Wanagiri, Sukasada, Buleleng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian

Koordinat: 8°14′13″S 115°08′27″E / 8.236954°S 115.140947°E / -8.236954; 115.140947

Wanagiri
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenBuleleng
KecamatanSukasada
Kodepos
81161
Kode Kemendagri51.08.05.2002
Luas15,75 km²[1]
Jumlah penduduk3.457 jiwa (2010)[2]
Kepadatan220 jiwa/km² (2010)
Jumlah RT3 Banjar[1]
Jumlah RW1 Desa Adat[1]

Wanagiri adalah desa di kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali, Indonesia. Desa ini terletak 1.220 meter dari permukaan laut.[3][4]

Sejarah[sunting | sunting sumber]

Sebelum Gunung Agung meletus pada tahun 1963, Perkebunan Rakyat di Banjar Asah Panji hanya berpenghuni 10 orang yang merupakan petani kopi, mereka lah yang merintis desa dengan membuka jalan setapak menuju Banjar Alas Ambengan dan Yeh Ketipat. Dengan semakin bertambahnya penduduk, untuk memudahkan administrasi, ketiga banjar tersebut mengadakan pertemuan dimana dalam musyawarah tersebut dicapai kesepakatan untuk membentuk Desa baru.

Masing-masing banjar mengeluarkan calon nama-nama desa baru tersebut, yaitu

  • Desa warnasari, dengan pertimbangan bahwa yang mendiami desa ini adalah campuran (pendatang) dari berbagai daerah.
  • Desa Catur Sari, dengan pertimbangan bahwa yang mendiami desa ini adalah dari berbagai kasta.
  • Desa Wanagiri, dengan pertimbangan karena desa ini lokasinya di daerah pegunungan kawasan hutan belantara (Wana = Hutan, Giri = Bukit)

Ketiga nama tersebut diajukan ke kabupaten dan nama yang disetujui adalah Desa Wanagiri. Sehingga boleh dikatakan bahwa Desa Wanagiri adalah termasuk desa muda karena baru terbentuk pada tahun 1973, penggabungan dari 3 banjar, yaitu: Banjar Dinas Asah Panji, Banjar Alas Ambengan (Sekarang namanya Banjar Dinas Bhuanasari sesuai SK Bupati Nomor. 10 tahun 1989) dan Banjar Yeh Ketipat.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk desa Wanagiri berjumlah 3.457 jiwa terdiri dari 1.794 laki-laki dan 1.663 perempuan dengan rasio sex 108.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b c d "Kecamatan Sukasada dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. Diakses tanggal 06-02-2019. 
  2. ^ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 132. Diakses tanggal 14 Juni 2019. 
  3. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal 3 Oktober 2019. 
  4. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli (PDF) tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal 15 Januari 2020. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]