Ngombak, Kedungjati, Grobogan

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
NGOMBAK
Negara Indonesia
ProvinsiJawa Tengah
KabupatenGrobogan
KecamatanKedungjati
Kodepos
58167
Kode Kemendagri33.15.01.2005 Edit the value on Wikidata
Luas15,98 km persegi
Jumlah penduduk3.454 jiwa (per januari 2012)

Ngombak adalah desa di kecamatan Kedungjati, Grobogan, Jawa Tengah, Indonesia.

  • Koordinat Geografis: 07°11’33” LS - 110°37’35” BT
  • Jumlah Dusun= 9 (Kaliratan, Kedoan, Kalikriyo, Kedunggandri, Kalikonang, Methuk, Karanggeneng, Cokohan, Guyangan)
  • Jumlah RT/RW= 26 RT, 9 RW
  • Fasilitas Pendidikan= 1 PAUD, 1 TK, 2 SD, 1 Madin, 1 PKBM (kesetaraan, life skill, keaksaraan)
  • Sejarah/ Legenda Alkisah pada suatu waktu, terdapat seorang janda bernama Mbok Rondo Dadapan, tinggal disuatu tempat bersama dua anaknya yang masih kecil yang bernama Kedono dan Kedini. Suatu ketika Kedono dan Kedini pulang dari bermain-main, sambil berteriak minta makan kepada ibunya. Pada saat itu nasi yang dimasak belum matang, tetapi kedua anaknya tidak mau tahu, dan terus minta makan, sehingga membuat Mbok Rondo Dadapan marah, dan tanpa disadari tangannya memukul anaknya dengan centong nasi, dan mengakibatkan kepala anaknya, yaitu Kedono, berdarah. Karena takut dan terkejut, maka Kedono dengan diikuti adiknya, Kedini, lari meninggalkan rumah. Kedua kakak beradik tersebut pergi tanpa arah tujuan, dan ketika sampai di suatu tempat, keduanya memutuskan untuk berpisah. Si Kedono berjalan ke arah Timur, sementara Si Kedini ke arah Barat. Perjalanan Kedono menyusuri hutan belantara, yang sekarang bernama Desa Karanglangu Kecamatan Kedungjati. Sambil berjalan, Kedono menamai tempat-tempat yang dilewatinya, yang sekarang menjadi nama-nama dusun di desa Karanglangu. Sementara Kedini menyusuri wilayah, yang sekarang bernama Desa Ngombak. Sambil berjalan, Kedini menamai tempat-tempat yang dilewati, dan sekarang menjadi nama-nama dusun di desa Ngombak. Ketika tiba di suatu wilayah perbukitan dan lembah, yang bentuknya naik turun seperti ombak, Si Kedini menamai wilayah tersebut dengan nama Kampung Ngombak. Demikian cerita rakyat terjadinya Desa Ngombak. Sejarah atau legenda terjadinya desa Ngombak dan desa Karanglangu Kecamatan Kedungjati tersebut, sampai sekarang masih diperingati oleh masyarakat kedua desa, setiap 2 tahun sekali, dan nama acaranya adalah ‘Asrah Batin’.

Cerita lengkap ASRAH BATIN https://ngabdulmunir.blogspot.co.id/2014/06/cerita-asrah-batin-budaya-indonesia.html?showComment=1477182027810&m=1

Grobogan bersemi