Suwug, Sawan, Buleleng

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Suwug
Desa
Negara Indonesia
ProvinsiBali
KabupatenBuleleng
KecamatanSawan
Kodepos81171
Luas4,65 km²[1]
Jumlah penduduk4.288 jiwa (2010)[2]
Kepadatan922 jiwa/km² (2010)
Situs webhttp://suwug-buleleng.desa.id

Suwug adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, provinsi Bali, Indonesia. Letaknya berada di bawah bukit Sudaji. Desa ini memiliki rata-rata ketinggian 300 meter dari permukaan laut.[3]

Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani dan memeluk agama Hindu. Desa Suwug terbagi dalam 4 banjar. Desa ini terkenal dengan kesenian Wayang Kulit, Gong Kebyar, dan Joged Bumbung. Di Desa Suwug ada satu pura desa, satu Pura Dalem dan satu Setra serta peninggalan sejarah yang bernama Pura Lebah. Banyak masyarakat di desa ini yang pergi merantau sebagai pedagang, karyawan, sopir, pemandu, dan sebagainya.

Geografi[sunting | sunting sumber]

Batas Wilayah[sunting | sunting sumber]

Desa Suwug yang meupakan salah satu desa di wilayah kecamatan Sawan dengan batas-batas:

Utara Desa Sinabun
Timur Desa Menyali
Selatan Desa Sudaji
Barat Desa Poh Bergong

Pembagian wilayah berdasar fungsi lahan[sunting | sunting sumber]

Desa Suwug dengan total luas wilayah 4,65 km² (465 Ha) diperuntukkan:

  • Pemukiman: 29 Ha
  • Perkantoran: 0,04 Ha
  • Sekolah: 2,5 Ha
  • Pertanian: 117 Ha
  • Sawah: 250 Ha
  • Legal: 60 Ha
  • Kas Desa: 8,45 Ha

Jarak tempuh[sunting | sunting sumber]

Dilihat dari jarak tempuhnya, Desa ini berada tidak cukup jauh dari pusat pemerintahan kabupaten maupun provinsi yaitu:

  • Ke Kecamatan: 5 Km
  • Ke Kabupaten: 13 Km
  • Ke Provinsi: 110 Km

Pemerintahan[sunting | sunting sumber]

Pembagian Dusun/Banjar[sunting | sunting sumber]

Desa Suwug terdiri dari 4 dusun:

  • Banjar Dinas Kajanan
  • Banjar Dinas Kelodan
  • Banjar Dinas Sabi
  • Banjar Dinas Lebah

Demografi[sunting | sunting sumber]

Pada sensus tahun 2010, Penduduk desa Galungan berjumlah 4.288 jiwa terdiri dari 2.112 laki-laki dan 2.176 perempuan dengan rasio sex 0,97.[1]

Sampai saat ini, penduduk Desa Suwug berjumlah: 5.843 jiwa terdiri dari 3.016 laki-laki dan 2.827 perempuan dengan jumlah KK 1.481 tersebar di 4 banjar dinas sebagai berikut:[butuh rujukan]

  • Banjar Kajanan: Laki-laki: 373 Jiwa, jumlah KK: 276 Jiwa, Perempuan: 343 Jiwa jumlah: 716 Jiwa
  • Banjar Kelodan: Laki-laki: 997 Jiwa, jumlah KK: 458 Jiwa, Perempuan: 787 Jiwa Jumbah: 1784 Jiwa
  • Banjar Sabi: Laki-laki: 762 Jiwa, jumlah KK: 320 Jiwa, Perempuan: 854 Jiwa jumlah: 1616 Jiwa
  • Banjar Lebah: Laki-laki: 884 Jiwa jumlah KK: 457 Jiwa,Perempuan: 843 Jiwa jumlah: 1727 Jiwa

Mata pencaharian[sunting | sunting sumber]

Sektor Pertanian[sunting | sunting sumber]

    • Pertanian Perkebunan: 352 orang
    • Buruh Tani: 505 orang
    • Peternakan: 4 orang
    • Nelayan: -

Sektor Perindustrian[sunting | sunting sumber]

    • Pande Besi: 4 orang
    • Ukiran: 4 orang
    • Penggilingan Padi: 20 orang
    • Sektor jasa dan Perdagangan
    • Pegawai Negri /PNS: 31 orang

Lainnya[sunting | sunting sumber]

    • TNI/POLRI: 20 orang
    • Lembaga Keuangan: 3 orang
    • Pedangang: 153 orang
    • Akuntan: 10 orang
    • Karyawan swasta: 438 orang
    • Tukang kayu: 14 orang
    • Penjahit: 5 orang
    • Tukang cukur: 3 orang
    • Salon: 6 orang

Ekonomi[sunting | sunting sumber]

Potensi Desa[sunting | sunting sumber]

Potensi yang diproritaskan untuk dikembangkan adalah pembibitan tanaman holtikultural disamping peningkatan produksi tanaman padi.

Subak[sunting | sunting sumber]

Desa Suwug mayoritas penduduk adalah mata pencaharian di bidang pertanian maka Desa Suwug terdiri dari 7 organisasi subak yaitu:

  1. Subak Uma Desa
  2. Subak Semaran
  3. Subak Babakan
  4. Subak Sabi
  5. Subak Kubulinggah
  6. Subak Anyar Kangin
  7. Subak Anyar Kauh

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Desa Suwug memiliki 4 buah sekolah Dasar yaitu SD 1, SD 2, SD 3, dan SD 4 serta 1 buah SLTP3 dan 1 SMK. Dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara berkesinambungan telah diupayakan beberapa langkah antara lain:

  • Kewajiban belajar melalui peningkatan kesadaran akan arti pentingnya pendidikan bagi masa depan, serta usaha pelaksanaan wajib belajar bagi anak putus sekolah.
  • Perpustakaan sekolah/taman baca.
  • Situasi sekolah dan hubungan masyarakat antara lain melalui peningkatan peranan komite sekolah.
  • Memberi beasiswa kepada anak–anak sekolah yang miskin dan berprestasi.

Disamping itu, jumlah penduduk yang sudah tamat pendidikan sampai dengan tahun ini sebagai berikut:

  • SD: 1412 orang
  • SLTP: 2702 orang
  • SLTA: 1367 orang
  • DIPLOMA: 59 orang
  • PERGURUAN TINGGI: 39 orang

Kesehatan[sunting | sunting sumber]

Desa Suwug memiliki 4 Posyandu dan 1 Puskesmas Pembantu.

  • Posyandu Melati di Banjar Kajanan.
  • Posyandu Cempaka di Banjar Lebah.
  • Posyandu Anggrek di Banjar Sabi.
  • Posyandu Kamboja di Banjar Kelodan

Dari empat Posyandu yang ada telah tercetak 20 Kader dan semua Kader tersebut aktif. Posyandu pembiayaannya ditanggung oleh PKK, APBD dan Swadaya masyarakat.

Media Informasi[sunting | sunting sumber]

  • jumlah Komputer pada Kantor Desa: 2 buah
  • jumlah Penduduk yang mempunyai TV, Radio: 1472 Keluarga
  • jumlah Penduduk yang memiliki Komputer: 10 Keluarga
  • jumlah Penduduk yang memiliki Telepon / HP: 2250 Orang
  • JUMLAH Penduduk yang berlangganan Koran: 7 Orang

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b "Kecamatan Sawan dalam Angka 2017". Badan Pusat Statistik Indonesia. Diakses tanggal 06-02-2019. 
  2. ^ "Penduduk Indonesia Menurut Desa 2010" (PDF). Badan Pusat Statistik. 2010. hlm. 132. Diakses tanggal 14 Juni 2019. 
  3. ^ "Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan". Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diakses tanggal 5 Desember 2018. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]