Virreinato del Perú

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Virreinato del Perú
Virreinato del Perú
Virreinato Kastilia (Imperium Spanyol)
1542–1824
Salib Bourgogne Lambang
Semboyan
Plus ultra (Latin)
"Jauh ke depan"
Lagu kebangsaan
Marcha Real
"Mars Kerajaan"
Lokasi Virreinato del Perú: wilayah awal 1542–1718 (hijau muda) dan wilayah de jure akhir 1718–1824 (hijau tua)
Ibu kota Lima
Cuzco (1821–24)
Bahasa Resmi: Bahasa Spanyol (de facto); bahasa rakyat: Quechua, Kichwa, Aymara, Puquina.
Agama Katolik Roma
Bentuk pemerintahan Monarki
Raja Raja Spanyol
Wali raja (Virrey)
 -  1544–46 Blasco Núñez Vela
 -  1821–24 José de la Serna e Hinojosa
Era sejarah Imperium Spanyol
 -  Didirikan 1542
 -  Vilcabamba 1572
 -  Nueva Granada 1717
 -  Río de la Plata 1776
 -  Deklarasi Kemerdekaan Peru 28 Juli 1821
 -  Pertempuran Ayacucho 9 Desember 1824
Mata uang Peso
Real Spanyol
Pendahulu
Pengganti
Vilcabamba, Peru
Kegubernuran Kastilia Baru
Kegubernuran Toledo Baru
Provinsi Tierra Firme
Kegubernuran Andalusia Baru
Virreinato del Río de la Plata
Virreinato de la Nueva Granada
Peru
Provinsi Bebas Guayaquil
Chile
Guinea Spanyol
Sekarang bagian dari
 Argentina
 Bolivia
 Brasil
 Chile
 Colombia
 Ekuador
 Guinea Khatulistiwa
 Kepulauan Falkland
 Guiana Perancis
 Guyana
 Panama
 Paraguay
 Peru
 Suriname
 Uruguay
 Venezuela

Virreinato del Perú adalah sebuah distrik administratif kolonial Spanyol yang didirikan pada tahun 1542 dan pada awalnya mencakup seluruh wilayah jajahan Spanyol di Amerika Selatan. Wilayah ini diperintah dari ibu kotanya di Lima dan merupakan salah satu dari dua Virreinato di Amerika dari abad ke-16 hingga ke-18.

Spanyol tidak melawan perluasan wilayah Portugal di Brasil di wilayah yang telah ditetapkan oleh Perjanjian Tordesillas. Perjanjian ini tidak lagi memiliki makna yang penting dari tahun 1580 hingga 1640 ketika Spanyol mengendalikan Portugal. Pendirian Virreinato Nueva Granada dan Rio de la Plata (dengan mengambil wilayah Virreinato Peru) mengurangi kepentingan kota Lima dan menggeser perdagangan Andes yang menguntungkan ke Buenos Aires, sementara berkurangnya hasil penambangan dan produksi tekstik mempercepat kemunduran Virreinato Peru. Pada akhirnya, Virreinato ini terpaksa dibubarkan (seperti wilayah Imperium Spanyol lainnya) akibat munculnya gerakan-gerakan kemerdekaan pada awal abad ke-19. Maka terbentuklah negara-negara seperti Peru, Chile, Kolombia, Panama, Ekuador, Bolivia, Paraguay, Uruguay, Argentina, Guyana, dan Venezuela di wilayah-wilayah yang pernah menjadi bagian dari Virreinato ini.

Bacaan lanjut[sunting | sunting sumber]

  • Andrien, Kenneth J. Crisis and Decline: The Viceroyalty of Peru in the Seventeenth Century. Albuquerque: University of New Mexico Press 1985.
  • Andrien, Kenneth. The Kingdom of Quito, 16990-1830: The State and Regional Development. New York: Cambridge University Press 1995.
  • Andrien, Kenneth J. Andean Worlds: Indigenous History, Culture, and Consciousness under Spanish Rule, 1532-1825. Albuquerque: University of New Mexico Press 2001.
  • Bakewell, Peter J. Silver and Entrepreneurship in Seventeenth-Century Potosí: The Life and times of Antonio López de Quiroga. Albuquerque: University of New Mexico Press 1988.
  • Marks, Patricia. Deconstructing Legitimacy: Viceroys, Merchants, and the Military in Late Colonial Peru. University Park: Penn State Press 2007.