Taktakan, Serang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Taktakan
Kecamatan
Negara  Indonesia
Provinsi Banten
Kota Serang
Pemerintahan
 • Camat -
Luas - km²
Jumlah penduduk -
Kepadatan - jiwa/km²
Desa/kelurahan -

Taktakan adalah sebuah kecamatan di Kota Serang, Provinsi Banten, Indonesia. Taktakan menurut salah seorang kaum sufi berasal dari kata Sukma Tata Negara dan arti taktakan itu sendiri adalah suatu benda sejenis nampan yang digunakan untuk menyuguhkan air minum kepada tamu.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Taktakan terletak di sebelah barat daya Kota Serang. Taktakan memiliki 12 desa/kelurahan yang terdiri dari : Pancur, Sayar, Kuranji, Sepang, Cilowong, Drangong, Taktakan, Lialang, Umbul Tengah, Taman Baru, dll. Taktakan sekarang di pimpin oleh camat bernama Daru Hartono.

Potensi[sunting | sunting sumber]

Pada mulanya kecamatan Taktakan dialokasikan sebagai wilayah pariwisata di kota Serang. Karena secara geografis kecamtan Taktakan adalah daerah pegunungan yang mempunyai alam yang indah dan berpotensi untuk dijadikan sebagai objek pariwisata.

Adapun potensi alam di kecamatan taktakan adalah:

  • Peninjauan
  • Objek ziarah makam Ki Sayar di Kp. Karang Asem Desa Pancur
  • Kuburan umat Hindu, Budha dan Kristen
  • Agrowisata
  • Batu SAR (Watu Kanas),Batu Ranjang, Batu Bedil, Batu Ampar, Batu Gilang yang ada di Desa Pancur dan Sayar
  • Dan masih banyak daerah yang lain di daerah cilowong dan sekitarnya yang berpotensi untuk di jadikan tempat pariwisata atau vila-vila penginapan.

Dari hasil perkebunan dan hasil hutan Taktakan juga lebih dominan daripada kecamatan-kecamtan yang lain, lagi-lagi hal ini karena taktakan daerah pegunungan. Hasil hutan yang terkenal dari Taktakan yaitu durian, melinjo, cengkih dan ubi-ubian yang lain. Namun, yang paling mendominasi dari kesemuanya itu yaitu melinjo yang biasa dibuat emping yang menjadi makanan khas Banten. Melinjo menjadi tanaman utama di kawasan taktakan. Sedang durian, tergantung musim dan biasa ditemukan di daerah Gunung Sari dan Sayar.

Di pedalaman kecamatan Taktakan ada satu tempat yang berpotensi untuk dijadikan sebagai lahan penambahan pendapatan daerah dan sumber perhatian investor-investor asing yaitu tempat penampungan sampah akhir di Kota Serang. Karena sampah-sampah tersebut bisa diolah menjadi kompos dan berguna untuk menyuburkan tanah dan menambah kesuburan tanah untuk perkebunan dan pertanian.