Invasi Jepang ke Korea (1592-1598)

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Invasi Jepang ke Korea
WakouLandingColor.jpg
Pendaratan kapal Jepang di Busan
Tanggal 1592–1598
Lokasi Semenanjung Korea
Hasil Penarikan mundur pasukan Jepang
Pihak yang terlibat
Korea dibawah Dinasti Joseon,
Tiongkok dibawah Dinasti Ming,
Jurchen Jianzhou
Jepang dibawah Toyotomi Hideyoshi
Komandan
Korea

Raja Seonjo
Putra Mahkota Gwanghae
Yi Sun-sin†,
Gwon Yul,
Yu Seong-ryong,
Yi Eok-gi†,
Won Gyun†,
Kim Myeong-won,
Yi Il,
Sin Rip†,
Gwak Jae-u,
Kim Si-min

Tiongkok
Li Rusong(pr.),
Li Rubai,
Ma Gui (pr.),
Qian Shi-zhen,
Ren Ziqiang,
Yang Yuan,
Zhang Shijue,
Chen Lin

Jepang

Toyotomi Hideyoshi,
Katō Kiyomasa,
Konishi Yukinaga,
Kuroda Nagamasa,
Todo Takatora,
Katō Yoshiaki,
Mōri Terumoto,
Ukita Hideie,
Kuki Yoshitaka,
So Yoshitoshi,
Kobayakawa Takakage,
Wakizaka Yasuharu,
Shimazu Yoshihiro,
Kurushima Michifusa

Kekuatan
Korea

84.500 Korean Army,
(pada awalnya)
sekurangnya 22.600 orang tenaga sukarela

Tiongkok
Pertama (1592–1593)
43.000+ Kedua (1597–1598)
100.000

Jepang

Pertama (1592–1593)
Sekitar 160.000-235.000
Kedua (1597–1598)
Sekitar 140.000

Korban
Korea

total militer 300.000[1] Tiongkok
military total 30.000[2][3]

Jepang

total militer total 130.000

rakyat + total militer 1.000.000
Goguryeo tomb mural.jpgSejarah Korea

Prasejarah
 Zaman Jeulmun
 Zaman Mumun
Gojoseon
 Jin
Proto Tiga Kerajaan:
 Buyeo, Okjeo, Dongye
 Samhan: Ma, Byeon, Jin
Tiga Kerajaan:
 Goguryeo
 Baekje
 Silla
 Gaya
Zaman Negara Utara-Selatan:
 Silla Bersatu
 Balhae
 Tiga Kerajaan Akhir:
 Taebong, Hubaekje
Goryeo
Joseon
Kekaisaran Han
Penjajahan Jepang
 Pemerintahan Sementara
Pembagian Korea
Korea Utara, Korea Selatan
 Perang Korea

Portal Korea

Dua invasi besar-besaran militer kekaisaran Jepang ke semenanjung Korea, disusul peperangan-peperangan besar lain di semenanjung Korea berlangsung dari tahun 1590 sampai tahun 1604. Toyotomi Hideyoshi merupakan jenderal angkatan laut kekaisaran Jepang yang memimpin invasi pertama (1592-1593) baru saja menyatukan Jepang dengan tujuan menaklukkan Korea,Dinasti Ming dan melakukan infiltrasi strategis ke Tibet. Invasi kedua Jepang (1594-1604) bertujuan hanya sebagai pembalasan terhadap kegagalan invasi pertama terhadap dinasti Joseon. Invasi kedua yang juga dikenal sebagai invasi Hideyoshi ke Korea, Perang Tujuh Tahun (masa berlangsungya) serta Perang Imjin (한글 / Hangul: 임진왜란 Invasi di Tahun Imjin). Pihak Korea dibantu dengan Ming mampu menaklukkan serangan-serangan Jepang melalui laut, sementara ibukota dan kota-kota besar dihancurkan tentara Jepang. Istana Gyeongbok juga menjadi sasaran serangan Jepang.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama users
  2. ^ Turnbull, Stephen. 2002, pp. 221.
  3. ^ Turnbull, Stephen. 2002, pp. 230.