Perempuan Berkelamin Darah
| Perempuan Berkelamin Darah | |
|---|---|
Poster penayangan di Festival Film Internasional Busan 2023 | |
| Nama lain | |
| Inggris | Women from Rote Island |
| Sutradara | Jeremias Nyangoen |
| Produser | Rizka Shakira |
| Ditulis oleh | Jeremias Nyangoen |
| Pemeran |
|
| Penata musik | Leodet |
| Sinematografer | Joseph Fofid |
| Penyunting | Beck |
Perusahaan produksi |
|
Tanggal rilis |
|
| Durasi | 106 menit |
| Negara | Indonesia |
| Bahasa | Bahasa Rote |
Perempuan Berkelamin Darah (bahasa Inggris: Women from Rote Island) adalah film drama Indonesia tahun 2023 yang ditulis dan disutradarai oleh Jeremias Nyangoen dalam debut penyutradaraannya. Film ini dibintangi oleh Irma Rihi, Linda Adoe, dan Sallum Ratu Ke.[1] Perempuan Berkelamin Darah tayang perdana di Festival Film Internasional Busan pada 7 Oktober 2023 dan ditayangkan di bioskop Indonesia pada 22 Februari 2024.[2] Film ini memenangkan empat penghargaan di Festival Film Indonesia 2023, termasuk Film Terbaik.[3] Film ini terpilih sebagai perwakilan Indonesia untuk kategori Film Internasional Terbaik di Academy Awards ke-97, tetapi tidak masuk nominasi.[4]
Alur
[sunting | sunting sumber]Martha, seorang pekerja migran ilegal di Malaysia, pulang ke kampung halamannya di Pulau Rote untuk menghadiri pemakaman ayahnya. Sementara itu, ia harus menghadapi traumanya sendiri setelah mengalami kekerasan seksual yang dilakukan oleh majikannya yang dipanggil Datuk di tempat kerjanya.[5] Orpa, ibu dari Martha dan keluarganya menjadi korban diskriminasi dari keluarga besarnya dan masyarakat sekitar setelah melihat perubahan perilaku dari Martha. Martha justru malah menjadi korban kekerasan seksual di kampung halamannya. Akibat perilaku aneh Martha, dia akhirnya dipasung di rumahnya. Dalam keadaan dipasung, seseorang memerkosa Martha secara diam-diam berulang kali dan menyebabkan Martha hamil.
Suatu hari, Bertha, saudara dari Martha melihat sebuah rumah kosong dan secara tidak sengaja melihat seseorang yang sedang melakukan hubungan intim di dalam rumah tersebut. Bertha merekam adegan tersebut, tapi tidak lama kemudian, ada seorang pria yang membekapnya. Keluarganya mencari Bertha ke mana-mana dan melaporkan ke polisi. Bertha kemudian terbangun di sebuah ruangan dalam keadaan diikat dan kepalanya ditutup plastik. Pria yang menculiknya, membawa gergaji dan secara sadis memotong tubuhnya. Beberapa lama kemudian, polisi menemukan mayat Bertha yang sudah terpotong-potong.
Suatu hari, Orpa bersama koleganya menjebak orang yang sering memperkosa Martha secara diam-diam. Pelakunya ternyata adalah Habel, orang yang selalu terlihat baik pada keluarganya sebelumnya. Habel dirantai di rumah Orpha. Keluarga Habel kemudian menggali kuburan ibunya sebagai wujud permohonan maaf dan penyesalan Habel atas perbuatannya. Orpa memaafkan Habel, tapi tetap akan memproses perbuatannya ke ranah hukum. Para wanita di pulau Rote melakukan demo di jalan sampai ke kantor polisi untuk memprotes keadilan bagi para wanita yang menerima kekerasan seksual.
Selanjutnya, Orpa pergi ke rumah Kobis, salah satu keluarga dari Habel. Orpa meminta Kobis untuk menceritakan semua tentang Bertha. Kobis setuju untuk menceritakan semuanya asalkan Orpa mau berhubungan intim dengannya. Orpa dengan berat hati menyetujuinya. Setelah itu, Kobis mengatakan bahwa pelaku pembunuhan Bertha adalah dirinya sendiri. Selanjutnya terjadi pergulatan di antara mereka berdua, dan Orpha menusuk Kobis dalam usahanya membela diri.
Pemeran
[sunting | sunting sumber]- Linda Adoe sebagai Orpa
- Irma Novita Rihi sebagai Martha
- Sallum Ratu Ke sebagai Bertha
- Van Jhoov sebagai Damar
- Boy Leonard sebagai Kobis
- Yuel Bani sebagai Habel
Produksi
[sunting | sunting sumber]Nyangoen mengungkapkan bahwa ia hanya melakukan pemilihan aktor-aktor lokal Pulau Rote dan sekitar Nusa Tenggara Timur untuk melestarikan logat khas bahasa Rote dan menangkap esensi dari daerah tersebut.[6]
Penayangan
[sunting | sunting sumber]Perempuan Berkelamin Darah tayang perdana di Busan International Film Festival ke-28 pada 7 Oktober 2023 sebagai bagian dari program A Window on Asian Cinema dengan judul Women from The Rote Island.[7] Film ini juga diputar di Pekan Film Jakarta 2023.[8]
Penghargaan
[sunting | sunting sumber]| Penghargaan | Tanggal | Kategori | Penerima | Hasil | Ref. |
|---|---|---|---|---|---|
| Asian Film Festival Barcelona | 25 Oktober - 5 November 2023 | NETPAC Award | Women from Rote Island | Special Mention | |
| Jakarta Film Week | 29 Oktober 2023 | Direction Award | Women from Rote Island | Menang | [9] |
| Festival Film Indonesia | 14 November 2023 | Film Terbaik | Rizka Shakira | Menang | [3] |
| Sutradara Terbaik | Jeremias Nyangoen | Menang | |||
| Skenario Asli Terbaik | Jeremias Nyangoen | Menang | |||
| Sinematografi Terbaik | Joseph Christoforus Fofid | Menang | |||
| Jogja-NETPAC Asian Film Festival | 2 Desember 2023 | JAFF Indonesian Screen Award – Best Performance | Irma Rihi | Menang | [10] |
| JAFF Indonesian Screen Award – Best Cinematography | Joseph Christoforus Fofid | Menang | |||
| Film Pilihan Tempo | 29 Januari 2024 | Film Pilihan Tempo | Women from Rote Island | Menang | [11] |
| Sutradara Terbaik | Jeremias Nyangoen | Menang | |||
| Skenario Terbaik | Jeremias Nyangoen | Nominasi | |||
| Aktris Terbaik | Linda Adoe | Menang | |||
| Aktris Pendukung Terbaik | Irma Rihi | Nominasi |
Referensi
[sunting | sunting sumber]- ↑ Diananto, Wayan (16 Juli 2023). "Film Women From Rote Island Potret Perjuangan Wanita Lawan Kekerasan, Pelaku Seringkali Orang Dekat". Liputan6.com.
- ↑ "Women from Rote Island, Film Terbaik FFI 2023 Tayang 22 Februari". CNN Indonesia. 23 Januari 2024. Diakses tanggal 7 Februari 2024.
- 1 2 "Daftar Lengkap Nominasi Piala Citra FFI 2023" [Complete list of 2023 Citra Awards Indonesian Film Festival nominations]. CNN Indonesia. 14 October 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 October 2023. Diakses tanggal 14 October 2023.
- ↑ "Film Women from Rote Island Gagal Masuk Daftar Pendek Nominasi Oscar 2025". Tempo. 18 Desember 2024 | 10.36 WIB. Diakses tanggal 2025-12-16.
- ↑ Yuristiawan, Rivan (17 Juli 2023). "Angkat Isu Kekerasan Seksual, Film Women from Rote Island Segera Tayang di Bioskop". Fimela. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2024. Diakses tanggal 17 Oktober 2023.
- ↑ Hayati, Istiqomatul, ed. (20 Juli 2023). "Diperankan Pemain Asli NTT, Women from Rote Island Kampanyekan Stop Kekerasan Seksual". Tempo.co. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2024. Diakses tanggal 17 Oktober 2023.
- ↑ Wong, Silvia (6 Oktober 2023). "Indonesia's cinematic renaissance under the spotlight in Busan". Screen International. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 28 November 2023. Diakses tanggal 17 Oktober 2023.
- ↑ Wijaya, Andesta Herli (29 September 2023). Wicaksono, Satrio (ed.). "Jakarta Film Week 2023 Tayangkan 90 Film Dari Banyak Negara". Valid News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2024. Diakses tanggal 17 Oktober 2023.
- ↑ Junior, M. Alivio Mubarak (30 October 2023). Wardhani, Anita K. (ed.). "Daftar Pemenang Jakarta Film Week 2023" [A list of winners for Jakarta Film Week 2023]. Tribun Network. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 30 October 2023. Diakses tanggal 30 October 2023.
- ↑ Baktora, Muhammad Ilham; Weadcaksana, Hiskia Andika (3 December 2023). "Dihadiri 20 Ribu Pengunjung Lebih JAFF 2023 Resmi Berakhir, Monisme Bawa Pulang Golden Hanoman" [Attended by more than twenty thousand visitors, JAFF 2023 is officially closed, Monisme brings home the Golden Hanoman Award]. Suara Jogja. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 December 2023. Diakses tanggal 5 December 2023.
- ↑ Nurkhoirani, Hanin Marwah (29 January 2024). "Women from Rote Island Jadi Film Pilihan Tempo 2023, Berikut Daftar Lengkap Pemenangnya". Tempo. Diakses tanggal 2 February 2025.
Pranala luar
[sunting | sunting sumber]- Women from Rote Island di IMDb (dalam bahasa Inggris)
- Film Bioskop Terbaik (Festival Film Indonesia)
- Film tahun 2023
- Film Indonesia tahun 2023
- Film berbahasa Indonesia
- Film drama
- Film triler
- Film yang disutradarai Jeremias Nyangoen
- Film yang ditulis Jeremias Nyangoen
- Film yang mengambil gambar di Nusa Tenggara Timur
- Film tentang pemerkosaan
- Film tentang penculikan
- Film tentang kekerasan terhadap perempuan
- Film dengan Sutradara Terbaik (Festival Film Indonesia)
- Film dengan Skenario Asli Terbaik (Festival Film Indonesia)
- Film dengan Sinematografi Terbaik (Festival Film Indonesia)