Yustinus Harjosusanto

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Yustinus Hardjosusanto)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Mgr. Yustinus Harjosusanto M.S.F.
Uskup Agung Samarinda
Mgr Yustinus Hardjosusanto.jpg
GerejaGereja Katolik Roma
Keuskupan AgungSamarinda
ProvinsiSamarinda
MetropoliaSamarinda
Ditunjuk16 Februari 2015
(4 tahun, 270 hari)
PendahuluFlorentinus Sului Hajang Hau, M.S.F.
Jabatan lain
  • Wakil Ketua I KWI (2018—2021)
Tahbisan
Ditahbiskan6 Januari 1982[1]
(37 tahun, 311 hari)
Konsekrasi14 April 2002
(17 tahun, 213 hari)
oleh Kardinal Julius Darmaatmadja, S.J.
Data Diri
Nama lahirYustinus Tarmana Hardjosusanto
Lahir5 September 1953 (umur 66)
Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
Kewarganegaraan Indonesia
DenominasiKatolik Roma
KediamanJalan DI Panjaitan Sungai Pinang Dalam, Sungai Pinang, Samarinda 75117[2]
Posisi sebelumnya
Moto"Fiat Voluntas Tua" (Matius 6:10)
(Terjadilah Kehendak-Mu)
Lambang{{{coat_of_arms_alt}}}

Mgr. Yustinus Harjosusanto, M.S.F. (lahir di Srumbung, Magelang, Jawa Tengah, Indonesia, 5 September 1953; umur 66 tahun) adalah Uskup Agung Samarinda. Ia ditahbiskan menjadi Imam pada tanggal 6 Januari 1982 dan terpilih menjadi Uskup Tanjung Selor pada tanggal 9 Januari 2002. Ia merupakan uskup pertama di Keuskupan Tanjung Selor sejak terbentuknya keuskupan ini yang merupakan pengembangan dari Keuskupan Agung Samarinda.[3]

Pada tanggal 16 Februari 2015, Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup Agung Samarinda, menggantikan Mgr. Florentinus Sului Hajang Hau, M.S.F.[4]

Lambang Mgr. Harjosusanto sebagai Uskup Tanjung Selor.

Riwayat[sunting | sunting sumber]

Terlahir sebagai orang Jawa, Harjosusanto memulai karya pelayanan pastoralnya di Paroki Santo Petrus Purwosari, Surakarta.[butuh rujukan] Setelah itu ia ditunjuk sebagai sekretaris Keuskupan Agung Semarang.[butuh rujukan] Ketika umat Katolik di Kalimantan Utara semakin banyak dan meningkat, ia kemudian ditunjuk sebagai uskup Tanjung Selor yang pertama.

Pada 9 Januari 2002, Harjosusanto ditunjuk sebagai Uskup Tanjung Selor. Ia ditahbiskan menjadi Uskup pada 14 April 2002 oleh Julius Kardinal Darmaatmadja, S.J., Uskup Agung Jakarta, bersama dengan Mgr. Hieronymus Herculanus Bumbun, Uskup Agung Pontianak dan Mgr. Florentinus Sului Hajang Hau, M.S.F., Uskup Agung Samarinda.

Ia kemudian ditunjuk menjadi Uskup Agung Samarinda pada tanggal 10 Februari 2015. Ia diinstalasi pada 16 Mei 2015.[5]

Mgr. Harjosusanto menjadi Penahbis Utama, dengan didampingi oleh Mgr. Aloysius Sutrisnaatmaka, M.S.F., Uskup Palangkaraya, dan Mgr. Petrus Boddeng Timang, Uskup Banjarmasin dalam penahbisan Mgr. Paulinus Yan Olla, M.S.F. sebagai Uskup Tanjung Selor pada 5 Mei 2018.

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]

Jabatan Gereja Katolik
Pertama Uskup Tanjung Selor
9 Januari 2002—16 Februari 2015
Diteruskan oleh:
Paulinus Yan Olla, M.S.F.
Didahului oleh:
Florentinus Sului Hajang Hau, M.S.F.
Uskup Agung Samarinda
16 Februari 2015—kini
Petahana