Tarzan Cilik

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tarzan Cilik
Ibrahim Alkatiri, pemeran Tarzan Cilik
PemeranIbrahim Khalil Alkatiri
Raffi Ahmad
Nina Zatulini
Olga Syahputra
Shirin Amarain
Pepi
Limbad
Lagu pembukaMinum Susu, Seurieus
Lagu penutupMinum Susu, Seurieus
NegaraBendera Indonesia
Produksi
Durasi30 menit
Rumah produksiRapi Films
Rilis
Jaringan penyiarRCTI
Tanggal rilisSenin, 26 Januari – Jum'at, 7 Agustus 2009
Kronologi
Dilanjutkan olehBaim Anak Sholeh

Tarzan Cilik adalah sebuah sinetron yang ditayangkan di RCTI mulai hari Senin, 26 Januari 2009, setiap hari Pkl. 17.30 WIB.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Nama Sebagai
Ibrahim Khalil Alkatiri Tarzan
Raffi Ahmad Kevin
Olga Syahputra Olga
Nina Zatulini Citra
Shirin Amarain Saskie
Zidni Adam Marco
Ucok Baba
Atoy Herlambang Bayu
Pepi Pepi
Limbad Limbad

Pemain Pendukung[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

AUOOO... Tarzan (3 tahun) yang sedang main dengan Milky (macan kecil yang mirip kucing buduk) tiba-tiba akan di tangkap oleh pemburu liar yang mengira Tarzan binatang langka. Tarzan lari, tetapi pemburu tersebut mengejarnya. Untuk menghindari pemburu, Tarzan yang ketakutan masuk ke dalam sebuah tenda perkemahan.   Saskie (7 tahun) yang sedang kemping dengan teman-teman sekolahnya terkejut mendapati Tarzan di tendanya. Semula Saskie takut karena tarzan tampak galak. Tapi setelah mau disogok coklat, Saskie berhasil berteman dengan Tarzan. Saskie ingin melaporkan keberadaan Tarzan di tendanya tetapi, Tarzan yang tidak bisa bicara menggeleng-gelengkan kepala sambil menatap Saskie dengan tatapan memelas, memohon supaya keberadaannya di rahasiakan. Saskie yang kasihan pada Tarzan terpaksa menyembunyikan Tarzan di tendanya.   Awalnya keberadaan Tarzan di tenda Saskie tidak di ketahui siapa-siapa. Tetapi kenakalan Tarzan yang suka mengambil makanan dan menakut-nakuti teman-teman Saskie dengan suara aneh membuat mereka ketakutan. Teman-teman Saskie minta pulang. Karena merasa hutan tersebut tidak aman, guru pun memutuskan bahwa acara kemping sekolah di percepat.   Saat Saskie, akan meninggalkan tenda, Tarzan tidak mau kehilangan Saskie. Ia pun diam-diam masuk ke dalam ransel Saskie sambil makan camilan yang ada di dalam. Milky juga diam-diam masuk ke dalam bis.  Guru Saskie heran kenapa ransel Saskie berat sekali. Saat sampai di rumah, Saskie tidak tahu kalau Tarzan ikut. Tarzan yang tidak pernah melihat suasana rumah pun bersenang-senang. Membuka tutup kulkas, bermain dengan anjing tetangga yang galak (melawan Milky yang disangka kucing malah sial), Tarzan bingung dengan TV, dan pipis di kolam renang.   Saat Sakie mengetahui Tarzan ikut pulang, Saskie pun panik. Mau mengusir Tarzan tetapi tidak tega. Akhirnya Saskie menyembunyikan keberadaan Tarzan dari orang tuanya, Bayu dan Zara (30-an), meskipun kenakalan Tarzan sering menimbulkan kecurigaan orangtuanya, tetapi Saskie berhasil mengelak dengan memberikan berbagai alasan.   Di sisi lain, tetangga baru Saskie, Vico (7 tahun) yang jahil dan nakal menaruh curiga dengan keberadaan Tarzan di rumah Saskie. Vico mengira kalau Saskie punya peliharaan binatang langka. Untuk menjawab rasa ingin tahunya tersebut, Vico selalu menggunakan berbagai cara untuk menjebak Tarzan, mulai dari memasang perangkap tikus, jebakan sampai memata-matai setiap hari di depan rumah Saskie. Saskie dan Tarzan yang merasa terganggu dengan tingkah laku Vico malah balas mengerjai Vico, hingga Vico selalu sial setiap kali melakukan penyelidikan.   Tetapi, Vico yang selalu sial tidak pernah menyerah, apalagi saat dia melihat iklan di tv tentang pencarian binatang langka yang hilang. Di iklan tersebut di umumkan kalau penemu binatang langka itu akan mendapatkan hadiah gratis ke kebun binatang seumur hidup. Vico yang senang pergi ke kebun binatang menjadi semangat. Untuk mengetahui keberadaan Tarzan kali ini, Vico berpura-pura menyesal dan berjanji akan menjadi teman baik Saskie.  Awalnya Saskie tidak percaya, tetapi akting Vico yang serius berhasil membuat Saskie percaya, hingga Saskie menceritakan keberadaan Tarzan dan Milky di rumahnya pada Vico. Vico senang mengetahui keberadaan Tarzan dan Milky. Pada Saskie, Vico berjanji akan menyimpan rahasia itu tetapi sesungguhnya Vico punya rencana lain.   Suatu hari saat Saskie tidak ada di rumah, Vico membawa Tarzan dan Milky  ke kebun binatang untuk di serahkan kepada petugas agar dia mendapatkan hadiah.   Sementara itu Saskie yang bertemu dengan seorang nenek yang mengaku kalau dia sedang mencari cucunya yang hilang saat kecelakaan pesawat 2 tahun yang lalu menjadi panik saat mengetahui kalau Tarzan dan Milky menghilang dari rumahnya.[1]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Pranala luar[sunting | sunting sumber]