalawan = 17.798 jiwa.
  11. Kecamatan Bandar Sei Kijang, dengan ibu kota Sei Kijang = 23.006 jiwa.
  12. Kecamatan Bandar Petalangan, dengan ibu kota Rawang Empat = 13.885 jiwa.

Demografi Jumlah Penduduk[sunting | sunting sumber]

Jumlah penduduk Kabupaten Pelalawan hasil sensus yang dilakukan oleh BPS Pelalawan tahun 2012 adalah 356.945 jiwa. Mayoritas penduduk memeluk agama Islam yakni 321.714 jiwa dan lainnya beragama Protestan (6,7%), Katolik (2,48%), Hindu dan Budha.[5]

Tahun 2008 2009 2010 2011 2012
Jumlah penduduk Green Arrow Up.svg 283.286 Green Arrow Up.svg 292.419 Green Arrow Up.svg 311.726 Green Arrow Up.svg 334.899 Green Arrow Up.svg 356.945
Penduduk Kabupaten Pelalawan dari Tahun ke Tahun
Sumber:[4]

Perekonomian[sunting | sunting sumber]

Sektor industri saat ini merupakan sektor utama dalam perekonomian Pelalawan. Besarnya kontribusi sektor industri mencapai 51,41% dari total PDRB tahun 2012. Selain itu, perekonomian Pelalawan juga didukung oleh sektor pertambangan. Ada dua jenis tambang yang ada di Kabupaten Pelalawan, yaitu minyak bumi dan gas bumi. Pada tahun 2012, produksi minyak bumi mencapai 572,69 ribu barrel dan gas bumi mencapai 5.716,76 ribu mscf.[6]

Pada kabupaten ini terletak Kawasan Industri Kampar yang di dalamnya berdiri perusahaan bubur kertas dan produk kertas yaitu PT Riau Andalan Pulp and Paper.

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Wisata Alam[sunting | sunting sumber]

Wisata Budaya[sunting | sunting sumber]

  • Upacara Potang Balimau

Wisata Sejarah[sunting | sunting sumber]

Wisata Minat Khusus[sunting | sunting sumber]

Pemekaran 4 Oktober 2014[sunting | sunting sumber]

Kota Pangkalan Kerinci[sunting | sunting sumber]

Pangkalan Kerinci merupakan ibukota Kabupaten Pelalawan akan dinaikkan menjadi kotamadya. 6 Distrik yang mungkin bergabung ke dalam kota ini meliputi :

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


  1. ^ "Pelalawan dalam Angka 2013". BPS Kabupaten Pelalawan. 2013. hlm. 234. Diakses 30-01-2014. 
  2. ^ "Perpres No. 10 Tahun 2013" (pdf). 04-02-2013. Diakses 15-02-2013. 
  3. ^ Profil Wilayah Kabupaten Pelalawan (Pemerintah Kabupaten Pelalawan)
  4. ^ a b "Pelalawan dalam Angka 2013". BPS Kabupaten Pelalawan. 2013. hlm. 57. Diakses 30-01-2014. 
  5. ^ "Pelalawan dalam Angka 2013". BPS Kabupaten Pelalawan. 2013. hlm. 80 dan 120. Diakses 30-01-2014. 
  6. ^ "Pelalawan dalam Angka 2013". BPS Kabupaten Pelalawan. 2013. hlm. 177-178. Diakses 30-01-2014.