Tara Bintang, Humbang Hasundutan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Tara Bintang
Kecamatan
(Peta Lokasi) Kecamatan Tarabintang, Humbang Hasundutan.svg
Peta lokasi Kecamatan Tara Bintang
Negara Indonesia
ProvinsiSumatra Utara
KabupatenHumbang Hasundutan
Pemerintahan
 • Camat-Halim Sinabutar
Luas- km²
Kepadatan- jiwa/km²

Tarabintang (Tara Bintang) adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatra Utara, Indonesia.

Wilayah ini adalah kecamatan termuda di kabupaten tersebut.

Wilayah adminstratif[sunting | sunting sumber]

Desa terbesar dan terpadat penduduknya di wilayah Kecamatan Tarabintang adalah:

  • Sitanduk
  • Tarabintang
  • Sihombu
  • Sihas Toruan
  • Simbara
  • Mungkur
  • Marpadan
  • Sibongkare Sirata
  • Sibongkare Sianju

Penghasilan utama adalah melalui bertani karet.

Informasi desa[sunting | sunting sumber]

Siantar-Sitanduk adalah salah satu desa terbesar dan terpadat penduduknya di wilayah Kecamatan Tarabintang. Kecamatan Tarabintang adalah hasil pengembangan dari Kecamatan Parlilitan. Penghasilan utama penduduk desa Siantar-Sitanduk adalah bertani karet, kelapa sawit dan kopi coklat. Di samping itu warga juga bertani padi (sawah & darat) untuk konsumsi keluarga.

Nama-nama dusun yang ada di wilayah Desa Siantar-Sitanduk adalah: Anggocci, Laemaga, Rambung, Siantar Sitanduk, Rumbia, Karontang, Simbara.

Pada pertengahan 2007, rencananya Desa Siantar Sitanduk akan dimekarkan menjadi tiga desa. Anggocci, Laemaga dan Rambung akan masuk dalam Desa Mungkur; Siantar Sitanduk, Rumbia dan Karontang akan tetap di desa Siantar Sitanduk; sementara Simbara, muara dan uruk bacang akan menjadi jadi satu desa.

Di Siantar-Sitanduk terdapat air terjun 7 tingkat yang dinamakan Sicember-Cember. Lae Simenggo juga melintasi desa ini. Lae Simenggo adalah sebuah sungai yang berhulu di Sienem Kodin dan berakhir di Muara Singkil Kabupaten Aceh Singkil (NAD). Daerah ini adalah tanah ulayat dari marga Si Meka-Mungkur. Di seberang Desa Siantar Sitanduk ada Dusun Arabakul, dan Siordang yang dulunya adalah perkampungan marga Tumangger dan Hasugian, tetapi sekarang dusun tersebut telah mati karena semua penduduknya berpindah ke tempat lain atau ke Siantar sSitanduk.

Referensi[sunting | sunting sumber]