Wikipedia:Artikel pilihan/Usulan/Zenobia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
CATATAN PENUTUP

5+1 pengguna sudah memberikan komentar komprehensif. Selain itu pengusulan ini sudah berlangsung selama tiga bulan. Albertus Aditya (bicara) 20 Juni 2019 06.36 (UTC)

Diskusi di bawah adalah arsip dari pengusulan artikel pilihan. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.

Artikel ini disetujui.


Zenobia[sunting sumber]

Pengusul: Mimihitam (b • k • l) · Status:    Selesai

Artikel tentang seorang wanita yang memimpin Tadmur setelah suaminya meninggal dan kemudian berani memberontak melawan Romawi. Walaupun akhirnya kalah, ia sempat menaklukkan Mesir dan sebagian wilayah Anatolia, dan kini sosoknya disandingkan dengan Boudica atau Kleopatra. Artikel ini sendiri merupakan terjemahan dari Wikipedia Bahasa Inggris, tetapi di wiki tersebut, artikel ini sudah mendapatkan status AP, dan setelah saya baca artikelnya dengan kritis, artikelnya memang ditulis dengan sangat baik dan menggunakan sumber-sumber akademis. Saya sudah usahakan agar terjemahannya luwes dan dipahami, tetapi dari segi konten, saya rasa sudah sangat komprehensif dan mewakili semua sudut pandang.  Mimihitam  20 Maret 2019 12.39 (UTC)

Komentar dari Glorious Engine[sunting sumber]

  • "Di Tadmur, nama seperti Zabeida, Zabdila, Zabbai, atau Zabda seringkali diubah menjadi "Zenobios" (maskulin) dan "Zenobia" (feminin) saat ditulis dalam bahasa Yunani"
  • "terdapat kemungkinan bahwa catatan ini mengacu kepada kisah semi-legendaris mengenai ratu (atau ratu-ratu) Arab nomaden." Kata legendaris itu setau saya kata sifat, mending sebaiknya cukup pake kata "semi-legenda". Pemakaian "ratu (atau ratu-ratu)" juga jangan ribet ngikutin istilahnya dari b. Inggris, cukup pake "ratu" saja atau mungkin diperpanjang jadi "seorang ratu atau sejumlah ratu"
  • "Namun, kebenaran kisah ini meragukan, karena Heraclianus turut terlibat dalam peristiwa pembunuhan Gallienus pada tahun 268.[79] Odaenathus dibunuh tidak lama sebelum sang kaisar juga mengalami nasib yang sama, dan Heraklianus tidak mungkin sempat dikirim ke Timur, bertarung melawan pasukan Tadmur, dan kemudian kembali ke Barat agar bisa ikut serta dalam peristiwa pembunuhan sang kaisar."
    • Selesai Selesai jadi Heraklianus  Mimihitam  29 Maret 2019 04.44 (UTC)
  • "Vaballathus memperoleh gelar kemenangan Persicus Maximus ("Pemenang Jaya di Persia") kemungkinan sekitar tahun 269," Kenapa juga "the great victor in Persia" diterjemahkan jadi "Pemenang Jaya di Persia" ? "Pemenang" sudah satu arti dengan "jaya" lho. Nggak pake kata "Pemenang agung" atau "Pemenang besar" gitu ?
  • "dibangun kembali, dengan patung perak dan pintu besi (?)" versi Inggris-nya "a silver statue and iron doors" lho, harusnya "sebuah patung perak dan pintu-pintu besi" karena kalo nggak pake kata sandang, patung perak-nya bisa dianggap majemuk & pintu besi bisa dianggap tunggal
  • "Ioannes Krisostomus" kok pake padanan Yunani-nya, bukan "Yohanes Krisostomus" sementara "Paulus dari Samosta" nggak disebut "Paulos" "Athanasius dari Aleksandria" nggak disebut "Athanasios" ? Mau pake padanan Yunani (Ioannes, Paulos, Athanasios) atau padanan Indonesia (Yohanes, Paulus, Athanasius) sih sebenernya ?
    • Sudah aku konsistenkan ajdi nama Yunani semua.  Mimihitam  29 Maret 2019 04.44 (UTC)
  • "karena sinar matahari berinteraksi dengan embun di retakan-retakannya" Saya cek di en:Colossi_of_Memnon#Sounds ada kalimat "the sound was probably caused by rising temperatures and the evaporation of dew inside the porous rock". Diganti aja jadi "karena penguapan air/embun di retakan-retakannya" atau "karena air/embun yang menguap di retakan-retakannya"
    • Aku ganti jadi "bereaksi" sesuai dengan sumber: [2]  Mimihitam  29 Maret 2019 04.44 (UTC)
  • "dan Vaballathus tetap berada di balik tirai dan tidak pernah menjalankan kekuasaan yang sesungguhnya." Versi Inggris-nya "Vaballathus was kept in his mother's shadow" lho, nggak diterjemahin jadi "tetap di dalam/bawah bayang ibunya" atau gimana, kalo pake padanan "di balik tirai/layar" malah kesannya justru Vaballathus mendalangi Zenobia lho, bukan Zenobia yang menaungi Vaballathus. --Glorious Engine (bicara) 29 Maret 2019 10.53 (UTC)
    • @Glorious Engine Terima kasih banyak atas kejeliannya. Memang ungkapan yang lebih pas di sini adalah "di bawah bayang-bayang". Sudah saya ganti.  Mimihitam  29 Maret 2019 12.26 (UTC)

Komentar dari Rex Aurorum[sunting sumber]

Paragraf pembuka[sunting sumber]
  • "Septimia Zenobia (dialek Tadmur:  (Btzby), dibaca Bat-Zabbai; kr. 240 – sk. 274 M)..." --> disamakan, dan diberi keterangan, karena singkatan itu tidak cukup umum
    • Wah itu gara2 templatnya, sudah aku ganti jadi manual.  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
  • "...di wilayah Siria pada abad ke-3." --> pranalakan ke Syam
    • Sudah dipranalakan dari sebelumnya kok  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
      • Oalah ternyata sudah, gara-gara ekstensi saya kira dialihkan ke halaman disambiguasi . ―Rex AurōrumDisputātiō 31 Maret 2019 15.00 (UTC)
  • "Terdapat banyak legenda mengenai asal usulnya..." --> kurang tanda sambung
  • "...Zenobia menjadi wali untuk anaknya, Vaballathus..." --> pranalakan ke wali penguasa, pertimbangkan ubah menjadi wali penguasa karena wali memiliki cakupan luas dan kurang tepat pada konteks ini
  • "...dan memegang kekuasaan secara de facto." --> throughout his reign tidak diterjemahkan
    • Aku memang nggak menerjemahkan harfiah karena kalimatnya jadi aneh kalau aku terjemahkan persis seperti struktur Inggrisnya.  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
  • "...Zenobia melancarkan sebuah serangan..." --> ganti, teks bahasa Inggrisnyaː invasion. Kata serangan tidak mengandung makna invasi secara tepat (alasan yang sama selanjutnya dirujuk dengan idem).
    • Aku memang sengaja tidak mau menerjemahkan secara harfiah. Metodeku adalah menceritakan ulang dengan isi yang tetap akurat dan sesuai dengan sumber, karena kadang kalau pakai istilah teknis gitu, pembaca ada yang nggak ngerti istilah macam "aneksasi" itu apa. Dalam hal ini, "serangan" bukan istilah yang salah karena ia memang mengirim pasukannya untuk melancarkan serangan yang bertujuan untuk menguasai wilayah baru.  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
  • "mengambil alih wilayah Mesir." --> ganti, teks bahasa Inggrisnyaː annexation. Idem
    • Sama dengan di atas. "Mengambil alih" bukan istilah yang salah di sini, karena ia sebagai "bawahan Romawi" memang berjaya mengambil alih wilayah tersebut dari "bawahan Romawi yang lain"  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
  • "...Kaisar Romawi Aurelianus mengobarkan perang melawannya pada tahun 272..." --> terjemahan ini sudah tepat? teks bahasa Inggrisnyaː campaign
  • "...berhasil memenangkan perang..." --> ganti memenangi
  • "Sang ratu dikepung di ibu kotanya..." --> ganti terkepung
  • "...menghabiskan sisa waktunya di sana" --> ganti sisa umur
  • "...ia mendukung perkembangan intelektualitas di istananya" --> ganti, teks bahasa Inggrisnyaː fostered. Idem
    • Aku memang tidak menerjemahkan secara harfiah kok sampai struktur kata kerja + sifatnya harus sama persis, sama dgn penjelasan di atas.  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
  • "Ia menerima para cendekiawan dan filsuf..." --> teks bahasa Inggris merujuk keterbukaan istananya bukan dia menerima mereka
    • Aku memang tidak menerjemahkan secara harfiah, dan kalimat ini tetap merangkum fakta sejarah yang ada: ia menerima cendekiawan dan filsuf di istananya, contohnya adalah seorang filsuf istana yang bernama Longinus. Lihat bagian isinya kalau mau dibandingkan apaka sudah sesuai atau belum.  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
  • "...terdapat berbagai kisah..." --> ganti banyak
  • " dan ia kini dianggap sebagai pahlawan nasional di Suriah" --> dia benar-benar pahlawan nasional atau cuma dianggap sih? kalau cuma dianggap teks bahasa Inggrisnya multitafsir
    • Yang namanya status "pahlawan nasional" ya itu pasti dianggap. Soedirman dianggap pahlawan nasional di Indonesia, tetapi tidak dianggap sebagai pahlawan di Singapura.  Mimihitam  31 Maret 2019 14.10 (UTC)
      • Kan ada juga pahlawan nasional itu berupa gelar. ―Rex AurōrumDisputātiō 31 Maret 2019 15.00 (UTC)
        • Rex Aurorum hmm.. setelah aku telusuri sumbernya, sepertinya memang dia tidak diberikan gelar resmi pahlawan seperti Soedirman di Indonesia. Biar nggak rancu, aku ganti jadi "simbol patriotisme".  Mimihitam  31 Maret 2019 15.46 (UTC)
          • Tambah kalimat penjelas saja kalau simbol patriotisme seperti pahlawan nasional. Soal saya yakin kalau tidak semua pembaca bisa menginterpretasikan sesuai pemikiran penulis. ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 07.45 (UTC)
Asal usul, keluarga, dan kehidupan awal[sunting sumber]
  • "Masyarakat Tadmur merupakan percampuran suku-suku yang menuturkan bahasa dari rumpun bahasa Semitik" --> sepertinya kalau itu dihapus masih bisa berterima
  • "... orang Aram dan Arab...." --> pranalakan ke bangsa Arab
  • "... dan identitas etnis Zenobia tidak diketahui secara pasti" --> diubah agar lebih berkesinambungan dengan kalimat sebelumnya
    • Sudah aku ganti jadi "Identitas etnis Zenobia sendiri tidak diketahui secara pasti; sebagai warga Tadmur, ...."  Mimihitam  31 Maret 2019 15.40 (UTC)
  • "Keterangan mengenai nenek moyang Zenobia..." --> pada paragraf pembuka diterjemahkan sebagai asal-usul
  • " dan jati diri ayahnya" --> pada paragraf yang sama diterjemahkan sebagai identitas
    • Sepertinya sama saja. Kadang pakai sinonimnya malah bagus supaya tidak monoton pakai satu kata terus.  Mimihitam  31 Maret 2019 15.40 (UTC)
      • Saya tidak setuju. Menurut saya penggunaan sinonim itu tidak masalah secara umum karena bagus untuk menambah kosakata. Tapi dalam kasus ini saya tidak setuju karena jati diri bisa diinterpretasikan tidak sesuai kehendak penulis. ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 07.45 (UTC)
        Selesai Selesai  Mimihitam  3 April 2019 07.56 (UTC)
  • "... sumber-sumber tersebut saling bertentangan" --> sudah tepat?
    • Aku ganti jadi "tidak jelas" biar sesuai konteks, atau ada saran lain biar lebih tepat? Soalnya agak susah untuk cari kata yang benar2 pas dengan "confused" di sini, dan sumbernya sendiri memakai kata "confusion" (konteks "there is confusion").  Mimihitam  31 Maret 2019 15.40 (UTC)
      • Kalau saya ada saran sudah saya tulis di atas, Mas. Saya juga bingung. Kalau terjemahan bebasnya kan membingungkan tapi kalau diterapkan pada kalimat formal jadi aneh. ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 07.45 (UTC)
        • Kalau aku tilik sih sepertinya "tidak jelas" sudah pas karena sumbernya ada yang menyebutkan Nafsha sebagai saudari, tetapi ada juga yang menyebutkan Nafsha sebagai Zenobia sendiri.  Mimihitam  3 April 2019 07.56 (UTC)
          • Yang saya pahami dari kalimatnya (bukan dari sumber), "confusion" di sini menunjukkan sumber berbeda menyajikan data berbeda dengan sumber lainnya sehingga membuat bingung mana informasinya yang benar. Sedangkan tidak jelas itu menunjukkan sesuatu diterangkan dengan tidak jelas. Karena sepertinya bahasa Indonesia tidak memiliki perbendaharaan untuk makna itu penggunaan kata "tidak jelas" cukup berterima. ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 08.34 (UTC)
  • "Zenobia kemungkinan memang tidak memiliki saudara perempuan" --> teks bahasa Inggris merujuk pada keraguan/diragukan bukan kemungkinan
    • Rex Aurorum Itu kalimatnya memang aku parafrase biar lebih enak dibaca. Soalnya kalau aku terjemahkan persis "Meragukan bahwa Zenobia pernah punya saudara perempuan", kesannya aneh. Atau Anda punya saran lain?  Mimihitam  31 Maret 2019 15.40 (UTC)
  • "Kelihatanya..." --> saltik
  • "Kelihatanya ia bukan golongan rakyat jelata..." --> kalau yang dimaksud ia disangka bukan rakyat jelata gara-gara hobi berburu. Bisa tolong diparafrasakan agar pembaca lebih paham.
    • Setelah aku cek sumbernya: [3], bukan karena hobi berburu.. Sudah aku coba ubah sedikit.  Mimihitam  31 Maret 2019 15.40 (UTC)
      • Kenapa enggak ditambahkan aja informasinya ke artikel? ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 07.45 (UTC)
        • Sesuai dengan sumber yang dikutip, karena soal berburu itu keterangan dari Historia Augusta soal kegemarannya, sementara keterangan kalau dia bukan rakyat jelata salah satunya ditilik dari klaim bahwa ia adalah keturunan Wangsa Ptolemaios. Kalau aku tambahkan "ia bukan rakyat jelata karena ia punya hobi berburu" atau "bukan karena ia punya hobi berburu ia dianggap bukan golongan rakyat jelata", itu namanya riset asli.  Mimihitam  3 April 2019 08.00 (UTC)
          • Maksud saya kenapa info klaimnya ditambah saja. Kalimat saya kadang kala sering membuat bingung orang. Hehe ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 08.25 (UTC)
  • "The archaeologist William Waddington argued in favor of Zenobius' identification as the father, assuming that his statue stood opposite to where the statue of the queen stood in Great Colonnade. However, the linguist Jean-Baptiste Chabot pointed out that Zenobius' statue stood opposite to that of Odaenathus not Zenobia and rejected Waddington's hypothesis." --> Tidak semuanya diterjemahkan?
    • @Rex Aurorum oh itu memang baru ditambahkan sama penulisnya setelah aku terjemahkan. Lihat: [4]. Sudah aku tambahkan.  Mimihitam  31 Maret 2019 15.40 (UTC)
      • Tolong tambahkan pranala beda versinya. ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 07.45 (UTC)
        Kalau pranala beda versi sih tidak perlu ditambahkan, tapi kalau yang dimaksud adalah teks barunya, teksnya sudah aku tambahkan.  Mimihitam  3 April 2019 08.00 (UTC)
        • Maksud saya tambahkan ke sini. Biar saya enggak repot carinya. Hehe ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 08.25 (UTC)
          Itu sudah saya masukkan di atas kok :P  Mimihitam  3 April 2019 09.17 (UTC)
          • Maksud saya beda versi di WBI. Kan salah tanggap lagi. Au ah gelap. ―Rex AurōrumDisputātiō 3 April 2019 09.26 (UTC)
  • "Jati diri Antiokhos tidak diketahui secara pasti..." --> konsistensi

Komentar dari Hanamanteo[sunting sumber]

Kamus Besar Bahasa Indonesia
  • Ketika meletakkan akhiran setelah kata asing, gunakan tanda hubung di antara perkataan dengan akhiran, seperti gentilicium-nya, bukan gentilicumnya.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Syekh, bukan syeikh.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Mengapa, bukan kenapa.
    Selesai Selesai  Mimihitam  4 Juni 2019 11.44 (UTC)
  • "..., dan dugaan ini juga menghiraukan ambisi Zenobia" Apakah bermakna positif atau negatif? KBBI sendiri mengartikan "menghiraukan" dengan konteks positif, jadi jika bermakna negatif, tambahkan "tidak" sebelum "menghiraukan".
    Aku ganti jadi "mengabaikan"  Mimihitam  4 Juni 2019 11.44 (UTC)
  • Autokrasi, bukan otokrasi.
    Sudah
  • Terdapat sebuah inskripsi yang ditemukan di Tadmur dengan tanggal Agustus 271 ..." Menurut KBBI, "tanggal" justru harus juga menyertakan hari alih-alih hanya bulan dan tahun.
Bagian pembuka
  • Di kotak info dan bagian pembuka tertulis "sekitar tahun 240", tetapi di tubuh artikel malah tertulis sekitar tahun 240-241.
    Sudah aku tambahkan  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Di kotak info tertulis "setelah tahun 274", sementara di bagian pembuka malah tertulis 274 saja. Apakah tahun wafatnya sudah pasti 274 atau bisa jadi 275, 276, dan tahun setelahnya?
    Sudah aku tambahkan "setelah tahun", karena tahunnya tidak diketahui secara pasti dan kemungkinan besar ya setelah dia dikalahkan oleh Aurelianus dan ditawan.  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "... ratu Kekaisaran Tadmur (juga disebut Palmira) di wilayah Siria pada abad ke-3" Karena diikuti "Kekaisaran Tadmur", mestinya dikapitalkan.
    Sudah aku tambahkan  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "..., dan ia juga toleran terhadap bawahan-bawahannya dan melindungi minoritas agama." Agama minoritas?
    Maknanya jadi berubah, dan "minoritas agama" sendiri istilah yang sudah sering dipakai: [5] [6]  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
Nama dan penampilan
  • "Giginya amat putih sampai-sampai banyak yang mengira ia memiliki mutiara dan bukan gigi." Sepertinya agak janggal jika dia memiliki mutiara hanya gara-gara memiliki gigi yang putih. Kalau diperhatikan dari "So white were her teeth that many thought that she had pearls in place of teeth," saya kira mungkin bisa diganti dengan "Giginya amat putih sampai-sampai banyak yang mengira giginya tidak sama sebagaimana gigi lainnya, tetapi terbuat dari mutiara."
    @Hanamanteo kalau pakai pendekatan ilmiah ya janggal, tapi itu kan kalimat hiperbolis, jadi wajar kalau memang agak lebay atau tidak masuk di akal. in place of = sebagai ganti, jadi memang maknanya adalah "ia memiliki mutiara dan bukan gigi".  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Ath-Thabari, bukan al-Tabari. Bagian lainnya juga jangan lupa.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Na'ila az-Zabba'/Na'ilah az-Zabba', bukan Na'ila al-Zabba'. Saya tidak tahu tulisan Arabnya seperti apa, jadi kehadiran HaEr48 dan AMA Ptk sangat diharapkan. Bagian lainnya juga jangan lupa.
    Selesai Selesai. Soal tulisan Arab @Hanamanteo kalau tidak tahu mungkin tidak usah kita paksakan. Sewaktu peninjauan Doa yang Ditukar juga sebenarnya aku nggak setuju dengan saran yang mengharuskan ada tulisan Arab.  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Tidak sekalian menulis pendapat Wilhelm Dittenberger juga?
    Selesai Selesai Itu juga baru ditambahkan penulisnya setelah aku terjemahkan.  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
Asal-usul, keluarga, dan kehidupan awal
  • "Historia Augusta juga menyatakan bahwa bahasa ibu Zenobia adalah bahasa Aram Tadmur, dan ia juga fasih dalam bahasa Mesir dan Yunani dan juga bisa bertutur bahasa Latin." Terlalu banyak penggunaan "dan"
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Karena disebutkan Zenobia lahir sekitar tahun 240, usia ketika Zenobia berusia 14 tahun juga ditambah sekitar tahun 254.
    Aku ganti jadi "(usia pernikahan yang lumrah pada masa itu)" sesuai dengan sumber  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Strategos mestinya ditulis miring.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "Namun, pakar bahasa Jean-Baptiste Chabot menegaskan bahwa patung Zenobius berada di depan patung Odaenathus dan bukan Zenobia, sehingga ia membantah hipotesis ini." Adakah pendapat yang menyebut patung Zenobia berada di depan patung Odaenathus?
    Tidak tahu, tapi kalaupun iya itu tidak penting, karena tujuan penyebutan patung Zenobius di hadapan landasan yang mungkin pernah menjadi tempat berdirinya patung Zenobia adalah untuk menunjukkan kalau Zenobius mungkin ayahnya Zenobia (yang ternyata salah, karena Chabot menegaskan yang di depannya itu patung Odaenathus dan bukan Zenobia).  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "Selain itu, satu-satunya gentilicium yang muncul ..." Terlalu panjang.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "Berdasarkan nama Zenobia dalam dialek Tadmur, yaitu Bat Zabbai, ayahnya mungkin disebut Zabbai, ..." Sudah disebutkan sebelumnya, jadi tidak perlu ditulis lagi.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "Menurut pendapat sejarawan Richard Stoneman, ... Menurut Stoneman, ..." Pola awal kalimat sama persis, awal kalimat kedua bisa ditulis "Stoneman menambahkan ..." Catatan kaki yang sama juga ditulis di kedua kalimat, padahal semestinya cukup di kalimat terakhir.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "Zabbai wafat tanpa meninggalkan keturunan, sehingga istrinya yang menjanda menikahi saudaranya, Antiokhos." Ganti dengan "saudara suaminya".
    Menurutku yang benar "saudaranya", karena "istrinya" = istri Zabai, jadi saudaranya = saudara Zabbai, kalau "saudara suaminya" nanti jadi "saudara suami Zabbai" dong.  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Di artikel ini tertulis Souda, sementara di artikel Hipatia malah ditulis Suda, mohon konsistensinya.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • "Kemungkinan Zenobia tidak memiliki hubungan darah dengan Wangsa Ptolemaios, dan upaya sumber-sumber sejarah klasik untuk menilik kembali silsilah Zenobia hingga ke Wangsa Ptolemaios melalui Wangsa Seleukia diragukan kebenarannya." Tidak perlu koma.
    Selesai Selesai  Mimihitam  5 April 2019 10.32 (UTC)
  • Az-Zabba', bukan Al-Zabba'.
    Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 08.00 (UTC)
Ratu Tadmur
  • "Pada tahun 260, Kaisar Romawi Valerianus memimpin pasukannya melawan Kaisar Shapur I dari Sassaniyah yang sebelumnya telah menyerang wilayah timur Romawi; Valerianus mengalami kekalahan dan ditangkap di dekat Edessa." Bagaimana jika "..., tetapi kalah dan ditangkap di dekat Edessa"? Ganti titik koma dengan koma saja.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 07.55 (UTC)
  • "Selain disematkan dengan gelar kerajaan, Odaenathus juga menerima banyak gelar Romawi, dan gelar yang paling penting adalah corrector totius orientis (Gubernur Seluruh Timur), dan ia menguasai wilayah Romawi yang terbentang dari pesisir Laut Hitam hingga Palestina." Hilangkan salah satu di antaranya.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 07.55 (UTC)
  • "Historia Augusta tidak mengatakan bahwa Zenobia terlibat dalam rentetan peristiwa yang berujung pada pembunuhan suaminya, dan yang disalahkan dalam catatan tersebut adalah kebobrokan moral dan kecemburuan Maeonius." Ini juga.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 07.55 (UTC)
  • "Proses penyerahan kekuasaan tampaknya berlangsung mulus, karena Synkellos melaporkan bahwa pembunuhan Odaenathus dan penyerahan mahkota oleh militer kepada Zenobia berlangsung hanya dalam waktu satu hari." Tidak perlu koma.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 07.55 (UTC)
  • "Ia memegang kekuasaan politik dan militer tertinggi di wilayah tersebut, dan bahkan kedudukannya melebihi para gubernur Romawi." Hilangkan salah satu di antaranya.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 07.55 (UTC)
  • "Wewenang Odaenathus bila dibandingkan dengan kaisar di Roma bisa dibilang unik dan elastis, ..." Karena apa?
    Sudah aku hapus karena di sumber pun kurang jelas maksudnya apa.  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "..., wewenang dan kedudukan penguasa Tadmur perlu diklarifikasi, ..." Maksudnya?
    Sudah dijelaskan di kalimat berikutnya  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Wewenang Odaenathus ... benih perang antara Romawi dengan Tadmur." Semua kalimat mengutip catatan kaki yang sama, berarti mestinya cukup diletakkan catatan kaki di kalimat terakhir saja.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Vaballathus dapat dengan sah mengklaim ..." Terlalu panjang, perlu dipisah menjadi 2 kalimat. Raja Diraja kiranya tidak perlu diberi petik dua seperti sebelumnya.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Namun, kebenaran kisah ini meragukan, karena Heraklianus turut terlibat dalam peristiwa pembunuhan Gallienus pada tahun 268." Tidak perlu koma setelah "meragukan".
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Walaupun begitu, kemungkinan sang ratu menguasai ..." Terlalu panjang, perlu dipisah menjadi 2 kalimat.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Terdapat bukti-bukti tidak langsung ..." Ini juga.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • Pranalakan Klaudius Gothikus.
    Sudah kok di bagian sebelumnya  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Tidak diketahui secara pasti ..." Terlalu panjang, perlu dipisah menjadi 2 kalimat.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Upaya untuk menundukkan wilayah Siria tidaklah sulit, karena Zenobia sudah memiliki banyak pendukung di daerah tersebut, ..." Tidak perlu koma setelah "sulit".
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "..., khususnya di Antiokhia, ibu kota tradisional Siria." Bagaimana jika dipindahkan ke "..., yang menuliskan bahwa sang ratu memiliki tempat tinggal di Antiokhia."?
    Maknanya jadi berubah dong?  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • Vir clarissimus rex consul imperator dux Romanorum mungkin bisa ditulis terjemahannya juga?
    Agak susah untuk menerjemahkannya ke bahasa Indonesia, karena orang malah bakal bingung kok ada "raja konsul kaisar adipati Romawi" (ini terjemahan harfiah loh).  Mimihitam  3 Mei 2019 08.15 (UTC)
  • "Namun, dugaan ini mengabaikan fakta bahwa jalur dagang Sungai Efrat hanya sebagian yang terganggu, ..." "hanya sebagian jalur dagang Sungai Efrat" mungkin lebih tepat.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Watson memeriksa karya Zonaras dan Synkellos dan mengabaikan catatan Zosimos, dan dari hasil penyelidikan ini, ..." Hilangkan hingga "dan" hanya disebutkan sekali.
    Selesai Selesai  Mimihitam  3 Mei 2019 08.09 (UTC)
  • "Pertempuran terakhir berlangsung di Benteng Babilon, dan Tenagino Probus sendiri tengah mengungsi di benteng tersebut." Tidak perlu koma.
    Kenapa tidak perlu?  Mimihitam  26 Mei 2019 07.37 (UTC)
  • "Dalam pertempuran ini, Romawi sebenarnya lebih unggul, karena mereka sudah memilih lokasi perkemahan mereka dengan baik." Tidak perlu koma terakhir.
    Selesai Selesai  Mimihitam  26 Mei 2019 07.37 (UTC)
  • "Namun, Timagenes sudah mengenal medan di Mesir, dan pasukannya menyergap sisi belakang Romawi." Tidak perlu koma terakhir.
    Kenapa tidak perlu?  Mimihitam  26 Mei 2019 07.37 (UTC)
  • "Pasukan Tadmur berhasil merebut Galatia, dan menurut Zosimos mereka juga berhasil mencapai kota Ankira." Tidak perlu koma.
    Kenapa tidak perlu?  Mimihitam  26 Mei 2019 07.37 (UTC)
  • "Kotanya sendiri menerima banyak dewa-dewi." Maksudnya?
    Dewa-dewi dari kebudayaan lain pun bisa diterima.  Mimihitam  4 Juni 2019 11.43 (UTC)
    • Kalau begitu, mungkin bisa diganti dengan "Di wilayah yang dipimpinnya, rakyatnya juga dapat menyembah dewa-dewi dari kebudayaan lain." Kesannya janggal jika pembaca malah menafsirkan kalimat itu dengan kunjungan dewa-dewi ke wilayah itu. Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 11 Juni 2019 06.00 (UTC)
      Selesai Selesai
  • "Istana Tadmur kemungkinan didominasi oleh ..." Terlalu panjang, perlu dipisah menjadi 2 kalimat.
    Sayangnya tidak bisa dipisah, karena kalau dipisah jadi tidak berpadu.  Mimihitam  4 Juni 2019 11.43 (UTC)
  • "Nikostratus membuat tulisan mengenai sejarah Kekaisaran Romawi dari masa Filipus si Arab hingga Odaenathus, dan menggambarkan Odaenathus sebagai "pewaris kekaisaran yang sah" dan membandingkan keberhasilannya dengan masa-masa kekuasaan kaisar lain yang dianggap kacau." Hilangkan salah satu di antaranya.
    Selesai Selesai  Mimihitam  4 Juni 2019 11.43 (UTC)
  • "Sofis" mungkin bisa diberi penjelasan singkat dalam kurung?
    Sudah
  • "... bahwa budaya Yunani tidak lahir di Yunani, tetapi diambil dari wilayah Timur Dekat." Maksudnya kebudayaan Yunani itu berasal dari wilayah Timur Dekat?
    Menurut "para cendekiawan Siria" pada zaman Zenobia, iya. Menurut mereka loh ya, dan sudah ada tulisannya di situ.
  • "Istana Tadmur kemungkinan didominasi oleh ..." Terlalu panjang, perlu dipisah menjadi 2 kalimat.
    Sudah
  • Kalimat "Dalam waktu ... Pernyataan senada ..." mengutip rujukan yang sama, mestinya cukup diletakkan di kalimat terakhir.
    Sudah
  • Kalimat "Menurut cendekiawan Prancis Javier Teixidor, ... Teixidor meyakini ..." juga.
    Sudah
  • "Walaupun sumber-sumber Talmud tidak menyukai Tadmur ..." Mungkin bisa diganti dengan "tidak menulis Tadmur dalam konteks yang positif"?
    Sudah
  • Kekebalan bisa diberi pranala?
    Takutnya agak anakronistis kalau dihubungkan dengan kekebalan hukum, karena itu konsep hukum internasional yang baru lahir Pasca-Perjanjian Westfalen
  • Sepertinya ada kesalahan pranala di "Raja Ptolemaios Euergetes (I atau II)", karena malah tidak mengarah ke artikel Ptolemaios VIII Physkon.
    Sudah
  • Polis sepertinya perlu ditulis miring karena merupakan istilah asing.
    Sudah
  • "Pada mulanya, gelar-gelar yang diambil oleh Zenobia untuk dirinya dan anaknya menunjukkan bahwa ia adalah bawahan Romawi dan pelindung perbatasan timur (dan gelar semacam ini sendiri juga diwarisi dari Odaenathus)." Terlalu banyak "dan".
    Sudah
  • "..., meskipun ia masih menyajikan anaknya sebagai sosok yang tunduk kepada kaisar." Agak janggal, bagaimana jika "mencitrakan" atau "menampilkan"?
    Sudah. Bagus sekali.
  • Tetradrakhma mestinya ditulis miring.
    Sudah
  • "Zenobia juga mungkin sadar bahwa ..." Rujukan yang dikutip sama, mestinya cukup diletakkan di kalimat terakhir.
    Sudah
  • "Pada saat yang sama, ada juga pasukan Romawi yang dikirim ke Mesir pada Mei 272; pada awal bulan Juni, ...." Ganti titik koma dengan titik.
    Sudah
  • "Setelah mengalahkan sebuah garnisun Tadmur ..." Rujukan yang dikutip sama, mestinya cukup diletakkan di kalimat terakhir.
    Sudah
  • "Pasukan Tadmur ... Namun, akibat gairah kemenangan, ..." Ini juga.
    Sudah
  • "..., dan mungkin pada saat ini telah dilakukan upaya perundingan yang sia-sia.Menurut Historia Augusta, Zenobia berkata bahwa ia akan melawan Aurelianus dengan bantuan dari Persia; namun, kisah ini mungkin dikarang dan dimanfaatkan oleh kaisar untuk menghubung-hubungkan Zenobia dengan musuh bebuyutan Romawi. Jika persekutuan semacam ini memang pernah dibentuk, perang perbatasan dengan cakupan yang lebih luas seharusnya sudah terjadi; akan tetapi, Persia sama sekali tidak mengirim pasukan untuk membantu Zenobia." Ini juga.
    Sudah
Penangkapan dan nasib
  • "Aurelianus mengirim Zenobia dan anaknya ... Pengadilan ini diikuti ... Menurut Historia Augusta dan Zosimos, ... Laporan bahwa sang ratu ..." Ini juga.
    Sudah
  • "Nasib Zenobia setelah pengadilan di Emesa ... Zosimos menulis bahwa ..." Ini juga.
    Sudah
Gelar
  • "Sang ratu tidak pernah diakui ..." Ini juga.
    Sudah
  • "..., ia mengambil gelar Augusta (maharani) pada tahun 272, ..." Tidak perlu karena sudah disebutkan di subbagian #Menjadi Maharani dan menantang Romawi.
    Sudah
Keturunan
  • "...; nama ibu mereka tidak terukir di cap tersebut dan capnya sendiri tidak memberikan tanggalnya." Bagaimana jika "...; nama ibu mereka dan tanggal pembuatan tidak terukir di cap tersebut." agar lebih efektif?
    Sudah
  • "..., sementara nama Timolaus bisa jadi hanya dikarang saja, ..." Tidak efektif. "Dikarang" mestinya diganti "karangan".
    Sudah
  • "..., ia mungkin adalah anak yang bukan keturunan Odaenathus; ..." Bagaimana jika "..., ia mungkin tidak berasal dari keturunan Odaenathus; ..."
    Sudah
Disambiguasi

@Hanamanteo @HaEr48 aku sudah kerjakan semua. Kalau misalkan sudah tidak ada komentar lagi/yang tersisa hanya hal-hal kecil yang bisa diubah sendiri, apakah sudah bisa disetujui, mengingat pengusulannya sudah berjalan selama hampir tiga bulan? Terima kasih.  Mimihitam  13 Juni 2019 18.21 (UTC)

Komentar dari Masjawad99[sunting sumber]

Saran dari saya hanya perihal susunan kalimat, diksi, dan ejaan. Kalau konten artikelnya sendiri sudah sangat layak untuk jadi AP.

  • Terlalu banyak "dan". Mungkin tidak terlalu mengganggu kalau dalam bahasa Inggris, tapi untuk teks berbahasa Indonesia rasanya kurang natural, perlu divariasikan lagi.
    • "Suaminya menjadi raja pada tahun 260 dan berhasil ... mengalahkan Kekaisaran Sassaniyah dan menstabilkan wilayah..." Ganti salah satu jadi "serta".
      Selesai Selesai saya mekarkan  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... sebagai penguasa seluruh wilayah Timur Romawi, dan bahkan ia berhasil..." Tidak perlu.
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... menyatakan anaknya sebagai kaisar dan mengambil gelar maharani, dan pada saat yang sama juga memisahkan Tadmur..." Hapus yang kedua, pecah jadi dua kalimat.
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "Ia menerima para cendekiawan dan filsuf, dan ia juga toleran terhadap bawahan-bawahannya dan melindungi minoritas agama." Tidak perlu "dan ia juga". Ganti salah satu dari "dan" yang lain jadi "serta".
      Selesai Selesai saya mekarkan  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "Kebangkitan dan kejatuhannya telah mengilhami para sejarawan, seniman, dan penulis, dan ia kini dianggap sebagai simbol patriotisme..." Ganti jadi "serta".
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... banyak yang mengira ia memiliki mutiara dan bukan gigi." Ganti jadi "alih-alih".
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "Keterangan mengenai asal-usul Zenobia dan anggota keluarganya sangat jarang ditemui dan juga saling bertentangan." Ganti yang pertama jadi "serta". Tidak perlu "juga" untuk yang kedua.
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... pada suku-suku dan hubungan antar mereka, dan juga dipenuhi dengan legenda." Ganti jadi "serta".
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... ketidakmampuannya dalam melindungi provinsi-provinsi yang jauh, dan hal ini mungkin membuat Zenobia merasa yakin..." Pecah dua kalimatnya, ganti jadi titik.
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... Gary K. Young menyebut serangan Blemmyae dan pendudukan Koptos" Ganti jadi "serta".
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... ia terbiasa dengan bahasa dan budaya yang berbeda-beda, dan kotanya sendiri menerima banyak dewa-dewi." Ganti yang pertama jadi "serta", atau ganti yang kedua jadi titik koma.
      Selesai Selesai saya mekarkan  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... berasal dari masa sesudah Kleopatra dan Antonius, dan satu-satunya sosok "ratu dan raja" yang menguasai Mesir..." Mungkin yang pertama bisa diganti "serta". Yang kedua mungkin jadi "sementara"?
      Malah jadi aneh kalau diubah.  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • "... tidak lagi memasukkan gambar Aurelianus pada koin-koin pada April 272 dan juga mengeluarkan koin-koin tetradrakhma baru atas nama Vaballathus (disebut Augustus) dan Zenobia (disebut Augusta)." Ganti yang pertama jadi "sejak", yang kedua tidak perlu "juga", yang ketiga bisa jadi "serta".
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • ... dan masih banyak lagi. Mungkin kalau sempat boleh coba diperbagus. Kalau tidak juga tidak apa, ini hanya saran agar tulisannya terasa lebih natural saja.
      Kalau ada lagi silakan dimasukkan di sini.  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
  • "Pada hari berikutnya, Aurelianus memasuki kota tersebut, dan kemudian ia dan pasukannya bergerak ke selatan." Mungkin lebih pas "Pada hari berikutnya, Aurelianus memasuki kota tersebut, sebelum kemudian bergerak ke selatan bersama pasukannya."
    Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
  • "Pada tahun 391, Uskup Agung Ioannes Krisostomus juga mengeluarkan pernyataan yang senada, dan begitu pula dengan seorang penulis kronik Kristen Siria dari sekitar tahun 664 dan Uskup Bar Hebraeus pada abad ke-13." Mungkin lebih pas "Pernyataan senada dikeluarkan oleh Uskup Agung Ioannes Krisostomus pada tahun 391, seorang penulis kronik Kristen Siria dari sekitar tahun 664, dan Uskup Bar Hebraeus pada abad ke-13."
    Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
  • "... Maeonius sempat sesaat menjadi kaisar dan lalu ia dibunuh oleh pasukan-pasukannya." Mungkin lebih pas "... Maeonius sempat menjadi kaisar untuk sesaat, tetapi ia lalu dibunuh oleh pasukan-pasukannya."
    Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
  • Kalau mau pakai transkripsi (fonetis) alih-alih transliterasi, maka
    • seluruh kata sandang "al" harus diasimilasikan jika bertemu huruf syamsiah, seperti "az-Zabba" (bukan "al-Zabba")
      Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)
    • al-'Uqud al-durriyya fi tarikh al-mamlaka al-Suriyya akan menjadi al-'Uqud ud-durriyyah fi tarikh ul-mamlakat us-Suriyyah. Tapi ini kayaknya nggak perlu diganti, soalnya ini kutipan judul buku, takutnya malah nanti susah dicari.
  • Sepertinya penggunaan kata "tinggalan" sebagai padanan legacy kurang umum. Saya lebih suka pakai "peninggalan sejarah" (meskipun ini juga bisa disalahartikan sebagai peninggalan dalam bentuk fisik).
    Selesai Selesai  Mimihitam  21 Mei 2019 07.59 (UTC)

Mungkin itu saja dulu. Masjawad99💬 20 Mei 2019 11.42 (UTC)

  • @Mimihitam: Lanjutan perihal "dan":
    • "Aurelianus melewati musim dinginnya pada tahun 271–272 di Bizantium,[165] dan kemungkinan pasukannya menyeberangi Selat Bosporus dan memasuki Asia Kecil pada April 272." Ganti yang kedua jadi "serta" atau mekarkan setelah "Bizantium".
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "Aurelianus dan pasukannya meneruskan pergerakannya dan akhirnya mereka berhadapan dengan Zenobia dan pasukannya dalam Pertempuran Emesa." Hapus "-nya" di "pergerakannya", ganti seluruh teks hijau pertama dengan "hingga"; yang kedua ganti dengan "beserta".
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "Aurelianus mengirim Zenobia dan anaknya ke Emesa untuk diadili, dan pengadilan ini diikuti..." Pecah dua.
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "... Hairan II adalah anak Zenobia, dan ia juga menambahkan bahwa Herodiannus..." Ini juga.
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "... karya penulis kuno dan modern yang bersifat romantik dan juga dilandasi..." Ganti jadi "maupun".
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "... ditemani oleh para kasim dan bukan dayang-dayang..." Ganti jadi "alih-alih".
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "... ia konon disambut dengan nyanyian dan tarian, dan para prajurit Badui..." Ganti jadi "serta".
      Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    • "Penulis novel dan dramawan seperti Haley Elizabeth Garwood dan Nick Dear juga pernah menulis tentang sang ratu." Ganti salah satu jadi "serta".
      Kalimatnya sudah aku sesuaikan  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
  • "Ia menganggap serius gelar dan tanggung jawab yang ia emban untuk anaknya dan programnya jauh lebih mencakup semua dan imajinatif daripada suaminya Odenathus, tidak sekadar lebih ambisius." Agak janggal. Mungkin lebih pas kalau dimekarkan setelah "anaknya". Teks hijau mungkin bisa disusun ulang jadi "Program-programnya tidak hanya lebih ambisius daripada suaminya Odenathus, tetapi juga jauh lebih menyeluruh dan imajinatif."
    @Masjawad99 itu terjemahan kutipan dari bahasa Inggris, makanya strukturnya masih aku samakan.  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    @Mimihitam Dapat diterima, tapi menurut saya "ecumenical" tetap lebih tepat diterjemahkan sebagai "menyeluruh", bukan "mencakup semua". Masjawad99💬 24 Mei 2019 00.00 (UTC)
    Selesai Selesai  Mimihitam  27 Mei 2019 10.06 (UTC)
  • "Risalah sejarah Suriah lainnya ditulis oleh Jurji Yanni pada tahun 1881,[223] dan Yanni menyebut Zenobia sebagai "putri tanah air" dan merindukan "masa lalu agung"nya." Mungkin lebih pas "Dalam risalah sejarah Suriah lainnya yang ditulis pada tahun 1881, Jurji Yanni menyebut Zenobia sebagai..."
  • Selesai Selesai  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
  • "Zenobia yang sesungguhnya sulit dipahami, mungkin tidak dapat digapai, dan para novelis, dramawan, dan sejarawan dapat meresapi bukti-bukti yang tersedia, tetapi masih perlu berspekulasi" Mungkin lebih pas kalau yang pertama diganti titik koma, lalu tambahkan "mereka" setelah tetapi.
    @Masjawad99 itu terjemahan kutipan dari bahasa Inggris, makanya strukturnya masih aku samakan.  Mimihitam  23 Mei 2019 21.57 (UTC)
    Okelah kalau begitu. Masjawad99💬 24 Mei 2019 00.00 (UTC)

Oke, mungkin sampai sini saja peninjauannya. Masjawad99💬 22 Mei 2019 12.18 (UTC)

Peninjauan gambar (HaEr48)[sunting sumber]

Hampir semua gambar sudah OK dari segi hak cipta, kecuali Berkas:OldSyrian500front.png yang agak janggal, karena tag yang diberikan menyebutkan hak ciptanya berlaku sekurangnya 50 tahun, sedangkan 1998 belum sampai 50 tahun yang lalu. HaEr48 (bicara) 16 April 2019 03.44 (UTC)

Sudah aku sembunyikan  Mimihitam  3 Mei 2019 08.10 (UTC)

@Hanamanteo dan Rex Aurorum: apakah akan melanjutkan peninjauan ini? Aku lihat yang dikomentari baru bagian-bagian awal. Ataukah sudah selesai meninjau? HaEr48 (bicara) 16 April 2019 03.27 (UTC)

HaEr48 Mengingat beberapa hari ke depan saya masih memiliki kesibukan di dunia nyata, sementara ini saya tak bisa memberikan komentar di sini. Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 16 April 2019 06.25 (UTC)
@Hanamanteo: Masih berniat melanjutkan, atau sampai di sini saja? HaEr48 (bicara) 14 Mei 2019 02.39 (UTC)
HaEr48 Masih belum selesai, akan diupayakan dilanjutkan bila memiliki waktu yang cukup. Harap maklum. Hanamanteo Halaman pembicaraan saya 14 Mei 2019 06.26 (UTC)
@HaEr48: Saya sudah selesai meninjau. Maaf baru membalas. ―Rex AurōrumDisputātiō 16 Mei 2019 15.21 (UTC)

Komentar dari Albertus Aditya[sunting sumber]

Pembuka
  • "sekitar tahun 240/241 – setelah tahun 274 M", bisa ditambahkan keterangan lahir dan mati seperti pada artikel biografi umumnya.
    Aku sudah tambahkan kata "lahir" dan "wafat", tapi tanggal lahir serta tanggal dan tempat dia wafat tidak diketahui secara pasti, jadi templatnya nggak bisa dipakai.  Mimihitam  9 Juni 2019 12.17 (UTC)
    Selesai Selesai. Di {{lahirmati}} menggunakan kata "meninggal" jadi saya samakan.
  • "Ia pernah menikah dengan penguasa kota Tadmur, Odaenathus. Suaminya menjadi raja pada tahun 260.", apakah suami yang menjadi raja Odaenathus? Raja di mana? Kalau iya, mungkin sebaiknya jadi satu kalimat saja.
    Selesai Selesai  Mimihitam  9 Juni 2019 12.17 (UTC)
Nama dan penampilan
  • grup referensi apakah bisa diubah dari "note" ke "keterangan/catatan"?
    @Albertus Aditya wah aku kurang tahu caranya, sepertinya sudah otomatis dari MediaWikinya.  Mimihitam 
    Sudah saya ubah, namun saya tidak tahu selama ini konvensi yang dipakai apa; sementara ini saya ubah jadi "ket."
  • "Tidak ada patung Zenobia dari zamannya yang telah ditemukan di Tadmur atau di tempat lain", mungkin bisa diperjelas?
    Maksudnya tidak ada patung Zenobia yang dibuat pada zamannya yang telah ditemukan di Tadmur atau di tempat lain. Aku nggak masukkan "yang dibuat" karena takut terlalu banyak "yang".  Mimihitam  9 Juni 2019 12.17 (UTC)
    Yang membingungkan untuk saya adalah "Zenobia yang dibuat pada zamannya", apakah maksudnya ada Zenobia lain pada zaman itu?
    Bacanya sambil lihat konteks dong, kan udah jelas ada tulisan "patung Zenobia".  Mimihitam  11 Juni 2019 09.38 (UTC)
Bukti epigraf
  • "Sejarawan Trevor Bryce mengusulkan bahwa Zenobia", mungkin lebih ke menyatakan pemikiran?
    Aku ganti jadi "berpendapat"  Mimihitam  9 Juni 2019 12.17 (UTC)
    YaY
  • "mengenai seorang atau sejumlah ratu Arab nomaden.[47][46]", bisa ditukar urutannya?
    Selesai Selesai  Mimihitam  9 Juni 2019 12.17 (UTC)
    Ok. Tapi masih ada "ras (penguasa) Tadmur.[23][21]", mungkin bisa juga sambil dilihat kalau ada yang perlu ditukar di tempat lain.
  • "Benteng Az-Zabba' sendiri kemungkinan", belum disebutkan sebelumnya namun sudah ada kata "sendiri".
    Sebenarnya sudah disebutkan di paragraf sebelumnya, tetapi sudah saya ganti.  Mimihitam  9 Juni 2019 12.17 (UTC)
    YaY. Albertus Aditya (bicara) 10 Juni 2019 04.56 (UTC)

Saya baru selesai membaca sampai bagian itu. Secara umum (sampai pada bagian epigraf) sudah ditulis dengan baik. Hanya saja secara umum pranala merahnya masih 'agak' banyak untuk setingkat AP, dan kategori selain tentang kelahiran dan kematian juga masih merah. Juga artikel ini belum memiliki templat navigasi (bandingkan dengan en.wp yang menaruh en:Template:Palmyra) atau mungkin juga kotak suksesi. Saya juga belum sempat membaca komentar di atas, sehingga mungkin sudah ada yang terjawab di atas.

Sebenarnya pranala merahnya sudah terbilang sedikit, tapi sudah saya kurangi lagi. Untuk templat navigasi, ini bukan kriteria AP, jadi tidak wajib.  Mimihitam  9 Juni 2019 12.51 (UTC)
Tidak wajib, tetapi menjadi lebih baik jika ditambahkan. Mungkin akan saya tambahkan sendiri setelah ini.

Salam. Albertus Aditya (bicara) 9 Juni 2019 11.24 (UTC)

Sumber kuno
  • Keterangan 4: "orang Mesir kepada Kleopatra-Kleopatra mereka", agak aneh susunan kalimatnya.
    Itu namanya pleonasme. Bacanya harus sambil lihat konteks makanya. "dengan rayuan yang memalukan seperti yang dilakukan orang Parthia kepada Semiramis, orang Mesir kepada Kleopatra-Kleopatra mereka, orang Kares kepada Artemisia, atau rakyat Tadmur kepada Zenobia."  Mimihitam  11 Juni 2019 09.38 (UTC)
    YaY
  • takhta Ptolemaios[41] Kemungkinan Zenobia; apakah ini pergantian kalimat atau mau diteruskan?
    Sudah dikasih titik.  Mimihitam  11 Juni 2019 09.38 (UTC)
    YaY
  • "dan catatan mengenai dirinya yang paling romantik berasal dari Ath-Thabari"; mungkin ada perbandingannya?
    Menurut sumbernya tidak ada
    YaY
  • Jadhimah bin Malik bisa diberi pranala dalam?
    Selesai Selesai
    YaY
Permaisuri
  • "Apabila hal ini benar, menurut Southern, Zenobia", seperti riset asli?
    Sudah jelas ada tulisan "menurut Southern", gimana bisa jadi riset asli?  Mimihitam  11 Juni 2019 09.38 (UTC)
    YaY
  • "yang disalahkan dalam catatan tersebut", bisa diubah?
    Selesai Selesai
  • Keterangan gambar: "Odaenathus, sebuah patung kepala dari dasawarsa 250-an.", sepertinya perlu diperhalus.
    Sepertinya tidak ada masalah.
    YaY
Wali penguasa
  • "Vaballathus langsung mendapatkan gelar-gelar ayahnya (berkat tindakan Zenobia), dan inskripsi pertama yang mencatat dirinya menyebutnya dengan gelar Raja Diraja", ada dua partikel "nya" yang agak membuat sedikit kabur.
    Sudah aku penggal kalimatnya
    YaY
  • Mungkin bisa diurutkan ceritanya dari bekas peninggalan Odaenathus, baru kemudian cerita menjadi wali penguasa, pengukuhan dst. Agak ragu memang untuk memberi tanggapan ini, tetapi mungkin pengembang/pengusul bisa membaca ulang pada bagian ini.
    Peninggalannya sebenarnya sudah ada di bagian awal ("Setelah berhasil memenangkan sejumlah pertempuran melawan Sassaniyah, ia dimahkotai sebagai Raja Diraja Timur pada tahun 263.[52] Odaenathus memahkotai putra sulungnya, Herodianus, sebagai penguasa pendamping.[53] Selain disematkan dengan gelar kerajaan, Odaenathus juga menerima banyak gelar Romawi. Gelar yang paling penting adalah corrector totius orientis (Gubernur Seluruh Timur), dan ia menguasai wilayah Romawi yang terbentang dari pesisir Laut Hitam hingga Palestina"). Di bagian "pengukuhan kekuasaan" lebih fokus ke upaya Zenobia untuk memperkuat kekuasaannya selepas kematian suaminya, dengan sedikit informasi latar belakang supaya pembaca tidak lost.  Mimihitam  11 Juni 2019 09.38 (UTC)
    YaY
Budaya
  • Paragraf kedua tidak menyebutkan peran Zenobia, mungkin bisa ditambahkan?
    Sudah
Administrasi
  • Judul bagian ini sepertinya tidak terlalu sesuai dengan isinya.
    Aku ganti jadi pemerintahan

Bagian lain saya baca secara cepat (skim) dan saya tidak memberikan komentar lebih lanjut untuk bagian di bawahnya. Salam. Albertus Aditya (bicara) 10 Juni 2019 05.23 (UTC)

Dari saya sudah cukup. Terima kasih. Albertus Aditya (bicara) 13 Juni 2019 23.13 (UTC)

Kesimpulan[sunting sumber]

  • Glorious Engine: sudah diperbaiki oleh pengusul.
  • Rex Aurorum: sudah selesai per 16 Mei 2019
  • Hanamanteo: sudah diperbaiki oleh pengusul per 13 Juni 2019, meskipun mungkin masih ada beberapa tambahan karena pengusul tidak memperbarui komentarnya.
  • HaEr48: sudah selesai per 16 April 2019.
  • Masjawad99: sudah selesai per 22 Mei 2019.
  • Albertus Aditya: sudah selesai per 13 Juni 2019.

Mengingat waktu diskusi yang telah mencapai 3 bulan (dimulai 20 Maret 2019) dan belum ada lagi komentar yang belum diperbaiki, maka pengusulan artikel ini dinyatakan ditutup dan artikel ini disetujui. 20 Juni 2019 06.34 (UTC)


Diskusi di atas adalah arsip. Terima kasih atas partisipasi Anda. Mohon untuk tidak menyunting lagi halaman ini. Komentar selanjutnya dapat diberikan di halaman pembicaraan artikel.