Danau Galilea

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Danau Galilea
Danau Galilea - Danau Galilea
Danau Galilea
Danau Galilea -
Koordinat 32°50′LU 35°35′BT / 32,833°LU 35,583°BT / 32.833; 35.583
Jenis danau Monomiktik
Aliran masuk utama Sungai Yordan Atas dan daerah limpasan [1]
Aliran keluar utama Sungai Yordan Bawah, evaporasi
Daerah pengumpulan air 2.730 km2 (1,050 mil²) [2]
Terletak di negara Israel, Suriah, Lebanon
Panjang maks. 21 km (13 mil)
Lebar maks. 13 km (8.1 mil)
Luas permukaan 166 km2 (64 mil²)
Kedalaman rata-rata 256 m (840 kaki)
Kedalaman maks. 43 m (140 kaki)
Volume air 4 km3 (0.96 cu mi)
Waktu kediaman (air danau) 5 years
Panjang tepi danau1 53 km (33 mil)
Ketinggian permukaan -209 m (690 kaki)
Pulau 2
Referensi [1][2]
1 Panjang tepi danau tidak begitu jelas definisinya.

Danau Galilea disebut juga Danau Genesaret, Danau Kineret, Danau Kinerot, Laut Tiberias atau Danau Tiberias (bahasa Ibrani: ים כנרת; bahasa Arab: بحيرة طبرية; bahasa Inggris: Sea of Galilee atau Lake Kinneret atau Lake Gennesaret), terletak dekat Dataran Tinggi Golan, adalah danau air tawar terbesar di Israel. Danau ini memiliki luas sebesar 166 km2 (64 mil²), dan kedalaman mencapai 43 m (141 kaki).[3] Terletak 211.315 m (693,290 kaki) di bawah permukaan laut,[4] danau ini merupakan danau air tawar terendah di dunia dan danau terendah kedua setelah Laut Mati, yang merupakan danau air asin.[5] Danau ini diairi sebagian dari mata air di bawah tanah, meskipun sumber utamanya adalah sungai Yordan yang mengalir melaluinya dari utara ke selatan.

Danau ini terletak di jalur kuno Via Maris, yang menghubungkan Mesir dengan kerajaan-kerajaan di sebelah utara. Kerajaan Yunani, Hasmonean, dan Romawi mendirikan kota-kota dan pemukiman di sekitar danau ini, termasuk Gadara, Hippos dan Tiberias. Sejarawan abad pertama Flavius Yosefus sangat terkesan dengan wilayah ini sehingga ia menulis, "Orang dapat mengatakan tempat ini 'Ambisi Alam'." Yosefus juga melaporkan industri perikanan yang maju pada waktunya, dengan 230 kapal bekerja teratur di danau ini. Arkeolog menemukan salah satu perahu dari abad pertama Masehi, dijuluki "Perahu Yesus", pada tahun 1986.

Air hangat Danau Galilea memiliki banyak flora dan fauna yang hidup. Pada danau ini terdapat flora Fitoplankton, fauna terdapat Zooplankton, Benthos, dan ikan-ikan, contohnya Tilapia[6]. Belum lama ini dilaporkan bahwa Platanistoidea telah kembali ke danau ini setelah menghilang hampir selama empat dasawarsa[7].

Danau Galilea dalam Agama[sunting | sunting sumber]

Agama Kristen[sunting | sunting sumber]

Sebagian besar pekerjaan Yesus Kristus terjadi di pantai Danau Galilea. Pada abad pertama itu, ada perkembangan pemukiman yang terus menerus di sekitar danau dan banyak perdagangan serta perjalanan hilir mudik dengan perahu. Injil Markus (terutama Markus 1:14-20), Injil Matius (terutama Matius 4:18-22), dan Injil Lukas (terutama Lukas 5:1-11) mencatat bahwa Yesus memanggil empat dari 12 murid utama-Nya di antara para penangkap ikan yang tinggal di tepi pantai danau ini: Simon Petrus dan saudaranya Andreas, dan dua bersaudara putra Zebedeus, Yohanes dan Yakobus. Salah satu pengajaran Yesus yang terkenal, yaitu Khotbah di Bukit, diyakini diucapkan di atas bukit yang terletak di tepi danau. Banyak mujizat-Nya juga terjadi di danau Galilea, antara lain Yesus berjalan di atas air, menenangkan angin ribut, penangkapan ikan dalam jumlah besar, dan pemberian makan 5000 orang dari 5 roti dan 2 ikan (ada kepercayaan terjadi di tempat yang sekarang bernama Tabgha).

Agama Yahudi[sunting | sunting sumber]

Pada tahun 135 setelah pemberontakan Bar Kokhba melawan orang Romawi digagalkan, orang-orang Yahudi diusir dan dilarang masuk kota Yerusalem. Pusat budaya dan pelajaran agama Yahudi berpindah ke daerah Kineret, terutama di kota Tiberias. Di sinilah diyakini "Talmud Yerusalem" disunting.

Agama Islam[sunting | sunting sumber]

Danau Galilea adalah danau yang akan menjadi tanda akhir zaman, karena danau inilah yang dimaksudkan dalam Hadis[8] akan habis airnya diminum oleh Ya’juj dan Ma’juj jadi ketika airnya mulai berkurang dan semakin berkurang sampai kering, maka itulah pertanda akhir zaman telah tiba dan Dajal.[9]

Turisme[sunting | sunting sumber]

Hotel-hotel di tepi danau di Tiberias
Ikan Tilapia zilli (redbelly tilapia, "St. Peter's fish" (="ikan Santo Petrus"), disajikan di sebuah rumah makan di Tiberias.

Aktivitas ekonomi utama di daerah ini adalah turisme. Banyak tempat bersejarah dan ziarah di sekitar danau ini terutama di kota utamanya Tiberias, dikunjungi oleh jutaan pengunjung lokal maupun asing setiap tahunnya. Pada bulan April 2011, pemerintah Israel meresmikan jalur hiking sepanjang 40-mil (64 km) di Galilea untuk peziarah Kristen, yang disebut "Jesus Trail" (= "Jejak Yesus"), yang meliputi jalur pejalan kaki, sepeda dan mobil. Jalur ini menghubungkan tempat-tempat yang penting dalam sejarah hidup Yesus dan murid-murid-Nya, yang berakhir di kota Kapernaum di pantai danau Galilea, di mana Yesus pernah mengajar.[10]

Lomba renang melintasi air terbuka yang paling terkenal di Israel, "the Kinneret Crossing", diadakan tiap tahun pada bulan September. Para turis juga dapat membangun rakit di Lavnun Beach, yang disebut "Rafsodia". Di sini banyak orang dari segala usia bersama-sama membuat rakit dengan tangan dan kemudian menggunakannya berlayar melintasi danau Kineret.

Panoramic view of the Sea of Galilee

Koordinat: 32°50′LU 35°35′BT / 32,833°LU 35,583°BT / 32.833; 35.583

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Aaron T. Wolf, Hydropolitics along the Jordan River, United Nations University Press, 1995
  2. ^ a b http://www.exact-me.org/overview/images/p31_map.gif
  3. ^ Data Summary: Lake Kinneret (Sea of Galilee)
  4. ^ NTDTV 11Feb2011 http://www.youtube.com/watch?v=-dJAAJ8w3Zw
  5. ^ Pada tahun 1996 ditemukan danau subglasial Lake Vostok yang menggugat kedua rekor tersebut; diperkirakan 200 m (660 kaki) sampai 600 m (2,000 kaki) di bawah permukaan laut.
  6. ^ World Lakes Database entry for Sea of Galilee
  7. ^ Marine Biology (2007), ISSN 0025-3162, V152 N2 p547-554
  8. ^ Akhmad, Chairul (21 February 2012). "Tiberia, Danau dan Kota Tiga Agama (1)". Republika. Diakses 14 June 2012. 
  9. ^ "Keluarnya Ad-Dajjal Dan Mengeringnya Danau Tiberias". Zilzaal. 14 May 2012. Diakses 14 June 2012. 
  10. ^ Daniel Estrin, Canadian Press (April 15, 2011). "Israel unveils hiking trail in Galilee for Christian pilgrims". Yahoo! News. Diakses 2011-05-16. [pranala nonaktif]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]