Mayong, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Mayong
—  Kecamatan  —
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Pemerintahan
 • Camat -
Luas 65,0 km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan 18

Mayong adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 1549 Sunan Prawata raja keempat Demak mati dibunuh utusan Arya Penangsang, sepupunya yang menjadi bupati Jipang. Ratu Kalinyamat menemukan keris Kyai Betok milik Sunan Kudus menancap pada mayat kakaknya itu. Maka, Pangeran dan Ratu Kalinyamat pun berangkat ke Kudus minta penjelasan.

Sunan Kudus adalah pendukung Arya Penangsang dalam konflik perebutan takhta sepeninggal Sultan Trenggana (1546). Ratu Kalinyamat datang menuntut keadilan atas kematian kakaknya. Sunan Kudus menjelaskan semasa muda Sunan Prawata pernah membunuh Pangeran Sekar Seda Lepen ayah Arya Penangsang, jadi wajar kalau ia sekarang mendapat balasan setimpal.

Ratu Kalinyamat kecewa atas sikap Sunan Kudus. Ia dan suaminya memilih pulang ke Jepara. Di tengah jalan, mereka dikeroyok anak buah Arya Penangsang. Pangeran Kalinyamat tewas. Konon, ia sempat merambat di tanah dengan sisa-sisa tenaga, sehingga oleh penduduk sekitar, daerah tempat meninggalnya Pangeran Kalinyamat disebut desa Prambatan.

Menurut cerita. Selanjutnya dengan membawa jenazah Pangeran Kalinyamat, Ratu Kalinyamat meneruskan perjalanan sampai pada sebuah sungai dan darah yang berasal dari jenazah Pangeran Kalinyamat menjadikan air sungai berwarna ungu, dan kemudian dikenal daerah tersebut dengan nama Kaliwungu. Semakin ke barat, dan dalam kondisi lelah, kemudia melewati Pringtulis. Dan karena selahnya dengan berjalan sempoyongan (moyang-moyong) di tempat yang sekarang dikenal dengan nama Mayong. Sesampainya di Purwogondo, disebut demikian karena di tempat inilah awal keluarnya bau dari jenazah yang dibawa Ratu Kalinyamat, dan kemudia melewati Pecangaan dan sampai di Mantingan.

Event (acara)[sunting | sunting sumber]

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Wisata Alam[sunting | sunting sumber]

Wisata Sejarah[sunting | sunting sumber]

  • Tempat Plasenta (Ari-ari) R.A Kartini, di Pelemkerep

Wisata Religi[sunting | sunting sumber]

Wisata Belanja[sunting | sunting sumber]

Potensi[sunting | sunting sumber]

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Mayong terdapat beberapa klub sepak bola, diantaranya:

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Nomor Penting[sunting | sunting sumber]

Nomor penting dan darurat daerah Kecamatan Mayong:

  • Polsek Mayong = (0291)755724
  • Puskesmas Mayong 1 = (0291) 3319178
  • Puskesmas Mayong 2 = (0291) 3317824
  • RS PKU Muhammadiyah Mayong = (0291) 4256500 & (0291) 4256556

Desa/kelurahan[sunting | sunting sumber]

  1. Bandung
  2. Buaran
  3. Bungu
  4. Datar
  5. Jebol
  6. Kuanyar
  7. Mayong Kidul
  8. Mayong Lor
  9. Ngroto
  10. Pancur
  11. Paren
  12. Pelang
  13. Pelemkerep
  14. Pule
  15. Rajekwesi
  16. Sengonbugel
  17. Singorojo
  18. Tigajuru