Perpustakaan Asyurbanipal

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Perpustakaan Asyurbanipal
Library of Ashurbanipal
Asyurbanipal
Didirikan abad ke-7 SM
Lokasi Niniwe, ibukota Asyur
Koleksi
Ukuran lebih dari 20.000 tablet kuneiform[1]

Perpustakaan Kerajaan Asyurbanipal (bahasa Inggris: Royal Library of Ashurbanipal), diberi nama menurut Asyurbanipal, raja besar terakhir Kekaisaran Asiria Baru, adalah koleksi ribuan lempengan atau "tablet" tanah liat dan pecahan-pecahan lempengan yang memuat berbagai macam teks dari abad ke-7 SM. Di antaranya adalah Epos Gilgames yang terkenal. Karena penanganan yang ceroboh pada materi aslinya, kebanyakan koleksi ini tercampur baur sehingga hampir mustahil bagi para pakar untuk menyusun kembali teks-teks aslinya, meskipun sebagian diketemukan utuh.

Materi-materi itu diketemukan di situs penggalian arkeologi di Kouyunjik (zaman kuno: Niniwe, ibukota kerajaan Asyur) di bagian utara Mesopotamia. Situs ini sekarang terletak di wilayah negara modern Irak.[2][3]

Penemuan[sunting | sunting sumber]

Perpustakaan ini merupakan penemuan arkeologi dari Austen Henry Layard; sebagian besar lempengan/tablet dibawa ke Inggris dan sekarang disimpan di British Museum, tetapi penemuan pertama adalah pada akhir 1849 di bagian yang dinamakan "Istana Barat Daya", yang merupakan istana raja Sanherib (705 – 681 SM).

Tiga tahun kemudian, Hormuzd Rassam, asisten Layard, menemukan "perpustakaan" yang serupa di istana raja Asyurbanipal (668 - 627 SM), di sisi yang berlawanan dari tempat penelitian. Sayangnya, tidak ada catatan penemuan ini, dan segera setelah tiba di Eropa, lempengan-lempengan itu ternyata bercampur baur di antara kedua lokasi, sehingga sekarang mustahil untuk merekonstruksi isi sebenarnya dari kedua "perpustakaan" utama itu.

Isi[sunting | sunting sumber]

Asyurbanipal dikenal sebagai panglima perang yang keras; tetapi juga seorang intelektual yang suka membaca dan senang mengkoleksi teks dan tablet.[4] Sebagai seorang yang belajar menjadi jurutulis, ia menguasai bahasa Akkadia dan bahasa Sumeria.[4] Ia mengirim para jurutulis ke setiap daerah Kekaisaran Asiria Baru untuk mengumpulkan teks-teks kuno. Ia menggaji para sarjana jurutulis untuk menyalin teks-teks, terutama dari sumber Babel.[2][3]

Perpustakaan kerajaan itu terdiri dari sekitar 30.000 tablet dan papan tulis, sebagian besar sekarang dalam keadaan terpotong-potong.[5] Epos Gilgames, suatu karya agung puisi Babel kuno, termasuk dalam koleksi perpustakaan, demikian pula dengan kisah penciptaan Enûma Eliš, mitos Adapa manusia pertama, dan cerita-cerita seperti "Si Miskin dari Nippur".[6][7][8]

Teks-teks itu umumnya ditulis dalam bahasa Akkadia dengan tulisan kuneiform, tetapi banyak tablet tidak mempunyai derivasi yang tepat dan sukar dilacak negara asalnya. Banyak tablet disusun dalam gaya tulisan Neo-Babylonian, meskipun banyak pula yang ditulis dalam gaya Asyur.[5]

Tablet-tablet itu sering diorganisir menurut bentuk dan isi teks. Misalnya, tablet bersisi empat yang memuat informasi keuangan dan tablet berbentuk bulat yang berisi informasi mengenai pertanian.[9]

Niniwe dihancurkan pada tahun 612 SM oleh koalisi tentara Babel, Skithia dan Media, orang-orang kuno yang sekarang ada di wilayah Iran. Diyakini bahwa pada waktu istana dibakar, api itu turut menghancurkan perpustakaan, menyebabkan lempengan-lempengan tanah liat kuneiform terpanggang..[7] Secara paradoks, kebakaran ini malah membantu melestarikan lempengan tanah liat itu. Selain itu, teks yang dibuat di atas papan malam, karena sifat organiknya, hancur sama sekali.

Koleksi pada British Museum tercatat sejumlah 30.943 "tablet" di seluruh koleksi perpustakaan Niniwe, dan para Trustees of the Museum mengusulkan untuk menerbitkan katalog yang diperbarui sebagai bagian "Ashurbanipal Library Project".[10] Jika dikurangi dengan semua fragmen kecil yang berasal dari dokumen yang sama, kemungkinan "perpustakaan" ini asalnya memuat total sekitar 10.000 teks. Namun, perpustakaan ini asalnya juga memuat gulungan kulit, papan dari malam, serta kemungkinan juga lembaran papirus, serta memuat pengetahuan dalam spektrum yang lebih luas dari yang diketahui dari lempengan-lempengan kuneiform itu.

Daftar lempengan penting[sunting | sunting sumber]

Tablets from the Royal Library
Lempengan atau tablet yang memuat sebagian Epos Gilgames (Tablet 11 memuat kisah Air bah), sekarang menjadi bagian koleksi British Museum 
Lempengan berisi sinonim. Rujukan British Museum Templat:British-Museum-db

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Ashurbanipal Library Project (phase 1) from the British Museum
  2. ^ a b Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, pages 2-3, Thames & Hudson Ltd, London
  3. ^ a b Menant, Joachim: "La bibliothèque du palais de Ninive" 1880, Paris: E. Leroux
  4. ^ a b Roaf, M. (1990). Cultural atlas of Mesopotamia and the ancient Near East. New York: Facts on File.
  5. ^ a b Parpola, S. (1983). Assyrian Library Records. Journal of Near Eastern Studies, 42(1), 1-29.
  6. ^ Jeanette C. Fincke (2003-12-05). "Nineveh Tablet Collection". Fincke.uni-hd.de. Diakses tanggal 2012-05-30. 
  7. ^ a b Polastron, Lucien X.: "Books On Fire: The Tumultuous Story Of The World's Great Libraries" 2007, page 3, Thames & Hudson Ltd, London
  8. ^ Menant, Joachim: "La bibliothèque du palais de Ninive" 1880, page 33, Paris: E. Leroux, "Quels sont maintenant ces livres qui étaient recueillis et conservés avec tant de soin par les rois d'Assyrie dans ce précieux dépôt ? Nous y trouvons des livres sur l'histoire, la religion, les sciences naturelles, les mathématiques, l'astronomie, la grammaire, les lois et les coutumes; ..."
  9. ^ Murray, S. (2009). The library: An illustrated history. Chicago, IL: Skyhorse Publishing, (pp. 9).
  10. ^ "Ashurbanipal Library Phase 1". Britishmuseum.org. Diakses tanggal 2012-05-30. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]