Mycetozoa

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Lompat ke: navigasi, cari
2px solid red; error:colour</ includeonly>" 2px solid red; error:colour</ includeonly>"
colspan=2 style="text-align: center; background-color: transparent; text-align:center; border:

2px solid red; error:colour</ includeonly>" | Mycetozoa

Slime mold.jpg
Aethalium jamur lendir (Fuligo septica)
colspan=2 style="text-align: center; background-color: transparent; text-align:center; border:

2px solid red; error:colour</ includeonly>" | Klasifikasi ilmiah

Domain: Eukaryota
(tidak termasuk): Unikonta
Kingdom: Amoebozoa
Subfilum: Conosa
Infrafilum: Mycetozoa
de Bary, 1873
colspan=2 style="text-align: center; background-color: transparent; text-align:center; border:

2px solid red; error:colour</ includeonly>" | Kelas dan ordo

colspan=2 style="text-align: center; background-color: transparent; text-align:center; border:

2px solid red; error:colour</ includeonly>" | Sinonim

  • Eumycetozoa Zopf, 1884, emend. Olive, 1975
  • Myxomycota sensu Whittaker, 1969[1]

Mycetozoa adalah pengelompokan jamur lendir.[2]

Klasifikasi[sunting | sunting sumber]

Mycetozoa dapat dibagi menjadi kelompok Dictyostelia, Myxogastria, dan Protostelia.[3]

Kelompok-kelompok mycetozoa termasuk dalam supergrup unikonta Amoebozoa, sementara sebagian besar jamur lendir lain termasuk dalam berbagai kelompok bikonta (fonticulida adalah opisthokonta).

Kegunaan dalam penelitian[sunting | sunting sumber]

Dictyostelida digunakan sebagai contoh dalam komunikasi dan diferensiasi seluler, dan dapat memberikan wawasan tentang bagaimana organisme multiseluler berkembang.

Meiosis[sunting | sunting sumber]

Anggota kelompok Mycetozoa dapat melakukan reproduksi seksual baik dengan perkawinan heterotalik atau homotalik[4][5][6] Sebiah analisis dari gen-gen yang terkait dengan meiosis dalam genom Dictyostelium discoideum menunjukkan bahwa 36 dari 44 gen yang dites ada dalam genom tersebut.[7] Satu gen, Spo11, tidak ada di Mycetozoa, memunculkan pertanyaan tentang asumsi bahwa Spo11 memiliki peran universal sebagai inisiator dari meiosis.[7]

Galeri[sunting | sunting sumber]

Referensi[sunting | sunting sumber]

  1. ^ Whittaker, R. H. (1969). New concepts of kingdoms or organisms. Science 163 (3863): 150–160.
  2. ^ "Mycetozoa - Definition from Merriam-Webster's Medical Dictionary". Diakses tanggal 2009-03-27. 
  3. ^ Baldauf SL, Doolittle WF (October 1997). "Origin and evolution of the slime molds (Mycetozoa)". Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A. 94 (22): 12007–12. doi:10.1073/pnas.94.22.12007. PMC 23686Dapat diakses secara gratis. PMID 9342353. 
  4. ^ Robson GE, Williams KL (1980). "The mating system of the cellular slime mould Dictyostelium discoideum". Curr. Genet. 1 (3): 229–32. doi:10.1007/BF00390948. PMID 24189663. 
  5. ^ Flowers JM, Li SI, Stathos A, Saxer G, Ostrowski EA, Queller DC, Strassmann JE, Purugganan MD (2010). "Variation, sex, and social cooperation: molecular population genetics of the social amoeba Dictyostelium discoideum". PLoS Genet. 6 (7): e1001013. doi:10.1371/journal.pgen.1001013. PMC 2895654Dapat diakses secara gratis. PMID 20617172. 
  6. ^ O'Day DH, Keszei A (2012). "Signalling and sex in the social amoebozoans". Biol Rev Camb Philos Soc. 87 (2): 313–29. doi:10.1111/j.1469-185X.2011.00200.x. PMID 21929567. 
  7. ^ a b Tekle YI, Wood FC, Katz LA, Cerón-Romero MA, Gorfu LA (2017). "Amoebozoans are Secretly but Ancestrally Sexual: Evidence for Sex Genes and Potential Novel Crossover Pathways in Diverse Groups of Amoebae". Genome Biol Evol. doi:10.1093/gbe/evx002. PMID 28087686. 

Pranala luar[sunting | sunting sumber]