Orang Brasil di Jepang

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Orang Brasil di Jepang
Brasileiros no Japão
在日ブラジル人
Zainichi Burajirujin
Tulio 20080622.jpg
Lisa Ono.jpg
20111015 Yuuichi Matsumoto, outfielder of the Tokyo Yakult Swallows, at Yokohama Stadium.jpg
Total populasi
210,032 (Februari 2012)[1]
Kawasan dengan populasi yang signifikan
Nagoya, Hamamatsu,[2] Toyota,[3] Ōizumi[4]
Bahasa
Portugis, Jepang
Agama
Katolik Roma, Agama-agama baru Jepang[5]
Minoritas:
Buddhisme dan Shinto
Kelompok etnis terkait
Orang Brasil, Orang Jepang, Jepang Brasil, Orang Peru di Jepang

Terdapat sebuah komintas signifikan dari Orang Brasil di Jepang, yang terdiri dari sebagian besar namun tidak secara eksklusif dari orang Brasil dari etnisitas Jepang. Mereka juga merupakan jumlah terbesar dari pemakai bahasa Portugis di Asia, selain pemakai bahasa Portugis di Timor Leste, Makau dan Goa. Selain itu, Brasil juga berstatus sebagai tempat tinggal komunitas Jepang terbesar di luar Jepang.

Integrasion dan komunitas[sunting | sunting sumber]

Seorang penampil di Karnaval Samba Asakusa tahunan
Populasi Brasil menurut prefektur 2009[6]
Prefektur Aichi 700467162000000000067.162
Prefektur Shizuoka 700442625000000000042.625
Prefektur Mie 700418667000000000018.667
Prefektur Gifu 700417078000000000017.078
Prefektur Gunma 700415324000000000015.324
Prefektur Kanagawa 700413091000000000013.091
Prefektur Saitama 700412301000000000012.301
Prefektur Shiga 700411384000000000011.384
Prefektur Nagano 700410938000000000010.938
Prefektur Ibaraki 700410200000000000010.200
Institut Pendidikan Pusat Brasil Jepang di Oizumi

Pendidikan[sunting | sunting sumber]

Pada 2005, terdapat 40,000 anak Brasil usia sekolah di Jepang.[7] Pada 2008, jumlah anak Brasil usia sekolah adalah 33,500.[3] Pada 2005 8,000, orang belajar di sekolah-sekolah Jepang,[7] dan pada 2008, jumlahnya sekitar 10,000.[3] Anak-anak Dekasegi Brasil mengalami kesulitan di sekolah-sekolah Jepang.[8] Pada 2005, 15,000 orang belajar setidaknya di salah satu dari 63 sekolah swasta Brasil. Kementerian Pendidikan Brasil menyetujui 36 diantaranya.[7]

Pada 2005, 17,000 anak Brasil usia sekolah tidak masuk sekolah.[7] Pada 2008, ribuan anak Brasil keluar dari sekolah di Jepang.[3]

Tokoh terkenal[sunting | sunting sumber]

Media[sunting | sunting sumber]

  • International Press (surat kabar)
  • IPC (stasiun televisi)
  • Tudo Bem (majalah)

Lihat pula[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

Catatan[sunting | sunting sumber]

  1. ^ 平成23年末現在における外国人登録者統計について 法務省, Japan: Kementerian Keadilan, February 2012, diakses tanggal 2012-02-22 
  2. ^ Brooke, James. "Hamamatsu Journal; Sons and Daughters of Japan, Back From Brazil." The New York Times. November 27, 2001.
  3. ^ a b c d Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama onishi
  4. ^ JAPÃO: IMIGRANTES BRASILEIROS POPULARIZAM LÍNGUA PORTUGUESA
  5. ^ Matsue 2006, hlm. 123
  6. ^ [1]
  7. ^ a b c d Kesalahan pengutipan: Tag <ref> tidak sah; tidak ditemukan teks untuk ref bernama Stock
  8. ^ Tabuchi, Hiroko. "Despite Shortage, Japan Keeps a High Wall for Foreign Labor," The New York Times. 2 Januari 2011; Cetak: 3 Januari 2011, p. A1 New York Edition. Excerpt: "...the government did little to integrate its migrant populations. Children of foreigners are exempt from compulsory education, for example, while local schools that accept non-Japanese-speaking children receive almost no help in caring for their needs." Alternate link (Archive) di China Daily, 9 Januari 2011, p. 10.

Sumber[sunting | sunting sumber]

  • De Carvalho, Daniela (2002), Migrants and identity in Japan and Brazil: the Nikkeijin, Routledge, ISBN 978-0-7007-1705-7 
  • Matsue, Regina Yoshie (2006), "Religious Activities among the Japanese-Brazilians: "Dual Diaspora" in Japan", dalam Kumar, P. Pratap, Religious Pluralism in the Diaspora, International Studies in Religion and Society #4, Brill, hlm. 121–146, ISBN 978-90-04-15250-2  - Google Books Snippet view available
  • Tsuda, Takeyuki (2003), Strangers in the ethnic homeland: Japanese Brazilian return migration in transnational perspective, Columbia University Press, ISBN 978-0-231-12838-4 

Bacaan tambahan[sunting | sunting sumber]

  • Maeda, Hitomi (2007), Japanese Brazilians in Japan: A Formula of Assessing the Degree of Social Integration, Verlag Dr. Müller, ISBN 978-3-8364-2538-4 
  • Lesser, Jeffrey (2003), Searching for Home Abroad: Japanese Brazilians and Transnationalism, Duke University Press, ISBN 978-0-8223-3148-3 
  • Linger, Daniel T. (2001), No One Home: Brazilian Selves Remade in Japan, Stanford University Press, ISBN 978-0-8047-3910-8 
  • Roth, Joshua Hotaka (2000), Brokered Homeland: Japanese Brazilian Migrants in Japan, The Anthropology of Contemporary Issues, Cornell University Press, ISBN 978-0-8014-8808-5