Patung Banteng Wulung

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Patung Banteng Wulung
Informasi umum
JenisPatung dari bahan fosil kayu
LokasiGedung Bursa Efek Indonesia
AlamatJl. Jend. Sudirman Kav 52-53, Senayan, Kebayoran Baru, Jakarta
Diresmikan13 Agustus 2017
PemilikBursa Efek Indonesia
Desain dan konstruksi
ArsitekMade Budiasa

Patung Banteng Wulung adalah patung yang menjadi ikon Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Indonesia. Patung ini berdiri di halaman Gedung Bursa Efek Indonesia. Patung Banteng Wulung diresmikan pada 13 Agustus 2017 bertepatan dengan peringatan ulang tahun ke-40 diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.[1] Selain sebagai ikon dan kebanggaan pasar modal Indonesia, Patung Banteng Wulung ini juga diharapkan menjadi salah satu destinasi pariwisata di Jakarta.

Proses pemahatan patung yang memiliki bobot hingga tujuh ton ini dilakukan di Bali oleh Made Budiasa dari bahan fosil kayu.[1] Fosil kayu tersebut berusia antara 2,5 juta hingga 5,6 juta tahun yang ditemukan di daerah Banten dan telah diteliti oleh Institut Teknologi Bandung (ITB).[2]

Patung Banteng Wulung ini diresmikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, menggantikan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.[3] Sementara prasasti peresmiannya yang telah ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo terletak persis di samping patung ini.[2]

Penamaan[sunting | sunting sumber]

Patung banteng ini dinamakan Patung Banteng Wulung, dengan "banteng wulung" berasal dari Hikayat Banteng Wulung. Hikayat Banteng Wulung berasal dari legenda tanah Pasundan di Jawa Barat tentang seekor banteng yang kuat dan mampu berlari secepat angin, menjaga, dan menyejahterakan masyarakat. Bagi dunia pasar modal, sosok banteng merupakan simbol bursa efek yang menguat.[4]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ a b Palupi Annisa Auliani (14 Agustus 2017). "Mengapa Ada Patung Banteng di Halaman Bursa Efek Indonesia?". Kompas.com. Diakses tanggal 01 Desember 2017. 
  2. ^ a b Dedy Afrianto (13 Agustus 2017). "Cerita Bos BEI soal Patung Banteng: Kayunya dari Banten, Diukir di Bali". Okezone.com. Diakses tanggal 02 Desember 2017. 
  3. ^ Danang Sugianto (13 Agustus 2017). "Gantikan Jokowi, Sri Mulyani dan Darmin Resmikan Banteng Wulung". Detik Finance. Diakses tanggal 02 Desember 2017. 
  4. ^ "Laporan Tahunan BEI 2017". Bursa Efek Indonesia: 6. Diakses tanggal 26 Agustus 2019.