Kejuaraan AFF 2008

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
(Dialihkan dari Piala Suzuki AFF 2008)
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Piala Suzuki AFF 2008
Kejuaraan Sepak Bola ASEAN 2008
2008 AFF Suzuki Cup Logo.jpg
Logo resmi Piala Suzuki AFF 2008
Informasi turnamen
Tuan rumahIndonesia
Thailand
Jadwal
penyelenggaraan
5–28 Desember
Jumlah
tim peserta
8
Tempat
penyelenggaraan
3 + 3 (di 3 + 3 kota)
Hasil turnamen
Juara Gold medal blank.svg Vietnam (gelar ke-1)
Juara kedua Silver medal blank.svg Thailand
Juara ketiga Bronze medal blank.svg Indonesia,
 Singapura
Statistik turnamen
Jumlah pertandingan18
Jumlah gol56 (3,11 per pertandingan)
Pencetak gol
terbanyak
Bendera Indonesia Budi Sudarsono
Bendera Singapura Agu Casmir
Bendera Thailand Teerasil Dangda
(4 gol)
Pemain terbaikBendera Vietnam Dương Hồng Sơn
2007
2010

Kejuaraan AFF 2008 (untuk alasan sponsor disebut sebagai Piala Suzuki AFF 2008) adalah edisi ketujuh turnamen sepak bola Kejuaraan AFF. Babak penyisihan grup putaran final turnamen ini diselenggarakan di dua negara, yakni Indonesia dan Thailand, pada tanggal 5 hingga 10 Desember 2008, sementara pertandingan semifinal dan final diselenggarakan pada 16 hingga 28 Desember 2008 dengan sistem kandang-tandang. Enam tim anggota Federasi Sepak Bola Perbara langsung lolos ke putaran final turnamen ini, sementara dua tim lolos setelah melalui babak kualifikasi yang diselenggarakan di Kamboja pada Oktober 2008. Suzuki menjadi sponsor titel turnamen ini[1] dan Nike menjadi supplier resmi.

Vietnam untuk pertama kalinya menjuarai turnamen ini setelah mengalahkan Thailand pada pertandingan final. Indonesia dan Singapura kalah atas lawannya masing-masing pada pertandingan semifinal. Pemain Vietnam, Dương Hồng Sơn menjadi pemain terbaik sepanjang turnamen, sementara tiga orang pemain, yakni Budi Sudarsono (Indonesia), Agu Casmir (Singapura), dan Teerasil Dangda (Thailand) menjadi pemain yang mencetak gol terbanyak sepanjang turnamen dengan masing-masing 4 gol.

Tempat penyelenggaraan[sunting | sunting sumber]

Kejuaraan Sepak Bola ASEAN 2008 pada awalnya akan diselenggarakan di Myanmar, sesuai dengan sistem rotasi yang diterapkan oleh AFF. Akan tetapi, pada Agustus 2007, Myanmar mengundurkan diri karena masalah keamanan. Dalam pertemuan Dewan AFF ketiga di Bali, Indonesia dan Thailand mengalahkan tiga negara lain (yaitu Malaysia, Myanmar dan Vietnam) untuk menjadi tuan rumah pengganti.[2] Apabila kedua negara ini nantinya tidak mampu memenuhi ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh AFF, Vietnam akan menjadi tuan rumah pengganti mereka.[3]

Baik Indonesia maupun Thailand semula telah menyiapkan 2 stadion. Stadion Utama Gelora Bung Karno di Jakarta dan Stadion Rajamangala di Bangkok digunakan sebagai tempat penyelenggaraan 5 pertandingan, sedangkan Stadion Si Jalak Harupat di Bandung dan Stadion Suphachalasai di Bangkok digunakan sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan hari terakhir karena harus diselenggarakan bersamaan. Sebelumnya, Stadion Angkatan Darat Thailand akan menggelar pertandingan hari terakhir, sebelum dipindah ke Bangkok.[4]

10 hari sebelum turnamen dimulai, masalah keamanan terkait dengan keselamatan tim-tim yang akan bertanding di Bangkok mulai menjadi perhatian. Hal ini disebabkan oleh gejolak yang terjadi di Bangkok yang juga menyebabkan ditutupnya Bandara Suvarnabhumi. Menghadapi krisis politik ini, Asosiasi Sepak Bola Thailand awalnya memutuskan untuk tetap memainkan babak grup di Bangkok, atau jika situasi bertambah buruk, pertandingan akan dimainkan di Chiang Mai atau Phuket.[5][6] Pada saat itu, Vietnam dan Malaysia juga menyatakan kesiapannya untuk menjadi tuan rumah pengganti.[7][8] Pada tanggal 29 November, kurang dari seminggu sebelum turnamen dimulai, Thailand akhirnya memutuskan untuk memindahkan penyelenggaraan babak grup ke Stadion Surakul, Phuket.[9][10] Untuk dua pertandingan terakhir grup yang seharusnya diselenggarakan bersamaan, dengan melihat kondisi Bangkok yang sudah mulai kondusif, panitia sempat memutuskan untuk memindahkan kembali salah satu pertandingan (Thailand melawan Malaysia) ke Stadion Suphachalasai.[11] Keputusan ini akhirnya dibatalkan atas keberatan dari Malaysia, sehingga kedua pertandingan terakhir Grup B tetap diselenggarakan di Stadion Surakul walaupun dalam waktu yang tidak bersamaan.[12] Berdasarkan keputusan tersebut, pada akhirnya stadion berikut menjadi tempat penyelenggaraan turnamen ini:

Wasit[sunting | sunting sumber]

Pada babak gugur, 2 wasit lain turut bertugas. Mereka adalah:

Kualifikasi[sunting | sunting sumber]

Kualifikasi diselenggarakan di Phnom Penh, ibu kota Kamboja, pada tanggal 17 hingga 25 Oktober 2008. Lima tim berperingkat terendah di Asia Tenggara mengikuti kualifikasi dengan format round-robin ini dan dua tim teratas berhak lolos ke putaran final.

Putaran final[sunting | sunting sumber]

Babak grup[sunting | sunting sumber]

Grup A[sunting | sunting sumber]

Tim Main M S K GM GK SG Poin
 Singapura 3 3 0 0 10 1 +9 9
 Indonesia 3 2 0 1 7 2 +5 6
 Myanmar 3 1 0 2 4 8 –4 3
 Kamboja 3 0 0 3 2 12 –10 0

Seluruhnya dalam waktu lokal (UTC+7)



Singapura  3–1
(HT: 2–1)
 Myanmar
Mohd Noh Alam Shah Gol 1'
Fahrudin Mustafic Diberikan kartu kuning pada menit ke-7 7'
Agu Casmir Gol 16' Gol 76'
Noh Rahman Diberikan kartu kuning pada menit ke-71 71'
Shi Jiayi Diberikan kartu kuning pada menit ke-86 86'
(Laporan) Myo Min Tun Gol 28'
Aung Aung Oo Kartu merah 83'
Moe Win Diberikan kartu kuning pada menit ke-85 85'
Stdn. Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Penonton: 21.000 orang
Wasit: Dinh Dhung Phung (Vietnam)
AW 1: Preecha Kangram (Thailand)
AW 2: Azman Ismail (Malaysia)
Wasit ke-4: Krishnan Ramachandran (Malaysia)



Indonesia  0–2
(HT: 0–1)
 Singapura
Budi Sudarsono Diberikan kartu kuning pada menit ke-30 30' (Laporan) Baihakki Khaizan Gol 3'
Isa Halim Diberikan kartu kuning pada menit ke-23 23'
Shi Jiayi Gol 50'
Stdn. Utama Gelora Bung Karno, Jakarta
Penonton: 50.000 orang
Wasit: R. Krishnan (Malaysia)
AW 1: Azman Ismail (Malaysia)
AW 2: Preecha Kangram (Thailand)
Wasit ke-4: Chaiya Alee Mahapab (Thailand)

Grup B[sunting | sunting sumber]

Tim M M S K GM GK GS Poin
 Thailand 3 3 0 0 11 0 +11 9
 Vietnam 3 2 0 1 7 4 +3 6
 Malaysia 3 1 0 2 5 6 -1 3
 Laos 3 0 0 3 0 13 -13 0

Seluruhnya dalam waktu lokal (UTC+7)




Laos  0–6
(HT: 0–3)
 Thailand
(Laporan) Ronnachai Rangsiyo Gol 19'
Patiparn Phetphun Gol 30'
Arthit Sunthornphit Gol 40' Gol 52'
Anon Sangsanoi Gol 79' Gol 89'


Semifinal[sunting | sunting sumber]

Thailand-Indonesia[sunting | sunting sumber]

Putaran pertama
Putaran kedua

Bendera Thailand Thailand melaju ke final setelah unggul agregat 3–1 .

Vietnam-Singapura[sunting | sunting sumber]

Putaran pertama
Putaran kedua

Bendera Vietnam Vietnam melaju ke final setelah unggul agregat 1–0.

Final[sunting | sunting sumber]

Putaran pertama[sunting | sunting sumber]

Putaran kedua[sunting | sunting sumber]

Vietnam  1–1
(HT: 0–1)
 Thailand
Van Tai Em Phan Diberikan kartu kuning pada menit ke-10 10'
Minh Chau Nguyen Diberikan kartu kuning pada menit ke-37 37'
Cong Vinh Le Diberikan kartu kuning pada menit ke-54 54' Gol 90+3'
(Laporan) Teerasil Dangda Gol 21'
Suree Sukha Diberikan kartu kuning pada menit ke-37 37'
Surat Sukha Diberikan kartu kuning pada menit ke-58 58'
Suchao Nutnum Diberikan kartu kuning pada menit ke-77 77'
Stadion Nasional Mỹ Đình, Hanoi
Penonton: 40.000 orang
Wasit: Abdul Malik (Singapura)
AW 1: J. Goh Gek Pheng (Singapura)
AW 2: Suaidi Yunus (Indonesia)
Wasit ke-4: Setiyono Midi (Indonesia)

Bendera Vietnam Vietnam menjadi juara setelah unggul agregat 3–2 .

Pencetak gol[sunting | sunting sumber]

2 gol[sunting | sunting sumber]

1 gol[sunting | sunting sumber]

Hasil akhir dan penghargaan[sunting | sunting sumber]

Tim Statistik[sunting | sunting sumber]

This table shows all team performance.

Pos Tim Pld W D L GF GA GD
Final
1  Vietnam 7 4 2 1 11 2 +9
2  Thailand 7 5 1 1 16 4 +12
Semifinal
3  Singapura 5 3 1 1 10 1 +9
4  Indonesia 5 2 2 1 8 5 +3
Eliminasi dari babak grup
5  Malaysia 3 1 0 2 5 6 −1
6  Myanmar 3 1 0 2 4 8 −4
7  Kamboja 3 0 0 3 2 12 −10
8  Laos 3 0 0 3 0 13 −13


Penghargaan[sunting | sunting sumber]

Pemain[sunting | sunting sumber]

Penghargaan ini diberikan kepada pemain terbaik selama turnamen berlangsung.

Pemain terbaik Bendera Vietnam Duong Hong Son
( Vietnam)

Pencetak gol terbanyak[sunting | sunting sumber]

Penghargaan ini diberikan kepada pemain yang mencetak gol terbanyak selama turnamen berlangsung.

Pencetak gol
terbanyak
Bendera Indonesia Budi Sudarsono
Bendera Singapura Agu Casmir
Bendera Thailand Teerasil Dangda
(4 gol)

Penghargaan Fair Play[sunting | sunting sumber]

Penghargaan ini diberikan kepada tim paling fair pada pertandingan yang dilakukan selama turnamen berlangsung.

Fair Play  Thailand

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Suzuki Sponsor AFF Suzuki Cup 2008, Situs resmi Federasi Sepak Bola ASEAN, 7 Agustus 2008. Diakses pada 16 Agustus 2008.
  2. ^ Thailand, Indonesia to host 2008 ASEAN championships, Reuters Afrika, 24 Desember 2007. Diakses pada 24 Desember 2007.
  3. ^ Indonesia and Thailand Hosts For ASEAN Football Championship 2008, Situs Resmi AFF, 22 Desember 2007. Diakses pada 24 Desember 2007.
  4. ^ Supachalasai Back As Alternate Stadium For AFF Suzuki Cup, Situs Resmi Piala Suzuki AFF 2008, 17 November 2008. Diakses pada 22 Desember 2008.
  5. ^ Worawi: ‘It’s still on!”, Situs Resmi AFC, 28 November 2008. Diakses pada 28 November 2008.
  6. ^ Suzuki Cup tournament could be moved from Bangkok to Phuket due to political chaos, Bangkok Post, 29 November 2008. Diakses pada 29 November 2008.
  7. ^ Vietnam top candidate to replace Thailand as AFF Cup host, VietNamNet, 28 November 2008. Diakses pada 28 November 2008.
  8. ^ Malaysia willing to replace Thailand as AFF Cup host, VietNamNet, 27 November 2008. Diakses pada 28 November 2008.
  9. ^ Thailand shifts Suzuki Cup out of troubled Bangkok, Yahoo! Sports, 29 November 2008. Diakses pada 29 November 2008.
  10. ^ Suzuki Cup meet will be held in Phuket from December 6, says Worawi, Bangkok Post, 30 November 2008. Diakses pada 30 November 2008.
  11. ^ a b Thailand-Malaysia Move To Bangkok, Situs Resmi Piala Suzuki AFF 2008, 7 Desember 2008. Diakses pada 7 Desember 2008.
  12. ^ a b Final group B matches to stay in Phuket, Situs Resmi Piala Suzuki AFF 2008, 9 Desember 2008. Diakses pada 9 Desember 2008.
  13. ^ Wasit Indonesia Masih Dipercaya, Pikiran Rakyat Online, 29 Oktober 2008. Diakses pada 30 Oktober 2008.
  14. ^ Myanmar Terhindar dari Juru Kunci, Pikiran Rakyat Online, 9 Desember 2008. Diakses pada 17 Desember 2008.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]