Ular segitiga-merah

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Ular Segitiga-merah
Xenoch triangul 070201 ppe.jpg
Ular Segitiga-merah, spesimen dari Kutai Barat, Kalimantan Timur
Klasifikasi ilmiah
Kingdom: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Reptilia
Ordo: Squamata
Subordo: Serpentes
Famili: Natricidae
Genus: Xenochrophis
Spesies: X. trianguligerus
Nama binomial
Xenochrophis trianguligerus
(Boie, 1827)

Ular segitiga-merah adalah spesies ular rumput yang terdapat di India hingga kepulauan Nusantara. Dinamakan "ular segitiga-merah" karena ular ini memiliki motif-motif berbentuk segitiga berwarna merah di sisi badannya. Nama umumnya dalam bahasa Inggris adalah Triangle keelback.

Pengenalan[sunting | sunting sumber]

Tubuh bagian tengah spesimen dari Bogor, Jawa Barat
Berenang di saluran irigasi (gambar 1)
Berenang di saluran irigasi (gambar 2)

Panjang tubuh ular segitiga-merah mencapai 1.2 meter. Kepalanya berwarna hitam kelabu atau cokelat kelabu. Tubuh bagian atas berwarna dasar kelabu kecokelatan atau kehitaman. Di sepanjang sisi badannya dihiasi dengan deretan segitiga berwarna merah terang, oranye, atau merah keabu-abuan. Semakin ke ekor, deretan segitiga tersebut semakin samar. Bagian bawah tubuhnya berwarna cokelat pucat atau putih susu. Sering pula ditemukan spesimen-spesimen dengan pola segitiga yang berwarna kecokelatan, bukan kemerahan.

Sebaran geografis[sunting | sunting sumber]

Ular ini tersebar luas mulai dari India (Kep. Nikobar), Myanmar, Laos, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, dan Indonesia. Di Indonesia, ular ini tersebar di Sumatra, Nias, Kep. Mentawai, Kep. Riau, Bangka-Belitung, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi.

Ekologi dan perilaku[sunting | sunting sumber]

Ular segitiga-merah dapat ditemukan di hutan hujan yang lembab dan dekat dengan air, dari dataran rendah hingga ketinggian 1400 meter DPL. Ular ini aktif pada siang hari, biasanya berkelana di daerah rerumputan yang basah, tepian sungai, rawa-rawa, atau kolam. Ular ini juga sering dijumpai di saluran irigasi di sawah atau ladang/kebun. Makanan utamanya adalah ikan, katak/kodok, dan juga kadal. Ular ini berkembangbiak dengan bertelur (ovipar), dengan jumlah telur sebanyak 5 sampai 8 butir.

Referensi[sunting | sunting sumber]

  • David, P. & G. Vogel. 1997. The Snakes of Sumatra. An annotated checklist and key with natural history notes. Edition Chimaira. Frankfurt. ISBN 3-930612-08-9.
  • Stuebing, R.B. & R.F. Inger. 1999. A Field Guide to The Snakes of Borneo. Natural History Publications (Borneo). Kota Kinabalu. ISBN 983-812-031-6.
  • Tweedie, M.W.F. 1983. The Snakes of Malaya. The Singapore National Printers. Singapore
  • Friedrich Boie 1827 Bemerkungen über Merrem's Versuch eines Systems der Amphibien, 1. Lieferung: Ophidier. Isis van Oken, Jena, 20: 508-566.
  • Bisby F.A., Roskov Y.R., Orrell T.M., Nicolson D., Paglinawan L.E., Bailly N., Kirk P.M., Bourgoin T., Baillargeon G., Ouvrard D. (red.) (2011). "Species 2000 & ITIS Catalogue of Life: 2011 Annual Checklist". Species 2000: Reading, UK.