Sukhoi Su-75

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Sukhoi Su-75
Vladimir Putin in MAKS Airshow 2021 12.jpg
Prototipe statis Sukhoi LTS di MAKS Airshow 2021
TipePesawat tempur multiperan siluman
ProdusenSukhoi
PerancangSukhoi
Terbang perdana2023 (direncanakan)
StatusDalam pengembangan
Harga satuanUS$ 25-30 juta (estimasi)

Sukhoi Su-75 "Checkmate" (bahasa Rusia: Сухой Су-75; LTS singkatan Pesawat Ringan Taktis dalam bahasa Rusia) adalah pesawat tempur multiperan siluman ringan kursi tunggal, bermesin tunggal yang dikembangkan oleh Sukhoi Rusia untuk Angkatan Udara Rusia.[1] Jet siluman itu diperkenalkan di International Air Show di MAKS-2021 di Zhukovsky, Rabu 21 Juli 2021.

Dalam penampilan perdana itu, Rusia langsung menghadirkan wujud asli dari Su-75 Checkmate, bukan cuma model saja. Karena itu, pesawat yang ditampilkan sudah bisa terbang dan siap tempur. Rencananya untuk militer Rusia, Su-75 Checkmate tak cuma diciptakan ditunggangi pilot tempur. Namun ke depan akan dibuat menjadi pesawat tanpa awak. Pesawat ini akan diuji terbang pertama kali tahun depan 2022, di badannya akan dipasang mesin canggih Izdeliye 30 agar bisa meleset pada kecepatan 2 Mach.

Jika ujicoba berhasil, maka Rostec akan memproduksi pesawat ini secara besar-besaran pada 2026 untuk memenuhi kebutuhan pasar militer seluruh dunia. Dan dari desas desus yang beredar, pesawat canggih ini dijual dengan harga murah untuk menandingi pesawat siluman buatan Amerika Serikat, F-35 Lightning II.

Pengembangan[sunting | sunting sumber]

Sebuah prototipe diluncurkan pada pertunjukan udara MAKS 2021 dengan dihadiri oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Penerbangan perdana Checkmate diharapkan pada tahun 2023 dan pengiriman awal direncanakan pada tahun 2026-2027.[2][3] Checkmate dirancang untuk biaya rendah dan untuk ekspor,[4] dan dapat bersaing dengan pesawat Lockheed Martin F-35 Lightning II dan Shenyang FC-31 atau pesawat dari kategori ringan hingga menengah lain yang sama.[5][6] Produksi diperkirakan menjadi 300 pesawat selama 15 tahun.[7]

Menurut kepala eksekutif Rostec, Sergei Chemezov, Jet Tempur LTS 'Checkmate' diperkirakan akan menelan biaya masing-masing US$ 25-30 juta.[8] Menurut CEO United Aircraft Corporation, Yuri Slyusar, Su-75 Chekmate merupakan Sukhoi generasi kelima. Tapi bukanlah termasuk dalam versi Su-57. Pesawat ini pada sistem persenjataannya mengadopsi Sukhoi Su-57, pesawat ini diyakini mampu menghancurkan semua jenis peralatan tempur musuh, baik di udara, laut dan juga darat.[9][10]

Desain[sunting | sunting sumber]

Su-75 Checkmate memiliki saluran masuk tanpa pengalih (divertless inlet), ekor v-tail, dan ruang senjata internal—semua fitur yang dimaksudkan untuk mengurangi paparan radar. Sayapnya yang lebar menyiratkan Sukhoi merancang pesawat tempur untuk terbang di ketinggian—40.000 kaki atau lebih tinggi.[11]

Inlet ventral angular yang membungkus bagian hidung bawah, berbagi fitur dengan konsep desain diverterless supersonic inlet (DSI) yang pertama kali diperkenalkan[12] di pesawat Boeing X-32.[13][14] Diverterless supersonic inlet (DSI) secara mekanis sederhana; DSI dapat mengurangi biaya dibandingkan dengan desain inlet yang lebih rumit seperti Boeing F-15 dan Sukhoi Su-27.[15] Alih-alih memisahkan stabilisator horizontal dan vertikal dengan kemudi dan elevator yang bergerak, Su-75 memiliki "ruddervator" yang identik dengan Northrop Grumman YF-23.[16] Ruddervator membutuhkan sistem kontrol penerbangan yang canggih untuk dikembangkan oleh Sukhoi karena fungsionalitasnya tidak ada di pesawat tempur Su-35 dan Su-57.

Menurut desainer jet, Checkmate dirancang untuk terbang dengan jangkauan hingga 2.800 km, membawa muatan hingga 7.400 kg, dan mencapai kecepatan hingga Mach 1,8.[17][18] Su-75 ini juga akan memiliki ruang senjata internal dengan 5 rudal dan meriam otomatis.[19]

Mesin[sunting | sunting sumber]

Mesin Su-75 adalah mesin NPO Saturn Izdeliye 30 yang juga digunakan varian Sukhoi Su-57M.[20] Izdeliye 30 dirancang untuk memiliki bobot spesifik 30% lebih rendah daripada pendahulunya AL-41F1, dan hingga 18% lebih efektif, dengan perkiraan daya dorong kering 107,9 kN dan 171,7 kN pada afterburner. Setelah diproduksi secara serial, mesin Izdeliye 30 akan memiliki masa pakai yang jauh lebih lama daripada mesin Rusia lainnya.[21]

Kokpit[sunting | sunting sumber]

Karena pembatasan yang mencegah pengambilan foto kokpit, jurnalis NBC News Matt Bodner, jurnalis Barat pertama yang melihat jet secara langsung memberikan pratinjau tanpa foto sudut pandang. Menurut Bodner, tata letak kokpit identik dengan Su-57 dengan kokpit kaca dengan dua layar LCD multifungsi utama berukuran 38 cm yang mirip dengan susunan Su-35S. Kokpit memiliki tampilan head-up (HUD) dengan sudut lebar (30° kali 22°).[22]

Avionik[sunting | sunting sumber]

Infrastruktur elektronik dari Checkmate semuanya berarsitektur terbuka dan menggunakan sistem diagnostik "Matryoska" yang sebagian besar sudah terpasang.[23] Menurut surat kabar Rusia Top War, prototipe Su-75 dibangun dengan radar AESA. Menurut Yuri Beliy, biro desain radar NIIP berencana untuk mengembangkan radar AESA berbiaya rendah untuk pesawat tersebut.[24] Menurut Wakil Perdana Menteri Yuri Borisov, jet tempur Checkmate akan berbagi komponen dan avionik yang sama dengan Su-57 sebagai mekanisme pengurangan biaya oleh Biro Desain Sukhoi.[25]

Persenjataan[sunting | sunting sumber]

Kepala eksekutif Rostec mengatakan dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal bahwa pesawat tempur Su-75 Checkmate dilengkapi dengan bom dan peluru kendali (rudal) udara ke udara, rudal udara ke darat, dan rudal anti-kapal lebih dari 7 ton dan akan mampu menyerang beberapa target sekaligus, serta sistem peperangan elektronik.

Varian[sunting | sunting sumber]

Varian tak berawak dilaporkan dalam pengembangan, versi latih dua kursi dapat dikembangkan jika ada permintaan,[26] dan versi berbasis kapal induk[27] juga sedang dipertimbangkan.

Pengguna potensial[sunting | sunting sumber]

Rostec mengharapkan bahwa Argentina, India, dan Vietnam akan menjadi tujuan ekspor utama pesawat, dengan pasar Afrika juga menunjukkan minat.[28] Sukhoi bertujuan untuk mengekspor 300 pesawat Su-75 Checkmate ke negara-negara Afrika selama 15 tahun ke depan.[29]

Dalam SITDEF-2021, Alexander Mikheev, Direktur Jenderal Ekspor Produk Rosoboronexport menyatakan bahwa ada minat terhadap Su-75 di sejumlah negara Amerika Selatan.[30]

Spesifikasi[sunting | sunting sumber]

Ciri-ciri umum[sunting | sunting sumber]

Performa[sunting | sunting sumber]

  • Daya angkut senjata : 7.400 kg
  • Jarak terbang maksimum : 2.800 km
  • Radius tempur : 1.500 km
  • Radius feri: 3.000 km (1.900 mi, 1.600 nmi)
  • Kecepatan maksimum: Mach 1,8
  • g limits: +8.0
  • Dorong/berat: 1,0 : 1

Avionics[sunting | sunting sumber]

Persenjataan[sunting | sunting sumber]

  • Udara ke udara :
  • Udara ke permukaan:
    • KAB-500
    • KAB-250
    • X-38
    • X-59MK2
    • X-58USHK (E)
    • Grom-A1

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Pengembangan terkait

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Axe, David. "Russia's New Fighter Breaks Cover—It's Got 'Stealth' Written All Over It". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  2. ^ Newdick, Thomas. "Russia's Checkmate Light Tactical Fighter Is Officially Unveiled (Updated)". The Drive (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  3. ^ Jenkins, Cameron (2021-07-20). "Russia unveils prototype for advanced stealth fighter jet". TheHill (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  4. ^ "Putin Unveils Russia's New Single Engine Jet 'LTS Checkmate Fighter'". www.defenseworld.net. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  5. ^ "Sukhoi shows off Checkmate 5th-Gen fighter to compete with F-35". New Atlas (dalam bahasa Inggris). 2021-07-27. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  6. ^ Egozi, Arie (2021-07-22). "Russia's New SU-75 Checkmate Promises A Lot. Can It Deliver?". Breaking Defense (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  7. ^ Stolyarov, Gleb; Balmforth, Tom (2021-07-20). "Putin inspects new Russian fighter jet unveiled at air show". Reuters (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  8. ^ "Russian 'Checkmate' Stealth Fighter has Launch Customer, to Cost $30 Million Apiece". www.defenseworld.net. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  9. ^ Akhirnya Siluman Langit Su-75 Checkmate Rusia Muncul di Dunia https://www.viva.co.id/militer/militer-dunia/1389090-akhirnya-siluman-langit-su-75-checkmate-rusia-muncul-di-dunia
  10. ^ Ini Tampang Sukhoi SU-75, Jet Tempur Siluman Rusia Saingan F-35 AS https://www.merdeka.com/foto/dunia/1332119/20210721190710-ini-tampang-sukhoi-su-75-jet-tempur-siluman-rusia-saingan-f-35-as-001-nfinanda-farikh-ibrahim.html
  11. ^ Axe, David. "Who's Going To Pay for Russia's Checkmate Stealth Fighter? Probably Not Russia". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  12. ^ "Home | Code One Magazine". www.codeonemagazine.com. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  13. ^ "New Russian Fighter in F-35 Class Echoes Other JSF Designs". Air Force Magazine (dalam bahasa Inggris). 2021-07-19. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  14. ^ "Sukhoi officially Unveils the Checkmate, allegedly codenamed "Screamer" by US Intelligence". The Aviation Geek Club (dalam bahasa Inggris). 2021-07-20. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  15. ^ Axe, David. "Russia's New Fighter Breaks Cover—It's Got 'Stealth' Written All Over It". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  16. ^ Axe, David. "Look Closely At Russia's Checkmate Fighter—Its Tail Is One Key To Its Stealth". Forbes (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  17. ^ "- YouTube". www.youtube.com. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  18. ^ Шерзад, Тимур (2021-07-20). "Раскрыты характеристики новейшего однодвигательного истребителя «Сухого»". Телеканал «Звезда» (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  19. ^ "- YouTube". www.youtube.com. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  20. ^ Díaz (diazpez), Pablo (2021-07-21). "Sukhoi Checkmate: An advanced yet affordable match for the F-35 Lightning II". Aviacionline.com (dalam bahasa Spanyol). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  21. ^ Rogoway, Thomas Newdick and Tyler. "Now We Know Russia's Mysterious New Fighter Is A Single-Engine Design (Updated)". The Drive (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  22. ^ Russia Unveils New Fighter Jet Viewed As Competitor To America's F-35, diakses tanggal 2021-11-04 
  23. ^ Egozi, Arie (2021-07-22). "Russia's New SU-75 Checkmate Promises A Lot. Can It Deliver?". Breaking Defense (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  24. ^ Egozi, Arie (2021-07-22). "Russia's New SU-75 Checkmate Promises A Lot. Can It Deliver?". Breaking Defense (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  25. ^ "Новый российский истребитель Checkmate поднимется в воздух в 2023 году". Ведомости (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  26. ^ "Истребитель Су-75 Checkmate на международном рынке". anna-news.info (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  27. ^ Egozi, Arie (2021-07-22). "Russia's New SU-75 Checkmate Promises A Lot. Can It Deliver?". Breaking Defense (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  28. ^ "The Checkmate aircraft will have no built-in gun for the first time in decades". PravdaReport (dalam bahasa Inggris). 2005-11-22. Diakses tanggal 2021-11-04. 
  29. ^ "Чемезов назвал цену нового российского истребителя". Ведомости (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-11-04. 
  30. ^ "Истребитель Су-75 Checkmate на международном рынке". anna-news.info (dalam bahasa Rusia). Diakses tanggal 2021-11-04.