Jepara, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Jepara
—  Kecamatan  —
Kota Jepara
Peta lokasi Kecamatan Jepara
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 61,31 km3
Jumlah penduduk 96.940 jiwa
Kepadatan 1.581 jiwa/km2
Desa/kelurahan 16
Pemandangan kota Jepara di sekitar tahun 1650, dengan latar belakang Gunung Muria
Peta Jepara dan sekitarnya (tahun 1858)

Jepara adalah sebuah kecamatan yang juga berfungsi sebagai ibukota Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Geografis[sunting | sunting sumber]

Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan..., sedangkan di sebalah selatan berbatasan dengan Kecamatan..., pada sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan ..., dan di sebelah timur berbatasn dengan Kecamatan...

Administratif[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Jepara di bagi 4 desa dan 11 Kelurahan, yaitu:

Desa[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Jepara di bagi 4 desa, yaitu:

  1. Bandengan
  2. Kedungcino
  3. Kuwasen
  4. Wonorejo

Kelurahan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Jepara di bagi 12 kelurahan, yaitu:

  1. Bapangan
  2. Bulu
  3. Demaan
  4. Jobokuto
  5. Karangkebagusan
  6. Kauman
  7. Mulyoharjo
  8. Panggang
  9. Pengkol
  10. Potroyudan
  11. Saripan
  12. Ujungbatu

Potensi[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kota Jepara terdapat 1 Polindes, 1 Puskesmas dan 3 Rumah Sakit, yaitu:

Pasar[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Kota Jepara terdapat beberapa Pasar, yaitu:

Makanan[sunting | sunting sumber]

Masakan khas Kecamatan Jepara, adalah:

Soto Ayam Jepara rasanya berbeda dengan Soto Ayam Kudus, Semarang, di karenakan adanya Kucai di dalam Soto Jepara.
Adon-adon coro merupakan minuman tradisional dengan bahan : jahe, gula merah, santan, potongan kelapa muda (dibakar), dan jamu (rempah-rempah). Cara pembuatannya adalah: jahe, gula merah, santan, dan potongan kelapa direbus dengan air secukupnua sampai mendidih. Sedangkan rempah-rempah sebagai jamu penolak masuk angin diracik (dicampur) tersendiri. Cara penyajiannya : satu sendok jamu ditaruh di dalam mangkok, lalu disiram dengan wedang jahe dan diminum selagi masih panas / hangat. Pada sore dan malam hari penjaja minuman Adon-adon coro banyak kita jumpai di pelataran sekitar Shopping Centre Jepara (SCJ) di sebelah utara Alun-alun Jepara. Harganya cukup murah dan dijamin dapat menghangatkan badan.
Tempong adalah lauk yang berasal dari Ikan teri mentah yang dikeringkan, bentuknya seperti bakwan.
Orog-orog adalah masakan seperti sagu. Lebih nikmat dilahap dengan bakso atau lainya,

Perencanaan[sunting | sunting sumber]

Pemkab dan Pemkec Jepara mempunyai beberapa rencana, yaitu:

  • Menanggulangi banjir rob yang sering menerjang daerah Kecamatan Jepara
  • Perkantoran Negeri maupun Swasta, Rumah Ibadah, Sekolah, Rumah Sakit, Puskesmas diwajibkan harus memiliki biopori
  • Menormalisasi Kali Wiso dan menjadikan wisata air seperti di kota Sakai (Jepang), yaitu ada perahu seperti Jakarta Waterway yaitu jenis perahu kerapu, yang mengantar pengunjung menjelajahi sungai wiso hingga dermaga Pelabuhan Kartini. Kemudian penumpang dinaikan ke mobil travel untuk kembali ke Kali Wiso (daerah Shopping Centre Jepara)

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Jepara terdapat beberapa klub sepakbola yang mengikuti Liga PSSI Jepara, yaitu: