Budi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Pikiran (filsafat))
Langsung ke: navigasi, cari
Ilustrasi dualisme budi-tubuh yang digambarkan oleh René Descartes.[1]

Budi adalah serangkaian kemampuan kognitif yang memungkinkan kesadaran, persepsi, budi, pertimbangan, dan ingatan pada manusia dan organisme lain.[2][3]

Berbagai tradisi dalam filsafat, agama, psikologi, dan sains kognitif telah berupaya untuk memahami budi dan properti-propertinya. Permasalahan utama yang terkait dengan budi adalah hubungannya dengan otak dan sistem saraf, yang biasa disebut masalah budi-tubuh. Berbagai pendekatan telah diajukan, seperti dualisme yang menyatakan bahwa budi terpisah dari tubuh[4] dan fisikalisme yang menekankan bahwa budi berasal dari dan dapat direduksi ke fenomena fisik seperti proses neurologis. Permasalahan lain terkait dengan keberadaan budi pada yang-ada yang lain, seperti hewan atau kecerdasan buatan.

Beberapa filsuf budi yang penting adalah Plato, Descartes, Leibniz, Kant, Martin Heidegger, John Searle, dan Daniel Dennett. Psikolog seperti Sigmund Freud dan William James juga telah mengembangkan teori budi manusia yang berpengaruh. Pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, sains kognitif berkembang dan menyebabkan munculnya berbagai pendekatan baru.

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Catatan kaki[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Descartes, R. (1641) Meditations on First Philosophy, dalam The Philosophical Writings of René Descartes, diterjemahkan oleh J. Cottingham, R. Stoothoff and D. Murdoch, Cambridge: Cambridge University Press, 1984, vol. 2, hal. 1-62.
  2. ^ Dictionary.com, "mind": "1. (in a human or other conscious being) the element, part, substance, or process that reasons, thinks, feels, wills, perceives, judges, etc.: the processes of the human mind. 2. Psychology. the totality of conscious and unconscious mental processes and activities. 3. intellect or understanding, as distinguished from the faculties of feeling and willing; intelligence."
  3. ^ Google definition, "mind": "The element of a person that enables them to be aware of the world and their experiences, to think, and to feel; the faculty of consciousness.." [1]
  4. ^ Redding, Paul, "Georg Wilhelm Friedrich Hegel", The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Summer 2012 Edition), Edward N. Zalta (ed.), forthcoming. [2][pranala nonaktif].

Pranala luar[sunting | sunting sumber]