Stasiun Stabat

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Stasiun Stabat
Logo PT KAI (Persero) (New version 2016).svg
PapanNamaStasiun SBT.png
  • Singkatan: SBT
  • Nomor: 8809
AlamatGohor Lama, Wampu, Langkat
Sumatra Utara
Letakkm 22+427 lintas Binjai-Pangkalan Brandan[1]
OperatorDivisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh
Informasi lain
Kelas stasiunI[2]
Sejarah
Dibuka20 Juni 1903
Ditutup2008
Dibuka kembaliTBA
Layanan
-
SARS-CoV-2 illustration (10).jpgPeringatan COVID-19: Tidak semua kereta api yang disebutkan di sini dijalankan pada masa-masa normal baru. Calon penumpang dimohon memeriksa daftar kereta api yang dijalankan di KAI Access atau kanal eksternal lain sebelum keberangkatan. Calon penumpang diharapkan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku saat menggunakan kereta api. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Pandemi COVID-19 di Indonesia#Perkeretaapian.

Stasiun Stabat (SBT) adalah bekas stasiun kereta api yang berada di Gohor Lama, Wampu, Langkat. Meskipun diberi nama Stabat, stasiun ini sebenarnya tidak terletak di wilayah Kecamatan Stabat, tetapi terletak di sebelah barat kecamatan Stabat itu sendiri. Stasiun ini termasuk dalam Divisi Regional I Sumatra Utara dan Aceh.

Sejarah stasiun ini tidak dipisahkan dari pembangunan jalur kereta api Binjai–Pangkalan Brandan. Kala itu, konstruksi pada jalur kereta api ini dimulai pada tahun 1900 dan untuk jalur yang menuju Stabat ini dibuka pada tanggal 20 Juni 1903. Pada tanggal 1 Agustus 1904, dari stasiun ini dibangun kelanjutannya menuju Tanjung Pura (ibu kota lama Langkat).[3]

Stasiun ini ditutup bersama dengan penutupan jalur kereta api Binjai–Besitang pada tahun 2008. Kondisi bangunan stasiun sangat mengenaskan karena tak pernah dirawat.

Jalur dan stasiun ini saat ini sedang direaktivasi. Reaktivasi ini dicanangkan pada tahun 2016 oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian sebagai bagian dari proyek jalur kereta api Trans-Sumatra. DItargetkan pada tahun 2019, jalur ini bisa dioperasikan secara reguler.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Subdit Jalan Rel dan Jembatan (2004). Buku Jarak Antarstasiun dan Perhentian. Bandung: PT Kereta Api (Persero). 
  2. ^ Buku Informasi Direktorat Jenderal Perkeretaapian 2014 (PDF). Jakarta: Direktorat Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan Indonesia. 
  3. ^ Archiv Für Eisenbahnwesen. 58. 1935. 
  4. ^ Sutianto, Feby Dwi. "Kemenhub Aktifkan Jalur Kereta Eks Belanda Besitang-Binjai 80 Km". detikfinance. Diakses tanggal 2018-10-03. 
Stasiun sebelumnya   Logo of the Ministry of Transportation of the Republic of Indonesia.svg Lintas Kereta Api Indonesia   Stasiun berikutnya
menuju Besitang
Besitang–Medan
menuju Medan

Koordinat: 3°45′56″N 98°22′52″E / 3.765517°N 98.381154°E / 3.765517; 98.381154