Lompat ke isi

Troodontidae

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Troodontidae
Rentang waktu: Late Jurassic–Late Cretaceous
Empat troodontid, searah jarum jam dari kiri atas: Mei, troodontid Alaska tanpa nama, Jianianhualong, Sinovenator.
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Klad: Dinosauria
Klad: Saurischia
Klad: Theropoda
Klad: Paraves
Famili: Troodontidae
Gilmore, 1924
Spesies tipe
Troodon formosus
Leidy, 1856
Klad
Sinonim

Troodontidae adalah sekelompok Dinosaurus burung seperti Theropoda. Selama sebagian besar abad ke-20, fosil troodontid lengkap ditemukan (termasuk spesimen yang masih mempertahankan bulu, telur dan embrio). Penemuan-penemuan ini memberikan kontribusi penting bagi para ilmuwan dalam meningkatkan pemahaman tentang kelompok ini. Studi anatomi, khususnya studi tentang troodontid paling primitif, seperti Sinovenator, menunjukkan kesamaan anatomi yang mencolok dengan Archaeopteryx, serta mengindikasikan bahwa kedua kelompok tersebut merupakan kerabat yang terdiri dari clade yang disebut Paraves.

Karakteristik fisik

[sunting | sunting sumber]

Semua troodontids memiliki banyak fitur unik di tengkoraknya. Troodontids memiliki cakar berbentuk sabit di tangan ganasnya.

Troodontid terbesar adalah Troodon, dan yang terkecil adalah Anchiornis, yang juga merupakan dinosaurus non-unggas terkecil.

Troodontid memiliki kaki yang sangat panjang, besar, dan dengan cakar melengkung pada jari-jarinya.

Tengkorak Saurornithoides

Troodontids memiliki otak yang luar biasa besar di antara dinosaurus lainnya, sebanding dengan otak burung saat ini. Mata mereka juga besar, dan menjorok ke depan, yang menunjukkan bahwa mereka memiliki penglihatan binokular yang baik. Telinga troodontids menunjukkan kemampuan pendengaran yang hebat. Telinga troodontid juga asimetris, dengan satu telinga ditempatkan lebih tinggi pada tengkorak dari telinga lain, fitur yang sama hanya ada pada beberapa jenis burung hantu. Spesialisasi telinga mungkin menunjukkan bahwa troodontids berburu dengan cara yang mirip dengan burung hantu, menggunakan pendengaran mereka untuk mencari mangsa kecil.

Meskipun sebagian besar ahli paleontologi percaya bahwa Troodontid adalah predator karnivora. Namun, banyaknya gigi kecil yang bergerigi kasar, dan rahang berbentuk U dari beberapa spesies menunjukkan bahwa beberapa spesies troodontid mungkin adalah omnivora atau herbivora. Sebaliknya, beberapa spesies, seperti Byronosaurus, memiliki sejumlah besar gigi seperti jarum, yang tampaknya paling cocok untuk berburu mangsa kecil, seperti burung, kadal dan mamalia kecil.

Lihat pula

[sunting | sunting sumber]

Referensi

[sunting | sunting sumber]
  1. Lee, S.; Lee, Y.-N.; Park, J.-Y.; Kim, S.-H.; Badamkhatan, Z.; Idersaikhan, D.; Tsogtbaatar, K. (2024). "The first troodontid (Dinosauria: Theropoda) from the Upper Cretaceous Baruungoyot Formation of Mongolia". Journal of Vertebrate Paleontology. 43 (6). e2364746. doi:10.1080/02724634.2024.2364746.
  2. Lefèvre, U.; Cau, A.; Cincotta, A.; Hu, D.; Chinsamy, A.; Escuillié, F.; Godefroit, P. (2017). "A new Jurassic theropod from China documents a transitional step in the macrostructure of feathers". The Science of Nature. 104 (74): 74. Bibcode:2017SciNa.104...74L. doi:10.1007/s00114-017-1496-y. PMID 28831510.
  3. Kubota, K.; Kobayashi, Y.; Ikeda, T. (2024). "Early Cretaceous troodontine troodontid (Dinosauria: Theropoda) from the Ohyamashimo Formation of Japan reveals the early evolution of Troodontinae". Scientific Reports. 14. 16392. Bibcode:2024NatSR..1416392K. doi:10.1038/s41598-024-66815-2. PMC 11272788. PMID 39054320.

Pranala luar

[sunting | sunting sumber]