Tubuh manusia

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari

Tubuh manusia merupakan keseluruhan struktur fisik organisme manusia. Tubuh manusia terdiri atas kepala, leher, batang badan, 2 lengan dan 2 kaki. Ketinggian rata-rata tubuh manusia dewasa sekitar 1,6 m (5-6 kaki). Ukuran tubuh manusia biasanya ditentukan oleh gen. Jenis dan komposisi tubuh dipengaruhi oleh faktor pascakelahiran seperti diet dan olahraga.

Pada saat manusia mencapai kedewasaan, tubuh terdiri dari hampir 100.000.000.000 sel. Masing-masing merupakan bagian sistem organ yang dirancang untuk melakukan fungsi kehidupan yang esensial. Sistem organ tubuh termasuk: kardiovaskular, kekebalan tubuh, pencernaan, pernapasan, ekskresi, perkemihan, muskuloskeletal, saraf, endokrin, dan reproduksi.

Tubuh manusia sering hanya disebut "tubuh". Badan orang mati disebut "jenazah" atau "kadaver".

Ilmu pengetahuan alam[sunting | sunting sumber]

Anterior view of human female and male, with labels.jpg

Fisiologi mempelajari bagaimana tubuh bekerja. Anatomi manusia mempelajari struktur dan sistem tubuh manusia. Ekologi berfokus pada persebaran dan melimpahnya tubuh serta bagaimana hal itu dipengaruhi oleh interaksi antara tubuh dan lingkungannya.

Tubuh manusia terdiri atas jaringan dan sel. Gabungan atom, molekul, polipeptida, serta sel tubuh manusia merupakan sumber kehidupan.

Ilmu sosial dan kemanusiaan[sunting | sunting sumber]

Ilmu sosial berfokus pada aspek sosial tubuh manusia. Sadar atau tidak, beberapa atau banyak orang yang mengirim dan menerima sinyal non-verbal seumur hidupnya. Bahasa tubuh membentuk bagian komunikasi nonverbal.

Seni murni[sunting | sunting sumber]

Tubuh manusia juga tema penting untuk lukisan dan foto menurut seni dari Barat.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]