Ambengan, Sukasada, Buleleng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ambengan
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenBuleleng
KecamatanSukasada
Kodepos81161
Luas13,96 km²[1]
Jumlah penduduk3.777 jiwa (2010)[2]
Kepadatan270 jiwa/km²

Ambengan adalah desa di kecamatan Sukasada, Buleleng, Provinsi Bali, Indonesia.[3]

Posisinya di atas bukit hijau yang berjarak sekitar 6 km sebelah selatan kota Singaraja. Nama Ambengan berasal dari bahasa bali yang artinya rumput ilalang. Sebelumnya, desa ambengan dikenal dengan nama desa Sukadana, tetapi karena banyaknya hamparan ilalang di desa ini selanjutnya dikenal dengan nama Ambengan. Desa Ambengan terletak sekitar 400-1000 meter diatas permukaan laut dan diapit oleh 3 bukit. di sebelah selatan desa terdapat hutan lindung pemerintah sekaligus sumber mata air yang cukup besar. Airnya cukup untuk pertanian bahkan sampai ke desa-desa di hilir. Karena letaknya di daerah perbukitan, udara di desa Ambengan sangat sejuk sepanjang hari. Pemandangan alam yang indah dan alami membuat banyak wisatawan asing dan lokal datang menikmati keindahan desa dengan trekking (wisata jalan kaki) ataupun sekadar mandi dan berenang di kolam alami yang terdapat di batas desa yaitu sungai api, tempat wisata ini dikenal dengan nama Pucak Sari. Mayoritas mata pencaharian penduduk desa adalah bertani, sehingga desa ini dihiasi hamparan sawah yang sangat indah. Disamping potensi persawahan terasering, Ambengan juga memiliki lebih dari empat air terjun dan beberapa buah kolam alami yang cukup lebar serta sangat eksotis yang sering disebut sebagai sebuah taman yang tersembunyi, dimana para wisatawan bisa berenang sambil menikmati hawa sejuk.

Demografi[sunting | sunting sumber]

Penduduk desa Ambengan berjumlah 3.777 jiwa terdiri dari 1.839 laki-laki dan 1.938 perempuan dengan rasio sex 0,95.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kecamatan Sukasada dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. Diakses tanggal 06-02-2019. 
  2. ^ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 132. Diakses tanggal 14 Juni 2019. 
  3. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]