SMA Negeri 33 Jakarta

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
SMA Negeri 33 Jakarta
SMAN 33 Jakarta
Informasi
Didirikan1 April 1978
JenisNegeri
AkreditasiA
Nomor Pokok Sekolah Nasional20101620
Kepala SekolahNoviolaleni
Jumlah kelas6
Jurusan atau peminatanIPA, IPS, dan IPB
Rentang kelasX IPA, X IPS, X IPB, XI IPA, XI IPS, XI IPB, XII IPA, XII IPS, XII IPB
KurikulumKurikulum 2013
Jumlah siswa756 siswa
Alamat
LokasiJalan Kamal Raya No 54 Cengkareng , Jakarta Barat., Jakarta Barat, DKI Jakarta, Indonesia Indonesia
Tel./Faks.(021) 6191043 / (021) 54396833
Situs webSitus SMA Negeri 33 Jakarta
Moto
MotoCerdas, Berkarakter, dan Berwawasan Lingkungan

Sekolah Menengah Atas Negeri 33 Jakarta (SMAN 33 Jakarta) merupakan salah satu sekolah unggulan dari SMA Negeri di DKI Jakarta yang berada di Cengkareng, Jakarta Barat.

Alumni:

Rustam Efendi (wali kota Jakarta Barat), Arminsyah (wakil jaksa agung), Muhammad Subki Al-Bughury atau yang biasa dikenal ustadz Subki (pendakwah)

Sejarah[sunting | sunting sumber]

SMA Negeri 33 Jakarta awalnya merupakan  sekolah filial  dari SMA Negeri 27 Jakarta. Berdasarkan  Surat Keputusan Menteri pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia  Nomor 023 /M/1978 tanggal 13 September 1978, mulai terhitung  1 April 1978 menjadi SMA Negeri 33 Jakarta  di jalan Utama Raya Cengkareng, Jakarta Barat. Sejak itu tanggal 1 April dijadikan sebagai hari Ulang Tahun Sekolah.

Berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Dikmenti Provinsi DKI Jakarta Nomor 206a/2004 tanggal 11 November 2004, SMA Negeri 33 Jakarta dinyatakan sebagai SMA Plus Tingkat Kota Madya Jakarta Barat.Pada tahun 2004 SMA Negeri 33 dalam pengembangannya berubah alamat menjadi Jalan Kamal Raya No 54 Cengkareng, Jakarta Barat.

Perjalanan SMA Negeri 33 Jakarta selama 35 tahun telah mengukir prestasi akademis maupun non-akademis dan mampu bersaing, berkompetisi dengan sekolah lain di tingkat lokal maupun regional. Predikat terakhir sebagai sekolah Plus Standar Provinsi berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Dikmenti Provinsi DKI Jakarta nomor 460/2006.

Sesuai dengan  visi dan misi SMA Negeri 33 Jakarta   sebagai sekolah yang ”Cerdas,Berkarakter, dan Berwawasan Lingkungan” SMA Negeri 33 Jakarta mampu mencetak Sumber Daya Manusia yang kompeten. Indikasi tersebut ditunjukkan dari hasil Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2012-2013 menempati peringkat ke-12 SMA Negeri se-DKI Jakarta. Indikasi lain adalah bahwa SMA Negeri 33 Jakarta mampu memfasilitasi peserta didik diterima di Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta favorit lebih dari 80% yang tersebar di Perguruan Tinggi papan atas.

Selama 35 tahun SMA Negeri 33 Jakarta telah mengalami pergantian Kepala Sekolah sebanyak 15 (lima belas) kali dan yang pernah menjabat adalah sbb :

NO NAMA PERIODE TUGAS
1 Drs.Sujono Kuslan 1978  -  1980
2 Soekadi Bsc 1980  -  1983
3 M.Ali Efendi Bsc 1983  -  1986
4 Soebonowo 1986  -  1993
5 Drs.Wilhelmus Reubun 1993  -  1995
6 Drs.S.H. Hatta 1995  -  1998
7 Drs.Achmad Zailani 1998  -  2002
8 Drs.Ignatius Warsidi 2002  -  2004
9 Drs.Asyikin 2004  -  2005
10 Drs.Pernon Akbar .M.Psi 2005  -  2007
11 Drs.H.Syukarna ,M.M 2007  -  2009
12 Dra.Hj.Rachmawati Malik,SH,MM 2009  -  2011
13 Dra.Hj.Danimar ,M.Pd. 2011  -  2012
14 Dra.Hj.Tuti Alibrata ,M.Pd. 2012  -  2013
15 Dra.Hj.Nurlaena,MM,M.Si 2013 -
16 Noviolaleni - Sekarang

Ekstrakurikuler[sunting | sunting sumber]

  • Pramuka
  • Palang Merah Remaja/PMR
  • Paduan Suara
  • Kelompok Studi Islam/KSI
  • Band
  • Paskibra
  • Cinematography
  • Nihon Club (Klub Bahasa Jepang)
  • English Club
  • Kelompok Ilmiah Remaja/KIR
  • Karate
  • Tari Saman
  • Teater
  • Voli
  • Basket
  • Futsal
  • Rohani Kristen/Rohkris
  • Rohani Katolik/Rohkat

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

  • Perpustakaan
  • Koperasi Sekolah
  • Auditorium
  • Laboratorium Kimia
  • Kelas
  • Laboratorium Bahasa
  • Ruang Komputer (TIK)
  • Ruang Agama Kristen dan Katolik
  • Kantin
  • Lapangan Upacara
  • Lapangan Olahraga
  • Ruang UKS
  • Ruang OSIS
  • Ruang Bimbingan Konseling
  • Masjid
  • Toilet
  • Lapangan Parkir

Pranala luar[sunting | sunting sumber]