Gary Iskak

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Gary Iskak
Gary Iskak.jpg
Lahir 10 Juli 1973 (umur 41)
Bendera Indonesia Indonesia
Pekerjaan aktor
Tahun aktif 2000 - sekarang
Pasangan Sabrina R. Bonita
Ima Risma
Richa Novisha
Anak Pernikahan dengan Sabrina R. Bonita:
Muhammad Azriel Gamitza Iskak
Pernikahan siri dengan Ima Risma:
Rabiya Putrisyah
Pernikahan siri dengan Richa Novisha:
Muhammad Adilla Rafisya Iskak
Orang tua Irwan Iskak dan Winny Sukmawardani

Gary Iskak (lahir 10 Juli 1973; umur 41 tahun) adalah pemeran Indonesia.

Biografi[sunting | sunting sumber]

Karier[sunting | sunting sumber]

Gary telah sering bermain dalam film mengambil peran kecil sebelum akhirnya dikenal lewat perannya sebagai pengacara, sekaligus kekasih Krisdayanti dalam film Jatuh Cinta Lagi (2006). Film yang pernah turut didukung Gary antara lain, Tragedi (2000), Bintang Jatuh (2000), Rumah Ketujuh (2003), 30 Hari Mencari Cinta (2004), dan Ungu Violet (2005). Gary juga pernah bermain sinetron bersama Tamara Bleszynski dalam Opera SMU pada tahun 2001.

Film yang melejitkan nama sepupu aktor Reynaldi Iskak ini adalah D'Bijis (2007). Dalam film besutan sutradara Rako Prijanto tersebut, Gary yang berperan sebagai banci, bermain bersama sahabatnya, Tora Sudiro dan Indra Birowo. Berkat film tersebut, Gary dinominasikan sebagai Most Favorite Actor di ajang MTV Indonesia Movie Award 2007.

Pada tahun yang sama, sutradara Rako, yang juga teman akrab Gary, menggaetnya untuk kembali bermain dalam film Merah Itu Cinta. Menurut Rako, hanya Gary-lah yang bisa memerankan karakter Aria dalam film tersebut [1]. Masih pada tahun 2007, Gary juga bermain dalam film bergenre horor pertamanya, Pocong 3.

Pada tahun 2009, Gary memegang peran sebagai Sultan Imran di sinetron Tangisan Issabela bersampingan dengan Kirana Larasati dan Irwansyah. Di sini Gary terpaksa berbahasa menggunakan Bahasa Malaysia kerana wataknya sebagai Sultan Malaysia.

Kehidupan pribadi[sunting | sunting sumber]

Gary adalah putera pertama (anak ke 3) dari pasangan Irwan Iskak (adik dari bintang film Boy Iskak, Indriati Iskak dan Alice Iskak) dan Winny Sukmawardani. Jadi Gary jugalah sepupu dari Reynaldi Iskak (putera pertama Boy Iskak, kakak dari Indriati Iskak). Kesuksesan Gary pada tahun 2007 diakhiri dengan kisah sedih. Gary ditangkap oleh polisi pada hari Jumat, 21 September 2007 di bawah flyover lebak bulus karena kedapatan membawa 0,3 gram sabu-sabu[2]. Bahkan pernikahannya dengan Sabrina R. Bonita, yang akrab dipanggil Gina, tanggal 26 April 1999 terancam berakhir setelah Gary terlihat bermesraan dengan Kartika, teman dekat Gina sendiri, saat menghadiri gala premiere sebuah film layar lebar di bulan Agustus 2007[3].Pernikahan Gary dan Gina telah dikaruniai seorang anak putra, Muhammad Azriel Gamitza Iskak yang lahir 31 Agustus 1999.

Permasalahan rumah tangga[sunting | sunting sumber]

Pada Agustus 2009, Gary melepas statusnya sebagai duda. Tanpa banyak publikasi media, ia menikahi Richa di Bogor pada sebuah pernikahan yang hanya dihadiri keluarga dan teman dekatnya saja.

Belum sampai setahun, pernikahan Gary kembali diberitakan goyah. Gary bahkan kabarnya akan segera bercerai dari Richa, padahal saat ini istrinya tengah mengandung anaknya.

Keretakan rumah tangga Gary dan Richa menyeret nama Poppy Gisela. Di sebuah situs jejaring sosial sempat beredar foto di mana Poppy mendaratkan ciumannya di pipi Gary. Disinyalir, foto ini diambil ketika ultah Poppy pada 26 Desember 2009.

Sementara masalah perceraiannya dengan Richa Novisha tertunda karena Richa memilih berkonsentrasi dengan kehamilannya, April 2010, Gary kembali santer menghiasi media karena Ima Risma, wanita yang melahirkan anaknya, meminta pengakuan Gary akan status putrinya, Rabiya Putrisyah yang berusia dua tahun. Setelah menempuh proses hukum, Gary pun setuju mencantumkan namanya dalam akta Biya.

Pasangan Richa dengan Gary melahirkan seorang anak putra, Muhammad Adilla Rafisya Iskak pada tanggal 20 April 2010.[4]

Sinetron[sunting | sunting sumber]

Filmografi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]