Putri Nabila

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Jump to navigation Jump to search
Putri Nabila
Putri Nabila.jpg
Poster sinetron Putri Nabila
Pembuat MD Entertainment
Pemeran Indra Setiawan
Laudya Chintya Bella
Lian Firman
Dinda Kanya Dewi
Penggubah lagu tema Indra Setiawan
Lagu pembuka Putri Nabila, Indra Setiawan
Lagu penutup Putri Nabila, Indra Setiawan
Penggubah Indra Setiawan
Negara  Indonesia
 Singapura
Bahasa Bendera Indonesia Bahasa Indonesia (dubbed)
Bendera Singapura Bahasa Malaysia (subtitle)
Jumlah musim 1
Jumlah episode 61 (daftar episode)
Produksi
Produser Dhamoo Punjabi
Manoj Punjabi
Lokasi Jakarta
Durasi 1 Jam (19:00-20:00 WIB/20:00-21:00 SST)
Rumah produksi MD Entertainment
Distributor MD Entertainment
Rilis
Jaringan penyiar Bendera Indonesia MNCTV
Bendera Singapura StarHub TV Sensasi
Format audio Stereo
Dolby Digital 5.1
Tayang perdana Senin, 23 April 2012
Tanggal rilis Senin, 23 April 2012 – Minggu, 24 Juni 2012

Putri Nabila merupakan sebuah sinetron yang ditayangkan di MNCTV (Indonesia) StarHub TV Sensasi (Singapura). Pemainnya antara lain Indra Setiawan, Laudya Chintya Bella, Lian Firman, dan Dinda Kanya Dewi.

Pemain[sunting | sunting sumber]

Sinopsis[sunting | sunting sumber]

Putri (Laudya Chintya Bella) adalah seorang gadis yang cantik, baik hati nan lugu. Kedatangannya ke Jakarta untuk mencari calon suaminya yang tak kunjung melamarnya, Reifan (Lian Firman). Di Jakarta, Putri justru bertemu dengan Aditya (Indra Setiawan). Aditya lantas menceritakan bahwa Reifan tengah koma dan dirawat di Rumah Sakit. Aldi (Akbar Kurniawan) datang ditengah kehidupan Melati (Khalifah Hisyam) yang akan dinikahkan dengan Reifan. Melati yang mengetahui asal usul Putri lantas menyuruh Putri untuk mau mendampingi Reifan disaat ia kritis. Namun, Putri justru terbawa suasana saat ia selalu nyaman berbincang-bincang dengan Adit.

Nabila (Dinda Kanya Dewi) yang cemburu dengan sikap Adit yang selalu dingin kepadanya lantas berburu-buru mengajak Adit untuk melangsungkan pernikahan. Mendapat penolakan dari Adit, Nabila tega membubuhi obat tidur pada minuman Adit dan menidurinya disebuah hotel. Tak urung itu, untuk membuat Putri cemburu Nabila mengambil gambar kemesraannya dengan Adit. Tak disadari pula bahwa Melati diam-diam membuntuti gerak-gerik Nabila.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]