Orang Filipina di Jepang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
Orang Filipina di Jepang
AKB48 20090703 Japan Expo 53.jpg
Mori mucha.jpg
Shuri.JPG
Takayasu 2012 Jan 2.JPG
Mamegu Live at LA (2).jpg
CD-Ryuya-Ogawa20110506.jpg
Total populasi
209,373[1]
Kawasan dengan populasi yang signifikan
Tokyo, Yokohama, Osaka, Nagoya, Okinawa
Bahasa
Jepang, Filipina, bahasa-bahasa di Filipina lainnya
Agama
Kristen · Buddha · Shinto

Orang Filipina di Jepang (在日フィリピン人 Zainichi Firipinjin?) berjumlah 202,592 orang pada akhir 2007, membuat mereka menjadi komunitas asing terbesar ketiga di Jepang bersama dengan orang Brasil, menurut statistik Kementerian Keadilan.[2] Populasi mereka berjumlah 245,518 pada 1998, namun turun menjadi 144,871 orang pada 2000. Pada 2006, pernikahan Jepang/Filipina adalah pernikahan paling banyak dari seluruh pernikahan antar-negara di Jepang.[3] Pada 12 Maret 2011, populasi Filipina di Jepang berjumlah 305,972 orang.[4]

Menurut catatan yang diterbitkan oleh Bank Central Filipina, para pekerja Filipina perantauan di Jepang mendapatkan lebih dari US$1 miliar antara 1990 dan 1999; salah satu surat kabar menyatakan kontribusi para pekerja perantauan tersebut sebagai "sumber utama dukungan hiduo untuk ekonomi Filipina."[5][6] Meskipun kebanyakan orang Filipina di Jepang tinggal dalam jangka yang pendek, sejarah komunitas mereka telah ada sejak lama; pada masa pendudukan Jepang di Filipina, beberapa pelajar Filipina belajar di universitas-universitas Jepang.[7]

Tokoh terkenal[sunting | sunting sumber]

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ "平成23年末現在における外国人登録者統計について 法務省". Japan: Ministry of Justice. 2012-02-22. 
  2. ^ (June 2008). "平成19年末現在における外国人登録者統計について (About the statistics of registered foreigners at 2007 year-end)" (PDF). Ministry of Justice.
  3. ^ (January 2008). "THIS FOREIGN LAND Inevitably, newcomers play growing role". Japan Times.
  4. ^ "Embassy taps help of Pinoy groups in Japan". Jepang: ABS-CBN News. 12 Maret 2011. 
  5. ^ "Japan-Philippines Relations". Ministry of Foreign Affairs, Japan. Juli 2007. Diakses tanggal 2007-09-05. 
  6. ^ Rodriguez, Ronald (2001-09-15). "Why Filipinos in Japan Matter". Philippineoday. Diakses tanggal 2007-04-04. 
  7. ^ de Asis, Leocadio (1979). From Bataan to Tokyo: Diary of a Filipino Student in Wartime Japan. University of Kansas. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]