Karimunjawa, Jepara

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Karimunjawa
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Jawa Tengah
Kabupaten Jepara
Pemerintahan
 • Camat Muh Tahsin, SH, MH
Luas 71,2 km²
Jumlah penduduk 8990
Kepadatan 120 jiwa/km²
Desa/kelurahan 5
Burung Delimun Zamrud di Karimunjawa

Karimunjawa adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Karimunjawa merupakan kepulauan yang terletak di tengah laut Jawa.

Etimologi[sunting | sunting sumber]

Nama Karimunjawa disinyalir pertama kali (menurut cerita) muncul dari sejarah saat putra Sunan Muria yang sekaligus murid Sunan Kudus yang dikenal 'nakal' yaitu 'Syekh Amir Hasan' dibuang ke kepulauan tersebut. Pulau Karimunjawa bila dilihat dari kejauhan seperti "kerimun-kerimun". Karena itulah pulau tersebut dinamai Karimun asal kata kerimun-kerimun. Delimukan Zamrud (en: Emerald Dove) mudah ditemukan di Legon Jelamun, Pulau Kemujan, Taman Nasional Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah.

Administratif[sunting | sunting sumber]

Desa[sunting | sunting sumber]

Pulau[sunting | sunting sumber]

Kepulauan Karimunjawa terdapat beberapa pulau, yaitu:

  • Pulau Karimunjawa
  • Pulau Kemujan
  • Pulau Parang
  • Pulau Seruni
  • Pulau Menjangan Besar
  • Pulau Menjangan Kecil
  • Pulau Cemoro Besar
  • Pulau Cemoro Kecil
  • Pulau Krakal Besar
  • Pulau Krakal Kecil
  • Pulau Nyamuk
  • Pulau Kumbang
  • Pulau Burung
  • Pulau Menyawakan
  • Pulau Kembar
  • Pulau Bengkoang
  • Pulau Mrican
  • Pulau Galean
  • Pulau Kateng
  • Pulau Sambungan
  • Pulau Genting
  • Pulau Gundul
  • Pulau Cendekian
  • Pulau Cilik
  • Pulau Sintok
  • Pulau Katang

Gosong[sunting | sunting sumber]

Kepulauan Karimunjawa terdapat beberapa gosong dan taka, yaitu:

  • Gosong Cemara
  • Gosong Kumbang
  • Gosong Selikur
  • Gosong Batu Putih
  • Gosong Seloka
  • Gosong Karang Moncong
  • Gosong Karang Besi
  • Gosong Tengah
  • Taka Menyawakan
  • Taka Bimbang

Penduduk[sunting | sunting sumber]

Agama[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar penduduk Karimunjawa beragama Islam dan sebagian masih mempertahankan tradisi Kejawen yang dikenal dengan istilah abangan.

Suku[sunting | sunting sumber]

Karimunjawa mayoritas berasal dari Suku Jawa sisanya berasal dari Suku Bugis dan Suku Madura.

Bahasa[sunting | sunting sumber]

Meskipun Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi, umumnya sebagian besar menggunakan Bahasa Jawa sebagai bahasa sehari-hari. Bahasa Jawa Dialek Jeporonan. Di samping itu terdapat sejumlah suku bugis di Pulau Karimunjawa menggunakan bahasa bugis sebagai bahasa sehari-hari, Sedangkan suku Madura di Pulau Karimunjawa menggunakan bahasa Madura hanya di lingkungan keluarga saja.

Peta Kepulauan Karimunjawa[sunting | sunting sumber]

Peta Karimunjava Map.JPG

Pariwisata[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Karimunjawa memiliki banyak tempat wisata, diantaranya yaitu:

Masjid Karimunjawa
Gapura Candi bentar khas Karimunjawa
Pantai Nirwana
Pantai Barakuda
Legon Lele
Pantai Ujung Gelam
Bukit Love Karimunjawa
Bukit Joko Tuo
Tracking Hutan Mangrove

Wisata alam[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Karimunjawa memiliki beberapa tempat wisata alam, yaitu:

Wisata kuliner[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Karimunjawa memiliki beberapa tempat wisata kuliner, yaitu:

  • Karimunjava Culinary Centre, di Desa Karimunjawa (Dekat Alun-Alun Karimunjawa)

Wisata religi[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Karimunjawa memiliki beberapa tempat wisata religi, yaitu:

Kuliner Khas Karimunjawa[sunting | sunting sumber]

Masakan[sunting | sunting sumber]

Masakan khas Karimunjawa, adalah:

Minuman[sunting | sunting sumber]

Minuman khas Karimunjawa, adalah:

Jajanan[sunting | sunting sumber]

Jajanan khas Karimunjawa, adalah:

Oleh-oleh[sunting | sunting sumber]

Oleh-oleh khas Karimunjawa, adalah:

  • Gereh Iwak Teri

Julukan[sunting | sunting sumber]

Kepulauan Karimunjawa memiliki beberapa julukan, diantaranya:

  • Pulau Liburan

Karimunjawa sangat cocok di jadikan liburan, setelah berbulan-bulan disibukan oleh pekerjaan, sehingga Karimunjawa bisa menyegarkan pikiran. Di Karimunjawa seakan liburan sepanjang waktu, dikarenakan alamnya yang indah nan eksotis.

  • The Paradise of Java

Karimunjawa terdapat alam yang masih hijau, alami dan asri. Keasrianya itu menjadikan wisatawan betah di Karimunjawa karena suasana yang ramah masyarakatnya, udara masih bersih, bagaikan surganya Pulau Jawa karena masih masuk dalam administrasi Pulau Jawa.

  • Caribbean van Java

Keindahan Kepulauan Karimunjawa keindahanya seperti di Karibia. Karimunjawa mempunyai kesamaan lain dengan Karibia yaitu terdiri dari beberapa pulau kecil, oleh karena itu Belanda memberi julukan sebagai Caribbean van Java.

Fasilitas Kesehatan[sunting | sunting sumber]

  • Puskesmas Karimunjawa dengan sarana penunjang = 1 buah Mobil Puskesmas Keliling dan 2 buah Kapal.

Fasilitas Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Homestay/Guesthouse[sunting | sunting sumber]

Daftar lengkap Homestay di Karimunjawa. Dengan menginap di Homestay, anda tidak hanya akan merasa seperti wisatawan, tapi akan menjadi satu dengan kehidupan sosial dan budaya penduduk Karimunjawa. Beberapa Homestay sudah ‘keluar’ dari pengertian awal sehingga menjadi mirip dengan penginapan atau losmen, dimana pemilik homestay sudah tidak lagi tinggal di rumah yang sama. Berikut adalah daftar homestay di Karimunjawa:

  • Jojo Homestay
  • DUTA KARIMUN (HOTEL)
  • Homestay Dafista
  • Homestay Gatot
  • Homestay Hadi
  • Homestay Kamisan
  • Homestay Srikandi (Guest House)
  • Homestay Anik
  • Homestay Prapatan
  • Homestay Pek
  • Homestay Liandry
  • Homestay Hamfah
  • Homestay Arryani
  • Homestay Akbar
  • Homestay Mulyo Indah
  • Homestay ARI

Semua homestay di Karimunjawa memiliki fasilitas yang hampir sama: Listrik 12,5 Jam (Pkl. 17.00 – 06.00 WIB), Fan, Kamar Mandi Luar dan kamar mandi dalam. Penduduk Karimunjawa sangat terbuka dalam menyambut wisatawan yang menginap baik di Homestay maupun bukan.

Perencanaan[sunting | sunting sumber]

Rencana membuat Ladang Bunga di Bukit Love

Perencanaan yang bisa meningkatkan wisatawan berkunjung ke Karimunjawa, adalah:

  • Membangun Karimunjava Zoo seperti Bali Zoo
  • Warga Karimunjawa dan wisatawan berharap Karimunjawa memiliki Ladang bunga, maka harusnya Pemerintah Desa Karimunjawa bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Karimunjawa menanam bunga di Bukit Love (Dusun Jatikerep, Desa Karimunjawa) jadi Lembah Pink seperti di Taman Higashimoto (Jepang) yang ditanami bunga zhibazakura yang membuat Taman Higashimoto menjadi Bukit Pink, atau menanam bunga tulip seperti ladang bunga tulip di Belanda. sehingga Karimunjawa memiliki ladang bunga yang menjadikan Bukit Love (Dusun Jatikerep, Desa Karimunjawa) lebih mencerminkan Cinta (Love).
  • Rumah warga dianjurkan berbentuk Rumah adat khas Joglo Jepara khususnya bagi warga bersuku Jawa lengkap dengan Genteng Wuwugan dan Depan Rumah warga harus ada Pagar Candi bentar.
  • Seharusnya Pemerintah Kecamatan membuat peraturan yang berisi dianjurkan setiap desa memiliki Polindes (Poliklinik Desa), minimal setiap desa memiliki 1 Polindes.
  • Seharusnya Camat Karimunjawa bekerjasama dengan Pemkab Jepara untuk membangun Rumah Sakit Umum Karimunjawa dengan cara membangun RSUD Karimunjawa minimal tipe rumah sakit kelas C, tetapi lengkap dengan Helipad & Dermaga untuk kapal atau perahu ambulans, sehingga mempermudah mobilitas pasien untuk rujuk ke RSUD Kartini.
  • Camat Karimunjawa bekerjasama dengan Pemkab Jepara untuk meminta bantuan Kapal Ambulans kepada Pemerintah pusat, Karena seharusnya Karimunjawa sebagai wilayah kepulauan memiliki Kapal Ambulans yang memiliki jarak tempuh yang cepat, agar dapat merujuk pasien ke RSUD Kartini dengan cepat. Serta memiliki perlengkapan operasi darurat, apabila pasien perlu harus dioperasi seketika itu juga.
  • Merapikan Alun-Alun Karimunjawa dan bersih serta tidak semrawut oleh PKL, dengan cara membangun sentra kuliner di dekat Alun-Alun Karimunjawa. Membangun Alun-Alun Karimunjawa sebersih dan sebagus mungkin seperti Alun-Alun Jepara / Alun-Alun Kudus / Alun-Alun Kota Batu
  • Mengembangkan Museum Rumah Adat menjadi menjadi Taman Mini Karimunjawa Indah dengan konsep seperti Taman Mini Indonesia Indah atau Puri Maerokoco dengan beberapa cara, yaitu:
  1. Museum Rumah Adat Karimunjawa (sudah ada)
  2. Menambah wahana Taman Burung (belum ada)
  3. Menambah wahana Taman Reptil (belum ada)
  4. Menambah wahana Taman Anggrek (belum ada)
  5. Menambah wahana Taman Apotek Hidup (belum ada)
  6. Menambah wahana Taman Kaktus (belum ada)
  7. Menambah wahana Taman Melati (belum ada)
  8. Menambah wahana Akuarium Ikan Air Tawar atau Air Laut (belum ada)
  9. Menambah wahana Taman Bekisar (belum ada)
  10. Menambah wahana Taman Kebun Bunga Warna Warni (belum ada)
  11. Menambah wahana Kolam Pemancingan (belum ada)
  12. Menambah wahana Kolam Perahu Becak Air (belum ada)
  13. Membuat event di dalam Taman Mini Karimunjawa Indah dapat disaksikan pameran-pameran kerajinan tangan, foto objek wisata, pakaian tradisional serta makanan dan minuman khas daerah setempat. Kawasan Taman Mini Karimunjawa Indah dibuka setiap hari jam 08.00-17.00 WIB. Pada hari sabtu, minggu dan hari besar lainya dibuka sampai malam
  • Mengentalkan budaya khas dengan cara warga harus memakai pakaian adat Jawa / baju adat Karimunjawa ketika hari sabtu-minggu. Sehingga Karimunjawa tidak hanya mengandalkan keindahan alam tapi juga keindahan adat istiadat sepertihalnya yang dilakukan di Pulau Bali.
  • Membangun RSUD Karimunjawa, karena selama ini warga Karimunjawa harus naik kapal ke Jepara ketika berobat ke Rumah Sakit.
  • Memberikan kesempatan klub sepakbola / ssb karimunjawa berkiprah dalam Liga PSSI Pengcab Jepara.
  • Mencopot Gawang yang ada di Alun-Alun Karimunjawa, membangun stadion mini dan memindahkan mistar gawang ke stadion mini, supaya Alun-Alun Karimunjawa hanya untuk Upacara, Event, dan sarana publik.
  • Membuat event yang diselenggarakan sekali dalam setahun, misalnya Karimunjava Expo / Karimunjava Fair / Karimunjava Fashion Carnival / Karimunjava Cultural Festival.
  • Membangun Karimunjava Culinary Center yang didalamnya pedagang yang menjual makanan khas Karimunjawa atau makanan khas Jepara dengan tenda-tenda seperti di belakang SCJ (Shopping Center Jepara).
  • Membeli Kapal selam seperti di Bali untuk wisatawan yang ingin melihat terumbu karang Karimunjawa tapi tidak bisa menyelam
  • Membangun kabel listrik bawah laut yang dapat mengaliri listrik dari Jepara ke Karimunjawa selama 24 jam serta kabel fiber optik untuk akses internet di Karimunjawa

Listrik[sunting | sunting sumber]

Kecamatan Karimunjawa memiliki beberapa pembangkit listrik untuk memenuhi listrik di Kecamatan Karimunjawa, yaitu:

Transportasi[sunting | sunting sumber]

Karimunjawa bisa di tempuh melalui dua jalur, yaitu:

Jalur Laut[sunting | sunting sumber]

Karimunjawa dengan jalur laut bisa ditempuh

  • KMC Kartini 1

Kapal Motor cepat Kartini 1 merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan KMC Kartini 1 perjalanan yang di tempuh 3-4 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa.

  • KM Bahari Ekspres

Bahari Ekspres merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan Kapal ini perjalanan yang di tempuh 1,5-2 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa.

  • KMP Muria

Kapal Motor Penumpang Muria merupakan salah satu alat transportasi untuk ke Karimunjawa, dengan menggunakan Kapal ini perjalanan yang di tempuh 5-6 jam dari Pelabuhan Kartini sampai Pelabuhan Karimunjawa.

Jalur Udara[sunting | sunting sumber]

Karimunjawa terdapat sebuah Bandara yaitu yang bernama Bandara Dewandaru. Pesawat Komersil bisa mendarat di Bandara Dewandaru sehingga bisa memudahkan mobilitas.

Olahraga[sunting | sunting sumber]

Bidang olahraga kecamatan Karimunjawa Fc terdapat beberapa klub sepakbola, yaitu: PS Parang (Desa Parang), PS Batulawang ( Desa Batulawang), PS Nyamuk ( Desa Nyamuk), PS Nggenting (Dukuh Nggenting), PS Kemojan (Desa Kemojan), Karimunjawa FC (Desa Desa Karimunjawa). Sayangnya harus mempunyai biaya yang besar untuk mengikuti Liga Pengcab Jepara yaitu Yazztea Jepara League.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Karimunjawa mempunyai potensi wisata yang besar dengan cara mendirikan klub sepakbola resmi untuk megikuti Divisi Dua Liga Indonesia s/d Divisi Utama Liga Indonesia, selain untuk wadah mengembangkan bakat anak muda Karimunjawa dapat juga untuk mempromosikan wisata Karimunjawa seperti Persiram Raja Ampat yang menjadikan pariwisata Kabupaten Raja Ampat semakin terkenal. maka karimunjawa perlu mendirikan Karimunjava FC atau Karimun Java FC.


Telepon Penting Karimunjawa[sunting | sunting sumber]

Nomor darurat dan penting di Kecamatan Karimunjawa, yaitu:

  • Polsek karimunjawa = (0297) 312210
  • Pelabuhan Karimunjawa = (0297) 312121
  • Puskesmas Karimunjawa = (0297) 312137

Lihat Juga[sunting | sunting sumber]